Jokowi Minta Lapas Karanganyar Segera Rampung, Apa Kata Yasonna?

Ririn Indriani, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 28 Juli 2018 | 11:27 WIB
Jokowi Minta Lapas Karanganyar Segera Rampung, Apa Kata Yasonna?
Menkumham Yasonna Laoly. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna Laoly untuk segera merampungkan pembangunan Lapas Karanganyar, Nusakambangan.

Menanggapi hal tersebut Menteri Yasonna Laoly mengatakan bahwa pembangunan Lembaga Pemasyaratan (Lapas) Karanganyar, Nusakambangan, ditargetkan selesai pada akhir 2018, karena saat ini masih proses pembangunan.

Adapun lapas tersebut berkategori super maximum security atau pengamanan superketat yang dikhususkan bagi narapidana yang berisiko tinggi (high risk) atau yang melakukan kejahatan luar biasa seperti narkoba dan terorisme.

"(Lapas Karanganyar, Nusakambangan) Ini untuk napi high risk, bisa juga teroris bisa juga bandar narkoba. Ini khusus high risk, kita harapkan akhir tahun ini selesai, kita harapkan," ujar Yasonna Laoly di Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jumat (27/7/2018).

Ia menjelaskan Lapas dengan pengamanan superketat nantinya akan diisi satu orang napi dan tidak disediakan jaringan komunikasi, hingga keterbatasan jumlah tamu yang datang.

"Kalau yang high security itu yang super maksimum, itu one cell one person, tidak ada sinyal dan beberapa hal dibatasi bertamu juga terbatas sekali," kata Yasonna Laoly.

Tak hanya itu, Yasonna Laoly menyebut saat ini napi yang berisiko tinggi ditempatkan di Lapas Pasir Putih dan Lapas Batu, Nusakambangan. Namun jika lapas tersebut sudah rampung, pihaknya akan memindahkan napi-napi tersebut ke Lapas Karanganyar.

"Sekarang kan di sini kita punya dua (Lapas) Pasir Putih dan Lapas Batu, tapi karena pengalihan belakangan ini dari Mako Brimob, kami kesulitan tempat, sebagian ke Gunung Sindur yang narkobanya. Nanti kalau ini (Karanganyar) sudah selesai nanti kita akan tempatkan di sini," terangnya.

Yasonna Laoly juga mengatakan terus memantau perkembangan pembangunan Lapas yang ditargetkan rampung akhir tahun ini.

baca juga

"Ini sudah saya laporkan ke bapak presiden (Jokowi) dan beliau mengatakan disegerakan selesai. Maka untuk men-speed itu, saya akan sering berkunjung kemari (Nusakambangan) minimal satu dua bulan sekali, bila perlu nanti ada waktu lebih cepat dari situ supaya memastikan bahwa ini berjalan dengan baik," tutur Yasonna Laoly.

Kebutuhan Lapas Karanganyar, Nusa Kambangan, memang sangat mendesak mengingat, kata Yasonna Laoly, Polri juga kewalahan menampung para napi yang seharusnya ditahan di lapas dengan pengamanan superketat itu.

Politisi PDI Perjuangan itu juga menyebut tidak menutup kemungkinan akan dibangun lapas dengan kategori super maximum security pada 2019.

"Kita akan menambah lagi nanti tahun depan, mudah-mudahan kalau dapat anggaran kita tambah lagi satu dua lapas untuk yang maksimum," ungkap Yasonna Laoly.

Menteri Yasonna juga menegaskan pembangunan Lapas Karanganyar, Nusakambangan, tidak memiliki kaitan dengan usulan pemindahan napi korupsi. Pasalnya, napi yang ditempatkan di Nusakambangan merupakan napi yang berisiko tinggi.

"Ini kan khusus yang high risk. Jadi di sini yang berat-berat, ada yang hukuman mati, ada seumur hidup 20 tahun," terang Yasonna Laoly.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

La Nyalla: Kasihan, Prabowo Tak Bakal Menang Lawan Jokowi

La Nyalla: Kasihan, Prabowo Tak Bakal Menang Lawan Jokowi

News | Jum'at, 27 Juli 2018 | 21:42 WIB

BPJS Lepas Tangan, Ibu Penderita Kanker Gugat Presiden Jokowi

BPJS Lepas Tangan, Ibu Penderita Kanker Gugat Presiden Jokowi

News | Jum'at, 27 Juli 2018 | 19:21 WIB

Menkumham Nilai Koruptor Bukan Narapidana Berisiko Tinggi

Menkumham Nilai Koruptor Bukan Narapidana Berisiko Tinggi

News | Jum'at, 27 Juli 2018 | 17:24 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×