Kisah Jumaidi Selamat dari Jatuhnya Pesawat Dimonim Air

Suwarjono

Minggu, 12 Agustus 2018 | 20:59 WIB
Kisah Jumaidi Selamat dari Jatuhnya Pesawat Dimonim Air
Jumaidi (Kabar Papua.com)

Suara.com - Kecelakaan pesawat Dimonim Air yang jatuh di Gunung Megu, Kabupaten Bintang, Papua, mengisahkan cerita tragis. Dari sembilang penumpang dan kru, satu orang penumpang selamat, Jumaidi (12).

Jumaidi selamat setelah berhasil lompat keluar pesawat saat sebelum pesawat jenis Pilatus PC-6 Porter ini menghantam hutan di Gunung Megu (Menuk), Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, pukul 14.17 WIT, Sabtu, 11 Agustus 2018.

Menurut salah satu perawat RSUD Oksibil bernama Andre, saat dijumpai wartawan di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Jayapura, Jumaidi dan ayahnya melompat keluar pesawat. “Dia (Jumaidi) bilang, saat radar pesawat bunyi, bapaknya menyuruhnya lompat. Saat lompat sama-sama, bapaknya terpental dan tak selamat,” jelasnya, Minggu, 12 Agustus 2018, seperti dilansir Kabarpapua.com, jaringan Suara.com di Papua.

Andre juga mengatakan, ketika itu Jumaidi sempat tak sadarkan diri dan begitu tersadar dia mendekat ke bangkai pesawat untuk mencari air minum karena kehausan. “Tapi akibat bingung dan kesakitan, Jumaidi akhirnya memutuskan untuk tinggal di dalam bangkai pesawat sambil menunggu pertolongan. Jumaidi tidur di dalam bangkai pesawat sampai dia ditemukan,” kata Andre menceritakan apa yang dikisahkan Jumaidi kepadanya.

Saat Jumaidi kembali ke dalam pesawat, kata Andre, Jumaidi mengaku melihat masih ada dua penumpang yang bertahan hidup, namun meninggal pagi tadi sebelum tim evakuasi datang. “Dia cerita tadi kalau masih ada dua penumpang yang hidup tapi meninggal tadi subuh,” ujarnya.

Menurut Dr. Hendry Budiyono yang menangani Jumaidi di Rumah Sakit Bhayangkara mengatakan, kondisi korban masih stabil meski mengalami guncangan dan trauma di bagian kepala akibat benturan.

“Tak ada pendarahan yang berarti yang mengancam jiwa namun pasien (Jumaidi) ada cidera kepala ringan. Saat setelah kejadian dia sempat kehilangan kesadaran kemudian ada patah tulang di lengan kanan. Kami akan foto tulang belakang karena saat pemeriksaan ada nyeri di tulang belakangnya,” jelas Henry.

Sekadar diketahui, pesawat Dimonim Air hilang kontak pukul 14.17 WIT, Sabtu, 11 Agustus 2018 saat terbang dalam perjalanan dari Bandara Tanah Merah, Boven Digoel ke Bandara Oksibil, Pegunungan Bintang. Pesawat ini membawa sembilan orang penumpang termasuk kru, harusnya tiba di Bandara Oksibil pada 14.30 WIT.

Pesawat sempat kontak terakhir di Tower Bandara Oksibil pukul 14.17 WIT di ketinggian 7000 kaki. Akhirnya pesawat ditemukan keesokannya, Minggu, 12 Agustus 2018 dengan kondisi hancur, satu penumpangnya bernama Jumaidi selamat, sisanya dikabarkan meninggal dunia.  Selengkapnya di sini



Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Kronologi Penyerangan Aksi Women's March di Monas: 3 Orang Jadi Korban Kekerasan OTK

Kronologi Penyerangan Aksi Women's March di Monas: 3 Orang Jadi Korban Kekerasan OTK

News | Sabtu, 07 November 2026 | 15:51 WIB

Coach Timo Scheunemann Fokus Perkembangan Skuad Putri Indonesia usai Runner-up Singa Cup 2026

Coach Timo Scheunemann Fokus Perkembangan Skuad Putri Indonesia usai Runner-up Singa Cup 2026

Bola | Sabtu, 07 November 2026 | 15:46 WIB

Komedi Negara Hukum: Mengapa Urusan Ijazah Selalu Berakhir Jadi Lelucon?

Komedi Negara Hukum: Mengapa Urusan Ijazah Selalu Berakhir Jadi Lelucon?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 15:45 WIB

Sumur JUM-101 Berproduksi, PHM Tambah Pasokan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

Sumur JUM-101 Berproduksi, PHM Tambah Pasokan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 15:37 WIB

5 Moisturizer untuk Dibawa Perjalanan Jauh, Ukuran Mini Hemat Tempat

5 Moisturizer untuk Dibawa Perjalanan Jauh, Ukuran Mini Hemat Tempat

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 15:35 WIB

Diadang Polisi hingga Saling Dorong, Womens March Desak MBG Disetop dan Pembalut Bebas PPN!

Diadang Polisi hingga Saling Dorong, Womens March Desak MBG Disetop dan Pembalut Bebas PPN!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 15:31 WIB

1.128 Perenang Jadi Saksi Pecahkya Rekor MURI di Stadion Akuatik GBK

1.128 Perenang Jadi Saksi Pecahkya Rekor MURI di Stadion Akuatik GBK

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 15:30 WIB

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Merawat Tradisi atau Cuma Demi Konten?

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Merawat Tradisi atau Cuma Demi Konten?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 15:30 WIB

Bisnis Keamanan Siber dan AI Makin Dilirik, Pendapatan ITSEC Asia Tumbuh 39 Persen

Bisnis Keamanan Siber dan AI Makin Dilirik, Pendapatan ITSEC Asia Tumbuh 39 Persen

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 15:12 WIB

Produsen Otomotif AS Desak Pemerintah Blokir Permanen Mobil Listrik Asal Tiongkok

Produsen Otomotif AS Desak Pemerintah Blokir Permanen Mobil Listrik Asal Tiongkok

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 15:10 WIB

×