Bom Meledak di Menteng, Dubes Filipina Tewas Tepat 18 Tahun Lalu

Iwan Supriyatna

Rabu, 01 Agustus 2018 | 07:47 WIB
Bom Meledak di Menteng, Dubes Filipina Tewas Tepat 18 Tahun Lalu
Ilustrasi bom mobil. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah bom meledak di depan rumah Duta Besar (Dubes) Filipina di Menteng, Jakarta Pusat pada 1 Agustus 2000 lalu. Bom yang berasal dari sebuah mobil tersebut menewaskan Dubes Filipina Leonides T Caday dan 19 orang lainnya terluka.

Selain menewaskan Dubes Filipina, akibat ledakan tersebut, gedung KPU dan rumah Dubes Bulgaria yang ada didekatnya juga rusak.

Terkait siapa otak dari pelaku pemasang bom tersebut, salah seorang pelaku bernama Abdul Jabar bin Ahmad Kandai menyerahkan diri ke Mapolda Nusa Tenggara Barat dengan diantara oleh seorang anggota keluarganya pada 2002.

Dari keterangan Abdul itulah kemudian didapatkan informasi adanya keterlibatan dua pelaku lainnya, yakni Faturrahman Al-Ghozi alias Saad dan Edi Setiono alias Usman.

Baca Juga : Ini Dia Honda Forza 250, Penantang Yamaha Xmax 250 yang Nampang di GIIAS 2018

Pada persidangan yang digelar di Pengadilan Jakarta Pusat, Senin, 8 September 2003, Abdul mengakui keterlibatannya dalam pengeboman Kedubes Filipina. Keterlibatannya diakui berawal dari Usman yang memintanya untuk mencari tahu lokasi Kedubes Filipina dan sebuah rumah kontrakan.

Di rumah kontrakan, Abdul diperkenalkan dengan Saad, yang menjelaskan bahwa dirinya anggota Front Pembebasan Islam Moro utusan Syekh Slamet Hasyim. Saad juga menjelaskan bahwa dirinya mendapat tugas memburu Dubes Filipinda di Jakarta sebagai aksi balas dendam atas pembakaran kamp Abu Bakar di Mindanao, Filipina Selatan.

Abdul juga menjelaskan saat itu dirinya hanya berperan mengangkut bahan-bahan peledak yang disimpan di tiga karung ke dalam mobil Carry merah. Kemudian, mobil tersebut dikemudikan oleh Usman menuju kawasan Kedubes Filipina dan diparkirkan di depan rumah Dubes Filipina. Sementara Abdul dan Saad mengendarai motor.

Baca Juga : Wah, Pemain Sepak Bola Wanita Lebih Rawan Alami Kerusakan Otak daripada Pria

baca juga

Saat itu Abdul mengikuti Saad yang membuntuti mobil Dubes Filipina yang baru saja keluar dari kantornya, sekitar 200 meter dari lokasi kejadian. Ketika mobil dubes mendekat, Saad menekan tombol remote control yang berbentuk Handy-Talky untuk meledakan bom.

Pada 13 Oktober 2003, Abdul dijatuhi hukuman 20 tahun penjara untuk mempertanggung jawabkan tindakannya. Abdul terbukti secara sah membawa dan mempergunakan amunisi atau bahan peledak.

Selain itu, Abdul juga terbukti terlibat dalam sejumlah akis pengeboman gereja di malam natal tahun 2000, yakni Gereja Anglikan Menteng, Jakarta Pusat, dan Gereja Oikumene di Jalan Angkasa Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.

Pelaku lainnya, Edi Setiono alias Usman juga merupakan pelaku pemboman di Hotel Aston Atrium Senen, Jakarta Pusat, pada 1 Agustus 2001. Usman berhasil ditangkap sebulan kemudian. Lalu pada Senin, 13 Mei 2002, Usman dijatuhi hukuman mati oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Sementara itu, Faturrahman Al-Ghozi alias Saad tertangkap pada 15 Januari 2002 saat hendak terbang dari Manila, Filipina, menuju Bangkok, Thailand. Saad lalu dihukum 17 tahun penjara atas tuduhan kepemilikan bahan peledak ilegal pada April 2002.

Saad sempat melarikan diri dari penjara pada Juli 2003. Namun, pada 12 Oktober 2003, diberitakan bahwa Saad tewas dalam baku tembak dengan polisi di Mindanao, Filipina Selatan.

(Kriminologi.id/jaringan Suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rumah Mardani Dilempar Bom Molotov, Keluarga: Tak Ada Musuh

Rumah Mardani Dilempar Bom Molotov, Keluarga: Tak Ada Musuh

News | Senin, 30 Juli 2018 | 15:13 WIB

Teror Bom Molotov, Rumah Mardani Ali Sera Dijaga Ketat Polisi

Teror Bom Molotov, Rumah Mardani Ali Sera Dijaga Ketat Polisi

News | Senin, 23 Juli 2018 | 17:04 WIB

Rumah Mardani Dilempar Bom Molotov, Polisi Sita Botol Bersumbu

Rumah Mardani Dilempar Bom Molotov, Polisi Sita Botol Bersumbu

News | Kamis, 19 Juli 2018 | 11:46 WIB

Terkini

DBH Kurang Bayar Sumsel Hampir Rp1 Triliun, Fiskal Daerah Masih Tertekan

DBH Kurang Bayar Sumsel Hampir Rp1 Triliun, Fiskal Daerah Masih Tertekan

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 18:00 WIB

Jangan Campur Dompet Pribadi dan Bisnis! Ini Cara Atur Keuangan ala BRI

Jangan Campur Dompet Pribadi dan Bisnis! Ini Cara Atur Keuangan ala BRI

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 18:00 WIB

Ada OTT KPK di Kantah Bogor, Wamen ATR/BPN Jamin Pelayanan Masyarakat Tak Terganggu

Ada OTT KPK di Kantah Bogor, Wamen ATR/BPN Jamin Pelayanan Masyarakat Tak Terganggu

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:59 WIB

Masa Pensiun Lebih Tenang, Siapkan Dana Sejak Dini lewat BRI DPLK di BRImo

Masa Pensiun Lebih Tenang, Siapkan Dana Sejak Dini lewat BRI DPLK di BRImo

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 17:57 WIB

Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini, Buka BRI DPLK via BRImo dan Raih Bonus

Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini, Buka BRI DPLK via BRImo dan Raih Bonus

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 17:53 WIB

Komdigi Rilis 22 Daftar Platform Digital Berisiko Tinggi bagi Anak, Orangtua Perlu Waspada

Komdigi Rilis 22 Daftar Platform Digital Berisiko Tinggi bagi Anak, Orangtua Perlu Waspada

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 17:52 WIB

Nabung Rutin di Tabungan BRI Rencana, Dapatkan Saldo Gratis Tambahan

Nabung Rutin di Tabungan BRI Rencana, Dapatkan Saldo Gratis Tambahan

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 17:51 WIB

Makan Steak WS Hanya Setengah Harga dengan Promo Spesial BRI, Klaim Sekarang!

Makan Steak WS Hanya Setengah Harga dengan Promo Spesial BRI, Klaim Sekarang!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 17:46 WIB

Tanggal Merah 2027 Kapan Saja? Ini Link Download PDF SKB 3 Menteri Tentang Libur 2027

Tanggal Merah 2027 Kapan Saja? Ini Link Download PDF SKB 3 Menteri Tentang Libur 2027

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 17:46 WIB

HGU dan HGB Terlantar Harus Disita Negara! Gubernur Diusulkan Jadi Kepala BRAN

HGU dan HGB Terlantar Harus Disita Negara! Gubernur Diusulkan Jadi Kepala BRAN

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:45 WIB

×