Gempa Lombok, 2.000 Turis Asing Dievakuasi dari Gili Trawangan

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 06 Agustus 2018 | 13:43 WIB
Gempa Lombok, 2.000 Turis Asing Dievakuasi dari Gili Trawangan
Korban gempa Lombok. (Antara)

Suara.com - Sebanyak 2.000 wisatawan asing yang berada di kawasan wisata Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, dievakuasi. Mereka digiring keluar dari pulau setelah terjadi gempa Lombok berkekuatan 7 pada Skala Richter yang mengguncang daerah itu, Minggu (5/8/2018) malam.

"Saat ini tim dari TNI, kepolisian, SAR, bersama pemerintah daerah dibantu masyarakat sedang melakukan evakuasi 2.000 turis asing agar bisa keluar dari Gili Trawangan," kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto saat memimpin penanganan operasi tanggap gempa Lombok di Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, NTB, Senin (6/8/2018).

Turut mendampingi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto adalah Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei serta Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Didit Herdiawan.

Menurut Wiranto, evakuasi itu dilakukan untuk memberikan kenyamanan kepada wisatawan agar mereka bisa tertangani dengan baik, meski dalam kondisi keadaan bencana, seperti gempa bumi yang melanda Pulau Lombok pada Minggu malam.

"Kita ingin mereka tidak trauma, karena itu pemerintah mempercepat evakuasi mereka. Kita harap hal ini bisa tertangani dengan baik," katanya.

Tidak hanya itu, lanjut Wiranto, pemerintah juga akan memfasilitasi dan membantu seluruh proses pemulangan para wisatawan tersebut agar bisa kembali ke negaranya dengan selamat.

Sebelumnya, Pulau Lombok dan sekitarnya diguncang gempa bumi 7 pada Skala Richter pada Minggu pukul 19.46 Wita. Bahkan, BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami pascagempa bumi yang mengguncang NTB tersebut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gempa Lombok, Jalur Pendakian Gunung Rinjani Longsor

Gempa Lombok, Jalur Pendakian Gunung Rinjani Longsor

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 13:35 WIB

Tolong! Pengungsi Gempa Lombok Butuh Makanan Siap Saji

Tolong! Pengungsi Gempa Lombok Butuh Makanan Siap Saji

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 13:25 WIB

Gempa Sempat Bikin Panik Pemain Timnas Indonesia U-23 di Bali

Gempa Sempat Bikin Panik Pemain Timnas Indonesia U-23 di Bali

Bola | Senin, 06 Agustus 2018 | 13:18 WIB

Kapal dan Helikopter Dikerahkan Evakuasi 700 Wisatawan di Lombok

Kapal dan Helikopter Dikerahkan Evakuasi 700 Wisatawan di Lombok

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 13:18 WIB

Masa Darurat Gempa Lombok Diperpanjang Sampai 11 Agustus

Masa Darurat Gempa Lombok Diperpanjang Sampai 11 Agustus

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 13:15 WIB

Terkini

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:26 WIB

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:23 WIB

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:00 WIB

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:23 WIB

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB