Kantong Kresek Berwarna Dilarang untuk Bungkus Daging Kurban

Reza Gunadha | Suara.com

Minggu, 12 Agustus 2018 | 04:00 WIB
Kantong Kresek Berwarna Dilarang untuk Bungkus Daging Kurban
Warga melihat sapi kurban di Mall hewan kurban H.Doni, Depok, Jawa Barat, Sabtu (28/7). Mall hewan Kurban tersebut menyediakan semua jenis sapi kurban mulai dari puluhan juta hingga ratusan juta. [suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Makassar, Sulawesi Selatan mengimbau kepada seluruh panitia penyelenggara hewan kurban untuk tidak menggunakan kantong kresek berwarna untuk membungkus daging sembelihan Idul Adha 1439 Hjiriah.

"Sebab, kresek berwarna punya banyak kandungan kimia yang tidak baik untuk tubuh," ujar Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Makassar Abdul Rahman Bando, seperti diberitakan Antara, Sabtu (11/8/2018).

Dia mencontohkan, plastik berwarna hitam merupakan polimer yang terbentuk dari monomer-monomer atau bahan pembentuk plastik di antaranya silikon, polietelin, dan senyawa dioksin. Semua bahan itu berbahaya bagi manusia.

"Makanya, kami meminta kepada semua petugas atau panitia penyelenggara hewan kurban agar menghindari membungkus daging sembelihannya dengan kantong plastik berwarna karena tidak baik bagi tubuh," tambahnya.

Lebih lanjut, Rahman mengemukakan kresek tidak akan berbahaya bagi manusia jika semua kandungan itu masih dalam bentuk aslinya dan belum terurai.

Kantong kresek juga tidak akan berbahaya bilamana plastik hitam hanya sekadar untuk pembungkus wadah barang rumah tangga, atau bahan makanan mentah yang masih memiliki kulit.

Namun, perlu dikhawatirkan jika kresek ini dipakai untuk bungkus makanan yang siap saji atau bahan makanan tanpa ada pelindung.

"Kantong kresek berwarna bagus untuk membungkus semua barang-barang tapi tidak untuk makanan siap saji yang tidak memiliki kulit seperti daging dan lainnya," ucapnya.

Pada Idul Adha 2018 ini, Rahman Bando mengimbau kepada panitia penyelenggara kurban agar lebih memperhatikan proses penyembelian hewan kurban yang sesuai dengan ajaran agama Islam.

"Panitia harus perhatikan syariat Islam. Banyak adab-adab yang harus diperhatikan jangan asal potong saja termasuk pendistribusian daging harus tepat sasaran ke masyarakat yang benar-benar berhak menerima," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Neno Warisman Didatangi Polisi karena Mau Demo Tanpa Izin

Neno Warisman Didatangi Polisi karena Mau Demo Tanpa Izin

News | Sabtu, 11 Agustus 2018 | 22:53 WIB

Bocah SD dan SMP di Makassar Jadi Bandar Sabu, Orangtua Terlibat

Bocah SD dan SMP di Makassar Jadi Bandar Sabu, Orangtua Terlibat

News | Jum'at, 10 Agustus 2018 | 21:28 WIB

Ibu Ayah Dipenjara, Siswa SMP dan Bocah SD Jual Sabu

Ibu Ayah Dipenjara, Siswa SMP dan Bocah SD Jual Sabu

News | Jum'at, 10 Agustus 2018 | 18:21 WIB

Kebakaran Maut Tewaskan Sekeluarga di Makassar Diduga Disengaja

Kebakaran Maut Tewaskan Sekeluarga di Makassar Diduga Disengaja

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 13:05 WIB

Terkini

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:52 WIB

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:21 WIB

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:45 WIB

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:31 WIB

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:26 WIB

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:20 WIB

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16 WIB

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:13 WIB

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB