KPK Tangkap Kepala Daerah di Dekat Istana Presiden, Tjahjo Malu

Reza Gunadha, Nikolaus Tolen

Rabu, 15 Agustus 2018 | 19:10 WIB
KPK Tangkap Kepala Daerah di Dekat Istana Presiden, Tjahjo Malu
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. [Suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumulo mengungkapkan kekecewannya, terhadap praktik korupsi yang yang dilakukan oleh anak buahnya.

Pasalnya, Tjahjo mengakui baru mengetahui ada praktik penjualan Surat Keputusan (SK) penetapan pejabat-pejabat satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ditandatanganinya.

Menurutnya, setiap tahun, dia menandatangni 514 SK pengangkatan pejabat daerah, dan satu tanda tangan dijual Rp 10 juta per kabupaten oleh anak buahnya.

"Saya sudah 3 tahun 10 bulan menjadi Mendagri. Saya menandatangani 514 SK tingkat kabupaten/kota, baru tahu dua hari yang lalu bahwa tandatangan saya itu per kabupaten dijual Rp 10 juta,"  katanya di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (15/8/2018).

Tjahjo tidak menjelaskan jumlah uang yang telah didapat oleh anak buahnya dari hasil penjualan SK yang ditandatanganinya tersebut selama tiga tahun terakhir.

Namun, kalau dihitung, selama tiga tahun anak buahnya tersebut mendapatkan uang sedikitnya Rp 15 miliar.

"Tiga tahun tidak tahu, saya kejar sudah pensiun orangnya, itu contoh kecil," kata Tjahjo.

Karena itu, Politikus PDI Perjuangan yang kini duduk di pemerintahan tersebut mengaku malu kepada pemimpin KPK. Pasalnya, integritas yang dimiliki oleh anak buahnya sangat rendah.

"Belum perizinan, kami undang gubernur ke KPK, dijelaskan masalah pertambangan, perizinan pertambangan. Ada satu gubernur yang teriaknya keras, eh kena OTT masalah pertambangan," katanya.

baca juga

Bahkan,  dia menceritakan kepala daerah yang dihadirkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara untuk mendengarkan arahan, malah kemudian ditangkap KPK setelah pulang dari Istana.

"Seluruh gubernur, bupati, wali kota, dikumpulkan oleh bapak presiden di istana untuk memahami area rawan korupsi, perencanaan anggaran, dana hibah bansos, mekanisme jual beli barang dan jasa, berkaitan dengan perjalanan dinas, mutasi PNS, dan perizinan. Bubar pertemuan, kepala daerah di OTT KPK di dekat istana," kata Tjahjo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mendagri Tak Masalah Sandiaga Belum Kirim Surat Pengunduran Diri

Mendagri Tak Masalah Sandiaga Belum Kirim Surat Pengunduran Diri

News | Rabu, 15 Agustus 2018 | 17:58 WIB

Punya Utang Rp 1,1 Miliar, Harta Kekayaan Jokowi Rp 50 Miliar

Punya Utang Rp 1,1 Miliar, Harta Kekayaan Jokowi Rp 50 Miliar

News | Rabu, 15 Agustus 2018 | 16:27 WIB

Tak Transparan, Rotasi Pejabat KPK Dikritisi Pegawai Sendiri

Tak Transparan, Rotasi Pejabat KPK Dikritisi Pegawai Sendiri

News | Rabu, 15 Agustus 2018 | 16:24 WIB

KPK Didesak Usut Kasus Dugaan Mahar Politik Sandiaga Uno

KPK Didesak Usut Kasus Dugaan Mahar Politik Sandiaga Uno

News | Rabu, 15 Agustus 2018 | 16:04 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×