Peluk Anies, Sandiaga : Bro Ini Politik Bisa Berubah Kapan Saja

Iwan Supriyatna, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 10 Agustus 2018 | 09:46 WIB
Peluk Anies, Sandiaga : Bro Ini Politik Bisa Berubah Kapan Saja
Video Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpelukan dengan wakilnya, Sandiaga Uno, di ruangan Balai Kota DKI Jakarta, beredar pada Kamis (9/8/2018) malam. [WhatsApp].

Suara.com - Sandiaga hari ini akan mengundurkan diri dari jabatannya setelah resmi dideklarasikan sebagai calon wakil presiden (Cawapres) mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

Sandiaga mengaku sedih berpisah dengan Anies karena tak lagi menjadi rekan kerja dalam memimpin ibu kota.

Ia pun tampak berpelukan di Balai Kota sebelum dideklarasikan sebagai cawapres. Sebab kata Sandiaga, dirinya sudah berjuang bersama ketika Pilkada DKI Jakarta.

"Ya pak Anies peluk-peluk kemarin, berpelukan. Ya sedih juga sih ada momen terharu sama pak Anies karena kita dua tahun berjuang bersama pas 10 bulan terakhir di Balai kota. We're such a good partner gitu. Kita ngerasain," ujar Sandiaga di Jalan Galuh II, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (10/8/2018) dini hari.

Sandiaga menuturkan, dirinya sempat menyatakan kepada Anies seharusnya Anies lah yang maju di Pilpres 2019, bukanlah dirinya. Namun Anies menolak dan memutuskan untuk menyelesaikan tugas di Jakarta.

"Saya tadi sempat bilang, kalau pak Anies ngomong iya sih saya sebetulnya nggak ada di sini, tapi beliau (Anies) memutuskan dan itu hak beliau untuk menunaikan apa yang menjadi janji untuk masyarakat Jakarta," kata dia.

Ia pun menghargai keputusan Anies yang tidak maju di Pilpres 2019.

Kepada Anies, Sandiaga mengatakan politik bisa berubah kapanpun dan dirinya akan tetap berkomunikasi dengan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

"Saya tentunya sangat hargai dan saya pamit ke Anies, saya pamit tapi saya bilang, bro ini politik bisa berubah kapan aja jadi kalau misalnya berubah nanti akan kontak-kontak lagi gitu loh," tutur Sandiaga.

Tak hanya itu, Sandiaga mengaku tak menyangka dirinya yang mendapat tugas mendampingi Prabowo di Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

Sebab kata Sandiaga, kandidat cawapres yang digadang-gadangkan yakni Anies.

Namun, Anies menolak dijadikan cawapres karena akan fokus membenahi Jakarta.

"Ini datang sebagai suatu surprise buat saya, karena seperti yang teman-teman ketahui pilihan pertama Pak Prabowo adalah Pak Anies Baswedan dan Anies mengatakan akan fokus di Jakarta dan itu disampaikan dalam secara pribadi dan saya diundang kita duduk bertiga," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Antar Jokowi - Ma'ruf Amin, Ratusan Pendukung Padati Gedung Joang

Antar Jokowi - Ma'ruf Amin, Ratusan Pendukung Padati Gedung Joang

News | Jum'at, 10 Agustus 2018 | 08:36 WIB

Janji yang Ditinggalkan Sandiaga Uno Ini Warisan untuk Anies

Janji yang Ditinggalkan Sandiaga Uno Ini Warisan untuk Anies

Bisnis | Jum'at, 10 Agustus 2018 | 07:26 WIB

Ditanya Soal Kasus Novel Baswedan, Prabowo: "Tiga Bulan Kelar"

Ditanya Soal Kasus Novel Baswedan, Prabowo: "Tiga Bulan Kelar"

News | Jum'at, 10 Agustus 2018 | 05:32 WIB

Terkini

Gubernur Luthfi Salurkan BLT Cukai Tembakau Rp51 Miliar untuk 85 Ribu Pekerja

Gubernur Luthfi Salurkan BLT Cukai Tembakau Rp51 Miliar untuk 85 Ribu Pekerja

News | Senin, 29 Juni 2026 | 16:27 WIB

Pemkab Mojokerto Paparkan Progres Manajemen Talenta ASN di Hadapan BKN RI

Pemkab Mojokerto Paparkan Progres Manajemen Talenta ASN di Hadapan BKN RI

News | Senin, 29 Juni 2026 | 16:25 WIB

Digelar Maraton! Hakim PN Jaksel Putus Praperadilan Roy Suryo Pekan Depan

Digelar Maraton! Hakim PN Jaksel Putus Praperadilan Roy Suryo Pekan Depan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 16:13 WIB

Tepis Isu 2 Desa Lepas ke Malaysia, Tito: RI Justru Untung Wilayah hingga 5.700 Hektare!

Tepis Isu 2 Desa Lepas ke Malaysia, Tito: RI Justru Untung Wilayah hingga 5.700 Hektare!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:56 WIB

Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Desainer Asal Padang Terpilih Lewat Voting Publik

Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Desainer Asal Padang Terpilih Lewat Voting Publik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:54 WIB

Mensesneg, DEN dan BI Terima Kasih ke Dasco: Kami seperti Tim Sepak Bola

Mensesneg, DEN dan BI Terima Kasih ke Dasco: Kami seperti Tim Sepak Bola

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:47 WIB

DPR Gelar Rapat Lintas Lembaga Bahas Stabilitas Ekonomi

DPR Gelar Rapat Lintas Lembaga Bahas Stabilitas Ekonomi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:41 WIB

Tragedi Cinta Segitiga Pengamen Bekasi: Sempat Viral di Medsos, Berakhir Penikaman Maut

Tragedi Cinta Segitiga Pengamen Bekasi: Sempat Viral di Medsos, Berakhir Penikaman Maut

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:36 WIB

Diduga Kirim Pesan WA dari Sel, Hotman Paris Desak Kalapas Cipinang Cek HP Razman Nasution

Diduga Kirim Pesan WA dari Sel, Hotman Paris Desak Kalapas Cipinang Cek HP Razman Nasution

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:32 WIB

Antrean di SPBU Tak Sekadar Soal BBM, Ekonom Soroti Beban Sosial Kelompok Rentan

Antrean di SPBU Tak Sekadar Soal BBM, Ekonom Soroti Beban Sosial Kelompok Rentan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:26 WIB

×