Terduga Teroris Semarang Tolak Pasang Bendera Merah Putih

Bangun Santoso

Minggu, 05 Agustus 2018 | 15:50 WIB
Terduga Teroris Semarang Tolak Pasang Bendera Merah Putih
Rumah Angga Irawan, terduga teroris di Semarang. (Suara.com/Adam Iyasa)

Suara.com - Usai penggeledahan di rumah terduga teroris Angga Irawan (35), di RT 6 RW 5 Kelurahan Manyaran Kota Semarang, Sabtu (4/8/2018), ditemukan fakta cukup mencengangkan.

Tim Inafis dan Kepolisian Polrestabes Semarang menemukan bekas congkelan pada mata burung garuda yang ada di kursi ukir tamu di rumah terduga teroris.

"Ya usai pengeledahan, polisi menunjukan ke saya foto kursi tamu motif ukir garuda. Tapi matanya di rusak dengan dicongkel," kata Ahmad Nurhadi, Ketua RT 6 RW 5 Kelurahan Manyaran, Minggu (5/8/2018).

Ahmad menyatakan, keseharian Angga memang berbeda dengan warga lainnya. Selain jarang sosialisasi, Angga juga tak pernah salat di masjid komplek.

"Kalau dia Islam, itu masjid pas berada di samping rumahnya, tapi tak pernah jemaah di sana. Sepertinya dia punya kelompok jemaah sendiri," kata Ahmad.

Suatu ketika Ahmad pernah mengetahui watak keras Angga yang diduga memiliki prinsip syariah radikal. Kala itu ada warga bersih-bersih lingkungan, dan membakar sampah. Angga marah dan melempar batu ke pembakar sampah.

"Itu tetangganya sendiri, dilempar pakai batu, sempat ramai (ribut), dia juga meneriaki kafir. Saya damaikan. Ya mungkin asapnya menggangu, tapi caranya kan tidak seperti itu," ujar Ahmad.

Perilaku keras Angga juga dijumpai saat ada perintah warga untuk memasang bendera Merah Putih di rumah masing-masing, terutama momen 17 Agustus dan hari besar lainnya.

"Dia menolak tak mau pasang bendera, itu bendera dan umbul-umbul Merah Putih 17an saja yang pasang tetangganya," tukas Ahmad.

Sampai saat ini, keberadaan Angga belum dikatahui apakah dibawa oleh Densus 88 di Mabes Polri atau di Polda Jateng.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Agus Triatmaja sampai saat ini belum menjawab pesan singkat dari wartawan terkait keberadaan Angga Irawan.

Angga Irawan (35) terduga teroris, diciduk Densus 88 Antiteror Mabes Polri pada Sabtu (4/8/2018) pukul 09.00 WIB, di tengah jalan. Lalu sore harinya pukul 15.30 WIB dilakukan penggeledahan di rumahnya yang beralamat di RT 6 RW 5 Kelurahan Manyaran Kota Semarang.

Dalam penggeledahan itu, dibawa barang bukti berupa tiga buku jihad dan satu handphone lawas milik terduga teroris. (Adam Iyasa)

Kontributor : Adam Iyasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Angga, Terduga Teroris Semarang Ternyata Pernah Jadi PNS

Angga, Terduga Teroris Semarang Ternyata Pernah Jadi PNS

News | Minggu, 05 Agustus 2018 | 14:38 WIB

Gerebek Teroris Semarang, Densus Sita Buku Jihad dari Rumah Angga

Gerebek Teroris Semarang, Densus Sita Buku Jihad dari Rumah Angga

News | Minggu, 05 Agustus 2018 | 13:53 WIB

260 Terduga Teroris Ditangkap, Kapolri: 170 Jadi Tersangka

260 Terduga Teroris Ditangkap, Kapolri: 170 Jadi Tersangka

News | Minggu, 05 Agustus 2018 | 10:59 WIB

Densus 88 Tangkap 3 Terduga Teroris di Semarang dan Tegal

Densus 88 Tangkap 3 Terduga Teroris di Semarang dan Tegal

News | Sabtu, 04 Agustus 2018 | 19:52 WIB

Polri: 242 Terduga Teroris Masih Diperiksa Densus 88

Polri: 242 Terduga Teroris Masih Diperiksa Densus 88

News | Rabu, 01 Agustus 2018 | 15:30 WIB

Terkini

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:39 WIB

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:34 WIB

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB