Diduga Aliran Sesat, Polisi Periksa 2 Penggawa Kerajaan Ubur-ubur

Reza Gunadha

Selasa, 14 Agustus 2018 | 17:16 WIB
Diduga Aliran Sesat, Polisi Periksa 2 Penggawa Kerajaan Ubur-ubur
Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin beri keterangan kepada wartawan terkait diamankannya seorang wanita diduga menyebarkan aliran sesat. [Banten Hits/Mahyadi]

Suara.com - Polres Serang masih mendalami dugaan penistaan agama yang dilakukan sekelompok orang dari Kerajaan Ubur-ubur, yang dianggap meresahkan oleh masyarakat daerah Sayabulu, Kelurahan/Kecamatan Serang.

“Saat ini baru dua yang sudah diperiksa yaitu NS dan SN, dan Insyaallah kami akan periksa dua orang lagi pengikutnya,” ujar Kapolres Serang Ajun Komisaris Besar Komarudin ditemui Bantennews—jaringan Suara.com di Mapolres Kota Serang, Selasa (14/8/2018).

Komarudin menjelaskan, NS diperiksa karena mengaku sebagai kepala suku dan juga membidangi masalah ritual di Kerajaan Ubur-ubur.

Sementara SN adalah kepala keamanan kerajaan. Mereka masih sangat tertutup untuk memberi keterangan.

“Untuk itu kami akan lebih dalam lagi cari keterangan dari anggota pengikut lainnya, dan kami akan sentuh ibu Aisyah yang menjadi ratu kerajaan, untuk mendapat keterangan lebih dalam lagi,” ujarnya.

Kekinian, kepolisian sudah mengantongi barang bukti seperti tafsir Alquran, struktur organisasi, foto pasangan suami istri yaitu Aisyah dan Rudi, serta beberapa dokumen lain yang berhubungan dengan ajaran Kerajaan Ubur-ubur tersebut.

“Dari barang bukti yang kami dapat, kami juga kesulitan untuk memahaminya. Jadi kami belum menentukan tersangka. Harus masih menggali keterangan lagi,” ucapnya.

Sebelumnya, warga lingkungan Sayabulu diresahkan dengan adanya kegiatan sekelompok orang dalam organisasi Kerajaan Ubur-ubur.

Kerajaan yang dipimpin pasangan suami istri bernama Rudi dan Aisyah itu diduga mengajarkan aliran sesat kepada pengikutnya.

baca juga

Perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang dan Polres Serang datang ke kediaman Rudi untuk melakukan mediasi. Di kediaman tersebut juga terdapat delapan orang yang menjadi pengikut Kerajaan Ubur-ubur.

Sekretaris MUI Kota Serang Amas Tajudin mengatakan, setelah pihaknya melakukan mediasi, dapat dinyatakan ajaran yang dianut Kerajaan Ubur-ubur merupakan ajaran sesat.

Sebab, pemimpin aliran ini mempercayai bahwa Nabi Muhammad seorang wanita dan kalimat syahadatnya berbeda.

“Kesimpulan kami dia bukan Islam. Dia menyebarkan atas nama Al-quran ini sudah meresahkan, kalau seperti itu Islam sudah ternodai,” kata Amas.

Berita ini kali pertama diterbitkan Batennews.co.id dengan judul "Polisi Periksa Para Pengikut Kerajaan Ubur-Ubur"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ma'ruf Amin Belum Mau Fatwakan Sesat Kerajaan Ubur-ubur

Ma'ruf Amin Belum Mau Fatwakan Sesat Kerajaan Ubur-ubur

News | Selasa, 14 Agustus 2018 | 16:13 WIB

Geger Kerajaan Ubur-ubur, Ini 5 Ajarannya yang Dianggap Sesat

Geger Kerajaan Ubur-ubur, Ini 5 Ajarannya yang Dianggap Sesat

News | Selasa, 14 Agustus 2018 | 14:20 WIB

Sebut Allah Punya Makam dan Hina Hajar Aswad, Aisyah Dibekuk

Sebut Allah Punya Makam dan Hina Hajar Aswad, Aisyah Dibekuk

News | Senin, 13 Agustus 2018 | 20:29 WIB

Sekte Kerajaan Ubur-ubur, Aisyah: Nabi Muhammad itu Perempuan

Sekte Kerajaan Ubur-ubur, Aisyah: Nabi Muhammad itu Perempuan

News | Senin, 13 Agustus 2018 | 19:57 WIB

11 Kali Beraksi, Bandit Ditangkap karena Jambret Tukang Bakso

11 Kali Beraksi, Bandit Ditangkap karena Jambret Tukang Bakso

News | Kamis, 09 Agustus 2018 | 17:51 WIB

Terkini

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

Terungkap, Uang Ratusan Juta di Kanwil BPN Jatim Berasal dari Pemohon Layanan dan Setoran Kantah

Terungkap, Uang Ratusan Juta di Kanwil BPN Jatim Berasal dari Pemohon Layanan dan Setoran Kantah

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:11 WIB

Suahasil Janji Kasih Bunga KPR Murah ke Warga RI Penghasilan Rendah

Suahasil Janji Kasih Bunga KPR Murah ke Warga RI Penghasilan Rendah

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:09 WIB

Kesehatan Remaja Jadi Perhatian, Pencegahan Penyakit Tidak Menular Didorong Sejak Dini

Kesehatan Remaja Jadi Perhatian, Pencegahan Penyakit Tidak Menular Didorong Sejak Dini

Health | Jum'at, 25 September 2026 | 22:08 WIB

×