Terdampar Dua Minggu, Tunisia Perbolehkan Imigran Afrika Merapat

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Rabu, 01 Agustus 2018 | 14:30 WIB
Terdampar Dua Minggu, Tunisia Perbolehkan Imigran Afrika Merapat
Ilustrasi pengungsi [Shutterstock].

Suara.com - Persoalan pengungsi asal Afrika yang datang menggunakan kapal terus mengemuka sampai kini. Pemerintah Italia mendesak Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB atau UN) bahwa pusat penanganan migran mesti didirikan di Afrika.

Tujuannya untuk menghentikan adanya gelombang pencari suaka yang pergi meninggalkan benua itu dan melintasi perairan Libya, serta mencanangkan hidup baru di Eropa Barat. Namun Tunisia menolak wacana ini.

Sekarang, negara itu membolehkan sebuah kapal berisi 40 warga Afrika yang telah terkatung-katung selama dua pekan untuk berlabuh di Tunisia.

Monji Slim, pejabat dari misi kemanusiaan palang merah internasional Bulan Sabit Merah (ICRC) menyatakan seperti dikutip Reuters, "Kapal ini tiba Rabu (01/08/2018) di Pelabuhan Zarzis dan di antara pengungsi terdapat dua perempuan hamil."

Sembari menunggu kapal dibolehkan merapat untuk buang sauh, sejumlah bantuan dalam bentuk makanan dan obat-obatan telah terlebih dahulu diberikan ke atas geladak. Sampai saat diselamatkan oleh pihak Tunisia, belum diketahui negara asal para pengungsi lewat lautan tadi.

Sementara tujuan akhir dari kapal pengungsi juga belum jelas, namun ditengarai tetap merujuk ke kawasan Eropa Barat. Dan saat ini, pemerintah Italia memutuskan untuk menutup sejumlah pelabuhan bagi kepentingan kapal-kapal amal yang beroperasi di Laut Tengah.

Hanya kurun Juni 2018 saja, tercatat 80 imigran asal Afrika yang meninggal akibat kapal tenggelam di perairan Tunisia. Pelabuhan negara ini adalah persinggahan yang paling memungkinkan didarati atau disinggahi di kawasan Afrika Utara.

Terlebih penjaga pantai Libya menggunakan pasukan bersenjata untuk memperketat pengawasan. Pemberangkatan para migran Afrika ke Eropa lewat lautan pun dilakukan lewat Tunisia.  Antara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Barang Rongsokan, Kapal Seharga Rp 14 Miliar akan Dilelang

Jadi Barang Rongsokan, Kapal Seharga Rp 14 Miliar akan Dilelang

News | Selasa, 24 Juli 2018 | 06:41 WIB

Korban Penembakan di Penjaringan Biasa Urusi Perizinan Kapal

Korban Penembakan di Penjaringan Biasa Urusi Perizinan Kapal

News | Minggu, 22 Juli 2018 | 13:18 WIB

Risnawati : WNI Pertama Jadi Anggota Komite Disabilitas di PBB

Risnawati : WNI Pertama Jadi Anggota Komite Disabilitas di PBB

wawancara | Selasa, 10 Juli 2018 | 09:49 WIB

Kala Nyawa Penumpang Kapal Berada di Bawah Aturan Otoritas

Kala Nyawa Penumpang Kapal Berada di Bawah Aturan Otoritas

News | Senin, 09 Juli 2018 | 08:47 WIB

Terkini

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:45 WIB

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:31 WIB

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:26 WIB

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:20 WIB

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16 WIB

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:13 WIB

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:38 WIB

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:34 WIB