Gerebek Teroris Semarang, Densus Sita Buku Jihad dari Rumah Angga

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 05 Agustus 2018 | 13:53 WIB
Gerebek Teroris Semarang, Densus Sita Buku Jihad dari Rumah Angga
Rumah Angga Irawan, terduga teroris di Semarang. (Suara.com/Adam Iyasa)

Suara.com - Ketua RT 6 RW 5 Kelurahan Manyaran Kota Semarang, Ahmad Nurhadi membenarkan salah satu warganya bernama Angga Irawan (35) diciduk Densus 88 Antiteror Mabes Polri sebagai terduga teroris, Sabtu (4/8/2018).

"Iya benar, ditangkap di tengah jalan oleh Densus pada pukul 09.00 WIB, Sabtu kemarin, dan sore harinya pukul 15.30 WIB menggeledah rumahnya," kata Ahmad Nurhadi, saat ditemui di rumahnya, Minggu (5/8/2018).

Dalam penggeledahan di rumah tersangka yang digunakan sebagai usaha praktik bekam, kata Ahmad, dilakukan oleh pihak kepolisian reserse dan tim Inafis berpakaian preman dari Polrestabes Semarang.

Sempat terjadi penolakan dalam penggeledahan oleh istri Angga dan terjadi negosiasi. Nur Khasanah, istri terduga teroris Angga sebelumnya belum mendapat kabar akan penangkapan suaminya.

"Setengah empat langsung ke tempatnya, pak polisi gak berani ketok pintu, saya yang ketok, polisi menunjukan surat, bahwa mau ambil sesuatu. Istrinya keberatan," katanya.

Sebagai Ketua RT, Ahmadi menjelaskan jika Angga sedang diperiksa oleh kepolisan, dan akan dilakukan penggeledahan barang bukti di rumah.

"Akhirnya polisi diperbolehkan, ada sekitar satu jam di dalam rumah, pertama ambil sebuah handphone lawas, lalu ke ruangan lainnya dibawa tiga buku tentang jihad, semua dibawa pakai kresek," paparnya.

Usai pengeledahan, Nur Khasanah juga tak mau menandatangani bukti yang dibawa Polisi.

"Saya tegaskan jika tak mau tandatangan, maka saya sendiri sebagai kuasa wilayah akan tanda tangan dan itu sah, akhirnya dia mau tandatangani," ujarnya.

baca juga

Diwartakan sebelumnya, Kapolda Jawa Tengah Irjen Polisi Condro Kirono, membenarkan operasi penangkapan terduga teroris oleh Densus 88 itu.

"Iya betul, di Tegal ditangkap dua terduga teroris, di Semarang satu terduga teroris," kata Condro Kirono.

Dua terduga teroris yang ditangkap di Tegal, kata dia, merupakan anggota Jamaah Ansharut Tauhid (JAD). Meski demikian ia tak membeberkan lebih jauh mengenai kemungkinan keterlibatan para terduga teroris yang ditangkap itu dengaan kasus tertentu. (Adam Iyasa)

Kontributor : Adam Iyasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

260 Terduga Teroris Ditangkap, Kapolri: 170 Jadi Tersangka

260 Terduga Teroris Ditangkap, Kapolri: 170 Jadi Tersangka

News | Minggu, 05 Agustus 2018 | 10:59 WIB

Densus 88 Tangkap 3 Terduga Teroris di Semarang dan Tegal

Densus 88 Tangkap 3 Terduga Teroris di Semarang dan Tegal

News | Sabtu, 04 Agustus 2018 | 19:52 WIB

Polri: 242 Terduga Teroris Masih Diperiksa Densus 88

Polri: 242 Terduga Teroris Masih Diperiksa Densus 88

News | Rabu, 01 Agustus 2018 | 15:30 WIB

JAD Dibekukan, Densus 88 Makin Mudah Tangkap Teroris

JAD Dibekukan, Densus 88 Makin Mudah Tangkap Teroris

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 14:00 WIB

Divonis Jadi Organisasi Terlarang, JAD Tak Banding karena Ini

Divonis Jadi Organisasi Terlarang, JAD Tak Banding karena Ini

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 11:58 WIB

Terkini

Apakah NIK KTP Bisa untuk Judol? Perhatikan 10 Hal Penting Ini

Apakah NIK KTP Bisa untuk Judol? Perhatikan 10 Hal Penting Ini

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 11:13 WIB

Euforia Haji Isam Masuk BYAN, Moodys Malah Pasang Outlook Negatif

Euforia Haji Isam Masuk BYAN, Moodys Malah Pasang Outlook Negatif

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 11:13 WIB

Bulog Optimalkan 2 Jurus Penugasan Pemerintah untuk Kendalikan Harga Beras

Bulog Optimalkan 2 Jurus Penugasan Pemerintah untuk Kendalikan Harga Beras

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 11:13 WIB

8 Cara Menghilangkan Bau Apek pada Baju yang Lupa Dijemur Setelah Dicuci

8 Cara Menghilangkan Bau Apek pada Baju yang Lupa Dijemur Setelah Dicuci

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 11:05 WIB

Penuh Haru! 10 Kru Selamat KM Virgo Transport 8 Akhirnya Pulang ke Garut

Penuh Haru! 10 Kru Selamat KM Virgo Transport 8 Akhirnya Pulang ke Garut

Jabar | Jum'at, 18 September 2026 | 11:02 WIB

Dewan HAM PBB: Amerika Diduga Lakukan Kejahatan Perang di Iran

Dewan HAM PBB: Amerika Diduga Lakukan Kejahatan Perang di Iran

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:00 WIB

Drama A Bloody Lucky Day, Mimpi Buruk Sopir Taksi dan Penumpang Terakhir

Drama A Bloody Lucky Day, Mimpi Buruk Sopir Taksi dan Penumpang Terakhir

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 11:00 WIB

Kemarau Panjang Mengintai, Industri Semen Pangkas Pengambilan Air 45 Persen

Kemarau Panjang Mengintai, Industri Semen Pangkas Pengambilan Air 45 Persen

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 10:58 WIB

Karhutla Indonesia Tembus 202 Ribu Hektare, Ilmuwan Sebut El Nino Bukan Satu-satunya Pemicu

Karhutla Indonesia Tembus 202 Ribu Hektare, Ilmuwan Sebut El Nino Bukan Satu-satunya Pemicu

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:55 WIB

Tiket Nonton Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Dijual Hari Ini, Harga Mulai Rp100 Ribu

Tiket Nonton Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Dijual Hari Ini, Harga Mulai Rp100 Ribu

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 10:52 WIB

×