Musim Haji 2018, Dirjen Perhubungan Udara Matangkan Koordinasi

Fabiola Febrinastri

Senin, 30 Juli 2018 | 10:00 WIB
Musim Haji 2018, Dirjen Perhubungan Udara Matangkan Koordinasi
Ilustrasi haji. [shutterstock]

Suara.com - Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan telah melakukan berkoordinasi intensif dengan pihak-pihak terkait dengan penerbangan haji 2018, baik dalam maupun luar negeri. Pihak yang terkait tersebut misalnya, pengelola bandara keberangkatan di Indonesia dan kedatangan di Arab Saudi, maskapai penerbangan Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines, pengelola lalu lintas udara Indonesia (AirNav), dan negara-negara yang dilintasi penerbangan haji Indonesia.

Selain itu juga pihak terkait lain dari dalam maupun luar negeri, seperti Kementerian Agama RI dan Arab Saudi.

Hal ini seiring akan dimulainya penyelenggaraan Penerbangan Haji 2018, pada 17 Juli 2018, yang ditandai dengan diterbangkannya jemaah haji dari beberapa embarkasi. Penerbangan dilakukan antara lain dari Embarkasi Padang, Jakarta, Solo, Surabaya, Makassar, dan Lombok.

Demikian diungkapkan Sekretaris Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Pramintohadi Sukarno, yang mewakili Dirjen Hubud, Agus Santoso, dalam acara kick off penerbangan haji 2018, di hanggar GMF, Jakarta, Kamis (12/7/2018).

"Koordinasi dilakukan untuk suksesnya penyelenggaraan Penerbangan Haji 2018, sehingga dapat terlaksana dengan lancar, selamat, aman dan nyaman," ujar Pramintohadi.

Menurutnya, koordinasi intensif yang dilakukan mendapat hasil yang baik. Saat ini, Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines telah mendapatkan izin mendarat dan slot time penerbangan dari Bandar Udara King Abdul Azis, Jeddah, dan Bandar Udara Prince Mammad Bin Abdul Azis, Madinah. Maskapai tersebut juga telah mendapat izin melintas dari otoritas penerbangan negara-negara yang akan dilintasi.

Pramintohadi memaparkan, sesuai Keputusan Menteri Agama Nomor 212 tahun 2018 tentang pelaksanaan transportasi Udara Jemaah Haji Reguler Tahun 1439 H/ 2018 M, telah ditunjuk PT. Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines sebagai operator pelaksana penerbangan jemaah haji reguler Indonesia tahun ini.

Garuda Indonesia telah menyiapkan 13 unit pesawat, yang terdiri dari 5 unit Boeing B777-300 dengan kapasitas 393 seat; 3 unit B747-400 dengan kapasitas 455 seat; 4 unit Airbus A330-300 dengan kapasitas 360 seat; dan 1 unit A330-200 dengan kapasitas 325 seat.

Saudi Arabian Airlines menyiapkan armada 18 unit, yang terdiri dari 11 pesawat Boeing B777-300 dengan kapasitas 410 seat dan 7 unit B747-400 dengan kapasitas 450 seat.

"Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap pesawat dan personel yang akan mengoperasikannya untuk memastikan kelaikudaraan pesawat tersebut. Pemeriksaan juga dilakukan terkait kenyamanan bagi jamaah yang akan diangkutnya," ujar Pramintohadi lagi.

Sementara itu, sesuai Keputusan Menteri Agama Nomor 124 tahun 2016 tentang penetapan embarkasi dan debarkasi haji, telah ditetapkan 12 bandara yang akan digunakan sebagai embarkasi dan debarkasi haji, dan 5 bandara untuk embarkasi antara.

Bandara embarkasi dan debarkasi haji tersebut adalah Bandara Sultan Iskandar muda, Aceh; Bandara Kualanamu, Medan; Bandara Minangkabau, Padang; Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang; Bandara Hang Nadim, Batam; Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta; Bandara Adi Soemarmo, Solo; Bandara Juanda, Surabaya; Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Balikpapan; Bandara Syamsuddin Noor, Banjarmasin; Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar; dan Bandara Lombok Praya, Lombok.

Sedangkan embarkasi haji antara yang telah ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor : 213 Tahun 2018 adalah Bandara Djalaluddin, Gorontalo; Bandara Radin Inten II, Lampung; Bandara Tjilik Riwut, Palangkaraya; Bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu; dan Bandara Sultan Thaha, Jambi.

"Kami juga sudah memeriksa kesiapan semua bandara tersebut. Secara umum, 12 bandara embarkasi haji dan 5 embarkasi antara itu siap untuk melaksanakan kegiatan angkutan haji tahun 2018," lanjut Praminto.

Ia berharap, pelaksanaan penerbangan haji tahun ini berlangsung sukses, dengan ketepatan waktu yang semakin baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Ia berpesan agar personel penerbangan yang mengoperasikan penerbangan haji  bekerja dengan sepenuh hati.

"Kita bekerja untuk mengantarkan tamu-tamu Allah SWT ke Tanah Suci. Dengan bekerja sepenuh hati, insyaallah, penerbangan akan berlangsung selamat, aman, nyaman. Kita juga akan mendapat pahala yang berlimpah," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo Dorong Joint Venture Garuda dan Saudia Airlines untuk Efisiensi Penerbangan Haji

Prabowo Dorong Joint Venture Garuda dan Saudia Airlines untuk Efisiensi Penerbangan Haji

News | Rabu, 08 April 2026 | 16:17 WIB

Antisipasi Kebutuhan Penerbangan Haji 2025, Pertamina Siapkan Ketersediaan Avtur

Antisipasi Kebutuhan Penerbangan Haji 2025, Pertamina Siapkan Ketersediaan Avtur

Bisnis | Selasa, 29 April 2025 | 20:24 WIB

Lebih Rumit dari yang Dibayangkan, Ini Alasan Penerbangan Haji Rentan Delay

Lebih Rumit dari yang Dibayangkan, Ini Alasan Penerbangan Haji Rentan Delay

Bisnis | Jum'at, 05 Juli 2024 | 07:36 WIB

Ternyata Faktor Ini yang Buat Penerbangan Haji Garuda Delay 12 Jam

Ternyata Faktor Ini yang Buat Penerbangan Haji Garuda Delay 12 Jam

Bisnis | Kamis, 27 Juni 2024 | 18:46 WIB

Kemenhub Lanjutkan Sosialisasi Layanan Penumpang Berkebutuhan Khusus

Kemenhub Lanjutkan Sosialisasi Layanan Penumpang Berkebutuhan Khusus

Bisnis | Rabu, 05 Juni 2024 | 07:27 WIB

Bos Garuda Klaim Penerbangan Haji di Daerah Ini Tak Pernah Delay

Bos Garuda Klaim Penerbangan Haji di Daerah Ini Tak Pernah Delay

Bisnis | Kamis, 30 Mei 2024 | 12:31 WIB

Tak Ada Delay, Penerbangan Haji di Batam Justru Lebih Awal dari Jadwal

Tak Ada Delay, Penerbangan Haji di Batam Justru Lebih Awal dari Jadwal

Bisnis | Selasa, 28 Mei 2024 | 19:01 WIB

Head to Head Garuda vs Saudia Airlines, Siapa Maskapai Paling Ngaret di Penerbangan Haji?

Head to Head Garuda vs Saudia Airlines, Siapa Maskapai Paling Ngaret di Penerbangan Haji?

News | Selasa, 28 Mei 2024 | 15:38 WIB

Layanan Ramah Lansia Berikan Nilai Tambah Bagi Penerbangan Haji Garuda Indonesia

Layanan Ramah Lansia Berikan Nilai Tambah Bagi Penerbangan Haji Garuda Indonesia

Bisnis | Rabu, 08 Mei 2024 | 16:05 WIB

Viral Cerita Pramugari Dampingi Penumpang Haji Lansia, Sampai Rela Bantu Ganti Popok: Nangis Lihatnya

Viral Cerita Pramugari Dampingi Penumpang Haji Lansia, Sampai Rela Bantu Ganti Popok: Nangis Lihatnya

Lifestyle | Selasa, 20 Juni 2023 | 13:06 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×