Ternyata Tak Semua Korban Gempa Lombok Dapat Santunan Rp 50 Juta

Pebriansyah Ariefana | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Selasa, 31 Juli 2018 | 16:48 WIB
Ternyata Tak Semua Korban Gempa Lombok Dapat Santunan Rp 50 Juta
Sejumlah warga korban gempa Lombok berada di pengungsian di lapangan Desa Sajang, Kecamatan Sembalun, Selong, Lombok Timur, NTB, Minggu (29/7).[Antara/Ahmad Subaidi]

Suara.com - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho Mengatakan sebanyak 5448 rumah, 5 Unit Fasilitas Pendidikan, 5 Unit Fasilitas Kesehatan, 55 Unit Fasilitas Peribadatan, 37 Kios, dan 1 jembatan mengalami kerusakan akibat gempa berkekuatan 6,4 skala richter yang mengguncang sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Barat, Minggu (29/7/2018).

Berdasarkan perintah Presiden Joko Widodo, Sutopo mengatakan agar bantuan kepada masyarakat yang rumah segera dilakukan. Hingga hari ini masih dilakukan pendataan untuk masyarakat yang mengalami kerusakan.

"Agar bantuan kepada masyarakat yang rumahnya rusak segera dilaksanakan, segera uang diberikan saat ini masih dilangsungkan pendataan," kata Sutopo di Kantor BNPB, Jalan Pramuka Nomor 38, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (31/7/2018).

Sutopo menjelaskan bantuan untuk masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan berat akan di berikan bantuan maksimal sebesar Rp 50 juta. Sedangkan untuk masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan sedang akan mendapat bantuan maksimal sebesar Rp 10 juta.

"Berdasarkan pendataan rumah by name by address. Itu yang kemudian daftar kerusakan rumah tadi harus di SKan oleh kepala daerah setempat. Dari sanalah BNPB akan memberi bantuan kepada korban," jelasnya.

Sutopo menjelaskan saat ini pendataan masih dilakukakan melalui desa-desa, Kecamatan, dan Kabupaten. Dirinya menambahkan telah dibentuk Tim Terpadu guna melakukan identifikasi kerusakan rumah dengan melibatkan dinas-dinas terkait.

"Pertama Dinas Perumahan Umum, Cipta Karya kemudian juga dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Mereka masih melakukan pendataan dan diharapkan segera cepat terdata," tandas Sutopo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PVMBG Sebut Gempa Lombok Tak Ganggu Aktivitas Gunung Rinjani

PVMBG Sebut Gempa Lombok Tak Ganggu Aktivitas Gunung Rinjani

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 16:33 WIB

BNPB: Korban Jiwa Gempa Lombok 17 Orang

BNPB: Korban Jiwa Gempa Lombok 17 Orang

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 16:23 WIB

Cerita Joko Widodo yang Sempat Jadi Caleg Gagal

Cerita Joko Widodo yang Sempat Jadi Caleg Gagal

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 16:15 WIB

PVMBG Mulai Periksa Kondisi Geologi Pasca Gempa Lombok

PVMBG Mulai Periksa Kondisi Geologi Pasca Gempa Lombok

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 16:14 WIB

Ada 346 Kali Gempa Susulan di Lombok, Ini Penjelasan BNPB

Ada 346 Kali Gempa Susulan di Lombok, Ini Penjelasan BNPB

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 16:00 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB