Layakkah Moeldoko Dampingi Jokowi di Pilpres 2019

Iwan Supriyatna

Rabu, 08 Agustus 2018 | 12:37 WIB
Layakkah Moeldoko Dampingi Jokowi di Pilpres 2019
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Nama Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko akhir-akhir ini ramai diperbincangkan sebagai calon wakil presiden (Cawapres) Jokowi di Pilpres 2019.

Terkait hal tersebut, pengamat politik dan hukum Petrus Selestinus menuturkan, mengapa Moeldoko, layak menjadi cawapres mendampingi Jokowi, salah satunya terkait latar belakang militer mantan Panglima TNI itu.

"Moeldoko pernah menjadi Panglima TNI, sudah mencapai titik puncak di militer.  Menduduki jabatan tersebut menunjukkan representasi profesionalnya dia," kata Petrus, Rabu (8/8/2018).

Menurut Petrus, dalam karir militernya pun tidak ada perilakunya yang menimbulkan kegaduhan.

"Lalu mungkin pertimbangan lain dari aspek menguasai teritorial, pengetahuan dia tentang kondisi NKRI secara keseluruhan melihat dari kacamata panglima TNI," ucapnya.

Dengan meraih Adhi Makayasa 1981 juga menjadi modal kuat Moeldoko mendampingi Jokowi, terutama dalam membuat kebijakan, strategi dan upaya kesiapsiagaan mengantisipasi ancaman dari dalam dan luar negeri.

"Itu semua dibutuhkan untuk Indonesia ke depan, khususnya masalah keamanan, Jokowi harus didampingi oleh seorang wakil yang kuat, harus menguasai kondisi menguasai keadaan," tuturnya.

Menurut Petrus, Jokowi membutuhkan seorang wakil yang punya loyalitas terhadap NKRI, dan itu ada dalam diri Moeldoko.

"Tidak boleh loyalitasnya abu-abu apalagi kecenderungan loyalitas ganda, apalagi ada ideologi lain," jelas Petrus.

Alasan lainnya, dengan menjabat Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), menunjukkan Moeldoko adalah sosok yang peduli pada petani dan memahami sektor pertanian, sehingga jika menjadi pemimpin, ia bersama Jokowi bisa membuat Indonesia berjaya sebagai negara agraris.

"Itu salah satu referensi. dia seorang mantan Panglima TNI tetapi dia juga menunjukkan kedekatan dengan masyarakat bawah seperti petani. Dia juga punya pengetahuan yang cukup tentang bagaimana meningkatkan taraf hidup petani," ucap dia.

Kelebihan lainnya dari Moeldoko adalah punya kedekatan dengan Jokowi karena saat ini dipercaya menjadi KSP yang merupakan jabatan strategis di lingkungan Istana.

"KSP itu kan butuh orang yang betul-betul di percaya. Tidak boleh orang yang hari ini omong lain, besok omong lain. Sehingga, ketika Moeldoko dipercaya untuk memegang jabatan tersebut, maka itu menunjukkan ada chemistry antara Jokowi dan Moeldoko," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Romahurmuziy Bocorkan Inisial Cawapres Jokowi Berinisial M

Romahurmuziy Bocorkan Inisial Cawapres Jokowi Berinisial M

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 12:26 WIB

Beredar Surat PAN Kepulauan Riau Dukung Jokowi di Pilpres 2019

Beredar Surat PAN Kepulauan Riau Dukung Jokowi di Pilpres 2019

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 12:09 WIB

Jokowi - Moeldoko Dideklarasikan Jadi Capres dan Cawapres

Jokowi - Moeldoko Dideklarasikan Jadi Capres dan Cawapres

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 11:52 WIB

Terkini

Menengok Rumah Slamet Riyadi yang Direhabilitasi, Sosok Pemberani yang Gugur di Medan Perang

Menengok Rumah Slamet Riyadi yang Direhabilitasi, Sosok Pemberani yang Gugur di Medan Perang

Surakarta | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:43 WIB

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Ekosistem Pembiayaan di Jawa Timur

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Ekosistem Pembiayaan di Jawa Timur

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:42 WIB

Seskab Teddy Ternyata Berbohong Soal Sumber Anggaran MBG

Seskab Teddy Ternyata Berbohong Soal Sumber Anggaran MBG

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:42 WIB

Kebakaran Hebat di Blitar, Ibu Luka Bakar Parah Saat Api Tungku Menyambar Bensin

Kebakaran Hebat di Blitar, Ibu Luka Bakar Parah Saat Api Tungku Menyambar Bensin

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40 WIB

Empat Raksasa Bertemu di Semifinal, Piala Presiden 2026 Menempa Sang Juara

Empat Raksasa Bertemu di Semifinal, Piala Presiden 2026 Menempa Sang Juara

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:37 WIB

Kajian PPHN di MPR Sudah Selesai, Selanjutnya Tinggal Tunggu Sikap Presiden

Kajian PPHN di MPR Sudah Selesai, Selanjutnya Tinggal Tunggu Sikap Presiden

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:36 WIB

IDI Desak Audit RS dan BPJS Usai Tragedi Yusrizal: Pelayanan Kesehatan Tak Boleh Diefisiensi

IDI Desak Audit RS dan BPJS Usai Tragedi Yusrizal: Pelayanan Kesehatan Tak Boleh Diefisiensi

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Kekalahan Memalukan Timnas Indonesia dari Vietnam Jadi Pembahasan Unik Media Korea

Kekalahan Memalukan Timnas Indonesia dari Vietnam Jadi Pembahasan Unik Media Korea

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Dukung Generasi Emas, BRI Peduli Bawa Program Desa BRILiaN 1.000 HPK ke Kaliurang

Dukung Generasi Emas, BRI Peduli Bawa Program Desa BRILiaN 1.000 HPK ke Kaliurang

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Sektor Pertambangan Jadi Satu-satunya Terkontraksi pada Kuartal II 2026, Ini Penyebabnya

Sektor Pertambangan Jadi Satu-satunya Terkontraksi pada Kuartal II 2026, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:30 WIB

×