Modus Periksa Istri Hamil, Buruh di Riau Perkosa Bidan Desa

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 15 Agustus 2018 | 08:17 WIB
Modus Periksa Istri Hamil, Buruh di Riau Perkosa Bidan Desa
Ilustrasi pemerkosaan (Shutterstock).

Suara.com - Warga Desa Lubuk Kembang Sari, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau baru saja heboh atas kasus pemerkosaan. Seorang bidan di desa itu menjadi korban pemerkosaan keji oleh seorang lelaki beristri yang belakangan diketahui berinisial ES.

Berdasarkan informasi, peristiwa miris itu terjadi pada Senin (6/8/2018) lalu. Dari kabar yang beredar pemerkosaan itu terjadi sekitar pukul 21.00 WIB.

Dikutip dari laman Riauonline.co.id (jaringan Suara.com), Camat Ukui, Amri Juharza mengatakan, pelaku kabur usai memperkosa bidan desa yang sudah bersuami itu.

Amri mengungkapkan, dari pengakuan masyarakat setempat, peristiwa itu berawal saat korban dijemput pelaku di rumahnya sekitar pukul 21.00 WIB. Pelaku menjemput korban dengan alasan untuk memeriksa kandungan istrinya yang tengah hamil.

Bidan desa itu sama sekali tak curiga, sebab sebelumnya pelaku yang diketahui bekerja sebagai buruh itu juga pernah menjemputnya saat malam dengan kepentingan serupa. Namun ternyata, malam itu menjadi petaka bagi sang bidan desa.

Setibanya di rumah pelaku di SP 5 Desa Lubuk Kembang Sari, pelaku langsung mengarahkan sang bidan ke kamar. Ketika itu, pelaku terlebih dahulu menutup pintu sebelum menjalankan aksi bejatnya.

Pelaku kemudian menyekap dan mencekik korban yang sempat melawan. Korban meronta hingga pingsan akibat cekikan tangan pelaku. Tak cukup sampai di situ, pelaku juga melampiaskan nafsunya.

"Masih ada bekas cekikan di lehernya. Mata korban juga bengkak, enggak tahu karena apa. Sampai sekarang polisi masih menangani kasus ini," kata Amri kepada Riauonline.co.id, Selasa (7/8/2018).

Usai melampiaskan nafsu bejatnya, pelaku meninggalkan korban di kamar dan mengunci pintu depan dari dalam. Beruntung korban tersadar ketika telepon genggamnya berdering.

Melihat pelaku tak ada lagi, korban yang mendapati dirinya setengah telanjang langsung kabur dari pintu belakang dan mencari pertolongan.

Berdasarkan keterangan warga, pelaku diketahui merupakan warga yang baru dua pekan tinggal di desa itu. Sedangkan, istrinya tidak pernah pulang sejak tiga hari sebelum peristiwa nahas itu terjadi.

Pelaku Ditangkap

Tiga hari usai kejadian, tepatnya pada Kamis, 9 Agustus 2018, ES, pelaku pemerkosaan bidan desa di Kecamatan Ukui akhirnya berhasil ditangkap polisi.

Tim gabungan Jatanra Polda Riau, Satuan Reserse Kriminal Polres Pelalawan, dan Polsek Ukui membekuk pelaku di sebuah bengkel milik warga, Jalan Lintas Timur Simpang Kancil, Kecamatan Batang Gansal Indragiri Hulu.

ES dicokok polisi usai tiga hari pencarian. Saat ditangkap, ES sempat mencoba melawan dengan merebut senjata api milik polisi. Sebab itu, polisi terpaksa menembak kaki kanannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gadis Diperkosa Bergilir Duo Begal Sadis di Kelapa Gading

Gadis Diperkosa Bergilir Duo Begal Sadis di Kelapa Gading

News | Selasa, 14 Agustus 2018 | 20:27 WIB

Akhirnya Dirut PLN Sofyan Basir Penuhi Panggilan KPK

Akhirnya Dirut PLN Sofyan Basir Penuhi Panggilan KPK

News | Selasa, 07 Agustus 2018 | 14:10 WIB

Buron Penyelundupan BBM Rp 1,3 T Ditangkap Saat Liburan di Bali

Buron Penyelundupan BBM Rp 1,3 T Ditangkap Saat Liburan di Bali

News | Minggu, 05 Agustus 2018 | 10:40 WIB

Tolak Pegang Alat Vital, Tukang Becak Gorok Leher Siswi SMP

Tolak Pegang Alat Vital, Tukang Becak Gorok Leher Siswi SMP

News | Sabtu, 04 Agustus 2018 | 20:38 WIB

Terkini

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:54 WIB

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:50 WIB

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:43 WIB

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:30 WIB

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:08 WIB

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:54 WIB

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:30 WIB

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:21 WIB

Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru

Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:18 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku

Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:08 WIB