Polisi Telisik Pembunuh Sadis Nenek Penjaringan dari Cerita Anak

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Jum'at, 27 Juli 2018 | 14:03 WIB
Polisi Telisik Pembunuh Sadis Nenek Penjaringan dari Cerita Anak
Rumah Nenek LTH, korban pembunuhan sadis di Penjaringan, Jakarta Utara. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Polisi masih menunggu proses pemulihan S (33), korban penusukan untuk menelusuri ciri-ciri pelaku yang telah menghabisi nyawa ibu korban berinisial LTH (66) di kediamannya di Jalan Villa Kapuk Mas, Blok H5, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (26/7/2018) sore.

"Iya (korban) masih dalam proses penyembuhan ya. Nanti segera kita minta keterangan," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Reza Arief saat dihubungi Suara.com, Jumat (27/8/2018).

Akibat serangan senjata tajam pelaku misterius, S mengalami luka-luka di bagian perut dan kini masih dirawat di Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakut.

Terpisah, Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Rachmat Sumekar menyampaikan kondisi S kini sudah membaik pasca menjalani operasi di rumah sakit. "Yang luka berat itu sudh kondisi membaik. Sudah operasi kemarin, dijahit. Kemudian tinggal pemulihan saja," katanya.

Rachmat menjelaskan S langsung dilarikan ke rumah sakit usai ditemukan sang ayah sedang tergeletak di lantai dengan kondisi luka berat.

"Suami segera memanggil security kemudian memanggil taksi untjm segera membawa anaknya yg luka ke RS PIK," katanya

Aksi penyerangan sajam oleh pelaku misterius itu terjadi saat LTH tengah bersama putra kandungnya di rumahnya, Kamis sore. LTH ditemukan tewas mengenaskan dengan luka tusukan di bagian perut hingga menembus ulu hati. Korban juga mengalami luka-luka di bagian tangan akibat tusukan pisau pelaku. Sang putranya juga ditemukan tergeletak di lantai dengan luka tusukan di bagian perut.

Dugaan sementara, aksi pembunuhan itu bukan dilakukan oleh pelaku perampokan. Sebab, tak ada barang berharga milik korban yang raib saat penyerangan sajam itu dilakukan oleh pelaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cerita Detik - detik Nenek di Penjaringan Tewas Bersimbah Darah

Cerita Detik - detik Nenek di Penjaringan Tewas Bersimbah Darah

News | Jum'at, 27 Juli 2018 | 13:24 WIB

3 Orang Cina Diduga Pelaku Pembunuhan Keluarga di Penjaringan

3 Orang Cina Diduga Pelaku Pembunuhan Keluarga di Penjaringan

News | Jum'at, 27 Juli 2018 | 13:23 WIB

Polisi Kesulitan Ungkap Pembunuh Nenek S di Penjaringan

Polisi Kesulitan Ungkap Pembunuh Nenek S di Penjaringan

News | Jum'at, 27 Juli 2018 | 11:49 WIB

Luka Berat, Anak Korban Pembunuhan Sadis di Penjaringan Selamat

Luka Berat, Anak Korban Pembunuhan Sadis di Penjaringan Selamat

News | Jum'at, 27 Juli 2018 | 09:27 WIB

Polisi Sita Pisau Milik Pembunuh Sadis Nenek di Penjaringan

Polisi Sita Pisau Milik Pembunuh Sadis Nenek di Penjaringan

News | Jum'at, 27 Juli 2018 | 01:37 WIB

Terkini

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:32 WIB

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:25 WIB

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:20 WIB

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:06 WIB

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:45 WIB

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:44 WIB

Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras

Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:44 WIB

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:41 WIB

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:37 WIB

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:27 WIB