Pascagempa, 70 WNA di Gili Gili Sudah Diantar ke Lombok

Fabiola Febrinastri

Senin, 13 Agustus 2018 | 12:00 WIB
Pascagempa, 70 WNA di Gili Gili Sudah Diantar ke Lombok
Menteri Pariwisata, Arief Yahya. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Menteri Pariwisata, Arief Yahya tetap memantau aktivitas Crisis Center Kemenpar hingga 11 Agustus 2018, pukul 00.00 WIB atau 01.00 WITA. Sebanyak 70 WNA dari 19 negara yang sudah dievakuasi sebelumnya dinyatakan sudah aman dan diantar dari Gili Gili di Lombok.

“Memang masih ada 46 WNA yang memutuskan untuk tetap tinggal di Gili Gili atas keputusannya sendiri. Mereka memiliki dan menjaga properti miliknya, seperti vila, resort, resto, dive center, dan lainnya,” sebut Arief, yang mendapatkan real time report dari Crisis Center.

Mereka berasal dari Inggris (21), Australia (4), Swedia(3), Perancis(3), Amerika Serikat (2), Belanda(2), Jerman(2), dan Polandia, Finlandia, Austria, Tiongkok, Kanada, Spanyol, Afrika Selatan, Ukraina, serta Rusia, masing-masing 1 orang.

“Pengamanan seluruh amenitas dan objek vital di 3 Gili itu sudah dikawal oleh aparat pengamanan Polri dan TNI. Terima kasih Pak Kapolri dan Pak Panglima TNI, semoga mereka cepat recovery,” kata Menpar.

Program pemulihan amenitas, menurut laporan Kadiapar Provinsi NTB, Lalu M Faozal, juga sudah mulai dilaksanakan. Proses recovery amenitas di 3 Gili diawali dengan bersih-bersih sampah.

“Ini sedang dikerjakan,” laporan Faozal.

Hotel-hotel di Lombok, lanjut Faozal, juga sudah mulai dibuka untuk para tamu pascagempa. Amenitas sudah mulai beroperasi.

“Sembari merenovasi kerusakan kecil, sedangkan yang rusak berat sedang diverifikasi oleh asuransi,” ujarnya.

Soal refund tiket pesawat bagi wisatawan yang reroute dan cancel penerbangan ke Lombok, juga sudah tertangani. Ketua Tim CC, Guntur Sakti, menuturkan, wisatawan yang membatalkan penerbangannya sudah mendapatkan penggantian, sesuai dengan peraturan Menhub dan maskapai.

Tourist Information Center Bandara Lombok Praya (TIC LOP) juga tetap dibuka seperti biasa untuk memberikan layanan informasi kepariwisataan,” ujarnya.

Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, Kementerian ESDM dan relawan masih menyisir dan melakukan evakuasi terhadap masyarakat korban gempa. Evakuasi korban terus dilakukan di warga.

Gubernur NTB, Muhammad Zainul Majdi,  mengatakan, dalam rapat terbatas telah disepakati bahwa proses rehabilitasi akan dimulai, sambil proses tangap darurat berjalan. Hal itu diawali dengan pembersihan bekas reruntuhan rumah.

Pembersihan dimulai Senin, 13 Agustus 2018.

Masyarakat dapat memperoleh informasi lebih lanjut melalui Call Center Posko Tanggap Darurat, Pulau Lombok dengan di nomor 0853 3863 9789 dan 0859 6147 2837, sementara itu, Call Center Pospenas Pos Pendampingan Nasional BNPB melalui 0853 3365 6353.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

×