Geger Kerajaan Ubur-ubur, Ini 5 Ajarannya yang Dianggap Sesat

Reza Gunadha | Suara.com

Selasa, 14 Agustus 2018 | 14:20 WIB
Geger Kerajaan Ubur-ubur, Ini 5 Ajarannya yang Dianggap Sesat
MUI Kota Serang dan Polres Serang Kota sedang mediasi dengan pimpinan Kerajaan Ubur-ubur. [Qizink/BantenNews.co.id]

Suara.com - Publik digegerkan oleh aktivitas sekelompok orang yang menyebut dirinya sebagai anggota Kerajaan Ubur-ubur, di Sayabulu, Kelurahan/Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten.

Sekretaris MUI Kota Serang Amas Tajudin mengatakan, ajaran yang dianut Kerajaan Ubur-ubur adalah sesat.

“Pemimpinnya eorang perempuan bernama Siti Aisyah atau yang bernama asli Aisyah Tusalamah Baiduri Intan,” kata Amas, Selasa (14/8/2018).

Ia mengatakan, perwakilan Majelis Ulama Indonesia Kota Serang dan Polres Serang telah menyambangi rumah Aisyah yang menjadi pusat aktivitas Kerajaan Ubur-ubur, Senin (13/8).

Amas menuturkan, dalam mediasi yang dilakukan, MUI meminta Aisyah menghentikan seluruh aktivitanya karena meresahkan warga.

Sebab, kata dia, sedikitnya terdapat lima ajaran Kerajaan Ubur-ubur yang dianggap menyimpang dari agama Islam.

Kelima ajaran terebut ialah:

  1. Siti Aisyah mengajarkan Nabi Muhammad SAW sebenarnya adalah perempuan dan lahir di Indonesia, bukan di jazirah Arab.
  2. Aisyah dan para pengikutnya meyakini Allah atau Tuhan tidak kekal, dan memunyai makam petilasan di Serang, Banten.
  3. Aisyah mengajarkan Kakbah bukanlah kiblat beribadah atau salat. Kakbah hanya tempat pemujaan.
  4. Batu Hajar Aswad yang disucikan oleh umat Islam hakikatnya adalah simbolisasi alat kelamin perempuan.
  5. Siti Aisyah yang mengakui dirinya sebagai titisan Ratu Kidul menganjurkan pengikutnya agar mengimani Nyai Roro Kidul—ratu Pantai Selatan dalam mito masyarakat Jawa kuno.

”Tak hanya itu, mereka juga memunyai syahadat yang berbeda dengan Islam pada umumnya,” kata Amas seperti diberitakan Bantennews—jaringan Suara.com.

Ia mengatakan, Kerajaan Ubur-ubur meresahkan, karena segala aktivitasnya mengatasnamakan Islam serta berdasarkan pada Alquran.

”Kalau seperti itu, Islam sudah ternodai,” tukasnya.

Berita ini kali pertama diterbitkan Bantennews.co.id dengan judul "Diduga Aliran Sesat, Kerajaan Ubur-ubur Resahkan Warga Kota Serang"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebut Allah Punya Makam dan Hina Hajar Aswad, Aisyah Dibekuk

Sebut Allah Punya Makam dan Hina Hajar Aswad, Aisyah Dibekuk

News | Senin, 13 Agustus 2018 | 20:29 WIB

Sekte Kerajaan Ubur-ubur, Aisyah: Nabi Muhammad itu Perempuan

Sekte Kerajaan Ubur-ubur, Aisyah: Nabi Muhammad itu Perempuan

News | Senin, 13 Agustus 2018 | 19:57 WIB

11 Kali Beraksi, Bandit Ditangkap karena Jambret Tukang Bakso

11 Kali Beraksi, Bandit Ditangkap karena Jambret Tukang Bakso

News | Kamis, 09 Agustus 2018 | 17:51 WIB

Polisi: Pembunuh Buruh Kasar di Tambora 2 Orang

Polisi: Pembunuh Buruh Kasar di Tambora 2 Orang

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 13:10 WIB

Pembunuh Buruh Kasar di Tambora Diduga Tiga Orang

Pembunuh Buruh Kasar di Tambora Diduga Tiga Orang

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 11:30 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB