LBH: Massa Pemuda Pancasila Rusak Asrama Mahasiswa Papua

Reza Gunadha

Rabu, 15 Agustus 2018 | 19:19 WIB
LBH: Massa Pemuda Pancasila Rusak Asrama Mahasiswa Papua
Asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasa, Surabaya, Jawa Timur, diserang dan dirusak massa Pemuda Pancasila, Rabu (15/8/2018) siang. Hingga kekinian, situasi sekitar asrama masih mencekam. [Suara.com/Achmad Ali]

Suara.com - LBH Surabaya membantah klaim Pemuda Pancasila yang menyebut satu anggotanya dibacok saat menggeruduk Asrama Mahasiswa Papua, Jalan Kalasan, Rabu (15/8/2018) siang.

Sahura, Pengacara Publik LBH Surabaya, mengatakan, tak ada mahasiswa Papua yang membacok anggota PP. Sebaliknya, PP adalah pihak yang menyeruak masuk ke area asrama.

"Tidak ada pembacokan, yang terjadi siang tadi adalah, salah satu dari anggota ormas itu berlari dan terjatuh. Memang ada yang berdarah," tegas Sahura.

Ia menjelaskan, Rabu siang, sejumlah orang PP mendatangi Asrama Mahasiswa Papua. Massa mengklaim, mereka datang karena asrama itu belum mengibarkan bendera Merah Putih menjelang hari ulang tahun kemerdekaan RI.

“Kedatangan mereka disambut mahasiswa. Tapi, saat itu ada kesalahpahaman, yakni ada mahasiswa yang berlari. PP mengira ada yang menyerang, sehingga terjadilah keributan,” tuturnya.

Sahura menegaskan, informasi sepihak maupun pemberitaan mengenai mahasiswa Papua membacok anggota Pemuda Pancasila adalah salah.

Sebaliknya, massa Pemuda Pancasila melakukan perusakan terhadap asrama mahasiswa Papua.

"Saya klarifikasi. Tidak ada pembacokan yang dilakukan oleh mahasiswa. Malah pihak ormas telah melakukan perusakan pagar," jelasnya.

Sebelumnya, Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasa, Surabaya, Jawa Timur, diserang dan dirusak massa Pemuda Pancasila, Rabu (15/8/2018) siang. Hingga kekinian, situasi sekitar asrama masih mencekam.

baca juga

Basuki, satu dari sekian orang yang menyerang asrama itu mengklaim, peristiwa tersebut dilatari tindakan mahasiswa asal Papua yang tidak mengibarkan Bendera Merah Putih di pemondokan menjelang hari peringatan kemerdekaan RI.

"Saat kami berusaha memasang Bendera Merah Putih dari luar pagar, mereka berteriak. Bahkan mereka sempat melakukan pemukulan terlebih dahulu. Karena itu kami memukul balik untuk membela diri," ujarnya.

Tak berhenti di situ, tambah Basuki, mahasiswa asal Papua itu kemudian berlari ke dalam asrama untuk mengambil parang.

"Saat terjadi adu pukul, mereka berlari masuk ke dalam asrama untuk mengambil parang. Sajam tersebut disabetkan ke salah satu rekan kami hingga terluka. Saat ini rekan kami itu tengah berada di Polrestabes Surabaya untuk membuat laporan," kata Basuki.

Kontributor : Achmad Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Asrama Mahasiswa Papua Diserang Pemuda Pancasila, Pagar Rusak

Asrama Mahasiswa Papua Diserang Pemuda Pancasila, Pagar Rusak

News | Rabu, 15 Agustus 2018 | 16:43 WIB

283 Teroris Ditangkap Pasca Bom Surabaya

283 Teroris Ditangkap Pasca Bom Surabaya

News | Selasa, 07 Agustus 2018 | 12:42 WIB

Surabaya Kalahkan Bali Sebagai Kota Wisata Terbaik

Surabaya Kalahkan Bali Sebagai Kota Wisata Terbaik

Lifestyle | Kamis, 02 Agustus 2018 | 20:00 WIB

Polri: 242 Terduga Teroris Masih Diperiksa Densus 88

Polri: 242 Terduga Teroris Masih Diperiksa Densus 88

News | Rabu, 01 Agustus 2018 | 15:30 WIB

Terkini

Fakta Hukum di Balik Terkaitnya Nama Nabila Gardena dalam Kasus Timah

Fakta Hukum di Balik Terkaitnya Nama Nabila Gardena dalam Kasus Timah

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:01 WIB

Promo Sepeda Listrik Exotic EV 929 di Transmart, Banting Harga Jadi Rp4 Jutaan

Promo Sepeda Listrik Exotic EV 929 di Transmart, Banting Harga Jadi Rp4 Jutaan

Otomotif | Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League

Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League

Bola | Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:53 WIB

Laba Bank SMBC Indonesia Naik, Kredit Tembus Rp 185,3 Triliun

Laba Bank SMBC Indonesia Naik, Kredit Tembus Rp 185,3 Triliun

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:50 WIB

Intip Daftar Mobil Keluarga 7 Seater Irit BBM, Harga Terjangkau Mirip Motor 250cc

Intip Daftar Mobil Keluarga 7 Seater Irit BBM, Harga Terjangkau Mirip Motor 250cc

Otomotif | Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:50 WIB

Kekerasan Seksual Siswi di Bali, Sekolah Harus Pasang CCTV hingga Larang Guru Berduaan dengan Murid

Kekerasan Seksual Siswi di Bali, Sekolah Harus Pasang CCTV hingga Larang Guru Berduaan dengan Murid

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45 WIB

Anime Mii-chan and Yamada-san Picu Perdebatan, Tim Produksi Beri Tanggapan

Anime Mii-chan and Yamada-san Picu Perdebatan, Tim Produksi Beri Tanggapan

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45 WIB

Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2, Kapal-kapal Dikerahkan Evakuasi Penumpang

Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2, Kapal-kapal Dikerahkan Evakuasi Penumpang

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:37 WIB

Hoaks Pendaftaran Kartu Debit SeaBank Berhadiah di Facebook

Hoaks Pendaftaran Kartu Debit SeaBank Berhadiah di Facebook

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:36 WIB

LPS Ungkap Ketimpangan Tabungan, Rekening Kecil Menyusut Saat Dana Orang Kaya Melonjak

LPS Ungkap Ketimpangan Tabungan, Rekening Kecil Menyusut Saat Dana Orang Kaya Melonjak

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:36 WIB

×