PDIP Ingatkan Masyarakat Tangkal Provokasi di Pilpres 2019

Pebriansyah Ariefana | Dian Rosmala | Suara.com

Rabu, 08 Agustus 2018 | 16:44 WIB
PDIP Ingatkan Masyarakat Tangkal Provokasi di Pilpres 2019
Politikus PDI Perjuangan Maruarar Sirait. (Suara.com/Dian Rosmala)

Suara.com - Politikus PDI Perjuangan Maruarar Sirait menekankan pentingnya menjaga persatuan, menghargai pilihan-pilihan yang berbeda menjelang pesta demokrasi, Pilpres 2019 dan Pileg 2019 yang akan datang.

Lelaki yang kerap dipanggil Ara menilai, upaya provokasi dari kelompok tertentu tidak akan berhasil apabila masyarakat memegung teguh rasa persaudaraannya sesama bangsa Indonesia.

"Kalau kita kuat, rakyat kuat, pemerintah kuat, kita semua solid, punya ideologi kuat, konsolidasi kuat, saya rasa orang akan mikir-mikir untuk melakukan upaya kebencian dan upaya provokasi" tutur Ara dalam seminar bertajuk 'Waspadai Kebencian di Pilpres 2019' di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (8/8/2018).

Anggota Komisi XI DPR RI berpendapat, berapapun dan siapapun yang menjadi kandidat pada Pilpres mendatang, pasti adalah orang-orang pilihan. Ia berharap, para kandidat bisa menjadi pemersatu bangsa, bukan justeru sebaliknya jadi provokator untuk membenci pendukung lawan politiknya.

"Siapapun yang jadi, apapaun partainya harus pro kepada kedamaian, cinta kasih sesama anak bangsa. Kalau Indonesia bisa menemukan 4 atau 6 orang yang terpilih dari Capres dan Cawapres, paling tidak sebagai calon, siapaun orangnya, yang penting tidak pro kepada kebencian sebagai instrumen untuk mencapai kekuasaan," tutur Ara.

Ara pun mengajak kepada semua pihak agar mulai menyuarakan perdamaian di lingkungan masing-masing.

"Kita suarakan sekarang ini di berbagai macam posisi kita masing-masing. Ya siapaun yang jadi (presiden-wapres) kita harapkan pro terhadap perdamaian dan persatuan," ujar Ara.

Ia pun menyadari, Pilpres dan Pileg tidak terlepas dari kompetisi dan keinginan untuk meraih kekusaan. Tetapi, menurut dia yang lebih penting adalah menjaga persatuan.

"Kompetisi penting, kekuasaan penting, tapi yang paling penting persaudaraan untuk Indonesia," kata Ara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gerindra Pastikan PAN Sudah Masuk Koalisi Mendukung Prabowo

Gerindra Pastikan PAN Sudah Masuk Koalisi Mendukung Prabowo

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 16:24 WIB

Prabowo Temui Salim Segaf, Pintu Rumah Digembok

Prabowo Temui Salim Segaf, Pintu Rumah Digembok

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 15:47 WIB

Tolak Jadi Cawapres Prabowo, Ustaz Somad: Sampai Mati Saya Dakwah

Tolak Jadi Cawapres Prabowo, Ustaz Somad: Sampai Mati Saya Dakwah

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 15:06 WIB

Terkini

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:28 WIB

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:13 WIB

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:09 WIB

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:08 WIB

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:03 WIB

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:01 WIB

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:47 WIB

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:46 WIB

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:36 WIB

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:30 WIB