Gempa Lombok Berulang Kali, Pengungsi Mulai Kehabisan Logistik

Pebriansyah Ariefana

Senin, 20 Agustus 2018 | 17:41 WIB
Gempa Lombok Berulang Kali, Pengungsi Mulai Kehabisan Logistik
Sejumlah warga beristirahat dekat rumahnya yang roboh pascagempa di Dusun Labuan Pandan, Desa Padak Guar, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, NTB, Senin (20/8). ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

Suara.com - Korban gempa Lombok di Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengungsi sampai ke Kabupaten Jembrana, Bali, dengan menumpang di rumah saudaranya. Anak-anak mengalami trauma.

"Saya memutuskan kesini karena mencari tempat yang lebih aman," kata Chairul Umar (25), pengungsi dari Pulau Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, yang mengungsi bersama isteri serta dua anaknya ke Dusun Ketapang, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Senin (20/8/2018).

Apalagi, anaknya masih mengalami trauma akibat gempa tersebut, sehingga setelah sempat beberapa hari hidup di pengungsian, akhirnya memutuskan pulang ke rumah ibunya di Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Dengan pertimbangan keamanan serta mencari pekerjaan sementara, ia bersama isteri serta dua anaknya yang masing-masing masih berusia 10 tahun dan 9 bulan sampai di Desa Pengambengan, Jumat (17/8/2018) lalu.

Meskipun sudah berada di wilayah yang relatif aman dari gempa, ia mengaku, masih sering kaget saat mendengar bunyi karena sebelum gempa keras di Lombok, ia mendengar suara seperti dentuman.

"Rata-rata orang di Lombok Utara mendengar dentuman keras sebelum gempa datang. Makanya sampai sekarang, meskipun tidur kalau ada bunyi saya masih sering kaget," katanya.

Suyanti (32), isteri Chairul mengatakan, saat di Pulau Gili Trawangan berjualan baju di objek wisata setempat bersama suaminya. Kini, akibat gempa, ia belum tahu kapan bisa berjualan lagi, sedangkan bekal yang dibawa sudah mulai habis, bahkan kesulitan untuk membelikan minyak telon serta "pampers" bagi anaknya yang masih bayi.

Untuk mendapatkan hasil sekadarnya, ia bersama saudaranya di Pengambengan ikut membantu mendorong sampan serta membuka ikan nelayan yang baru datang dari melaut.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana Ketut Eko Susilo mengatakan pihaknya sudah menyebarkan formulir ke tiap desa untuk diisi jika ada pengungsi yang masuk ke wilayahnya.

"Yang di Desa Pengambengan ini, kami sudah koordinasi dengan aparat desa setempat agar dilakukan pendataan sebagai dasar kami memberikan bantuan," katanya.

baca juga

Keberadaan Chairul, Suyanti serta Dewi Sekar Ayu dan Novian Chairul Saputra yang menjadi korban gempa Lombok mengundang simpati dari sejumlah kalangan di Desa Pengambengan. Bantuan swadaya bagi pengungsi yang saat ini berada di rumah Yaniah (40), sepupunya, mulai berdatangan khususnya untuk kebutuhan anak mereka yang masih bayi.

"Tadi spontan kami di desa mengumpulkan sejumlah uang, ini saya serahkan amanah dari kawan-kawan di desa semoga bisa meringankan," kata Rofiq, salah seorang aparat desa yang menjenguk keluarga Chairul.

Sementara untuk Dewi Sekar Ayu yang masih bersekolah kelas V SD, juga mendapatkan perhatian dari SD Negeri 2 Pengambengan yang bersedia menampung sementara agar anak ini tidak terputus pendidikannya.

Selain SD Negeri 2 Pengambengan, MI Darussalam Pengambengan juga menyatakan siap menampung anak pengungsi ini, namun menyerahkan sepenuhnya pilihan untuk menentukan lokasi sekolah kepada Dewi. Hingga informasi ini dilaporkan, beberapa pihak sudah menyatakan siap untuk memberikan bantuan kepada Chairul beserta keluarganya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Bantuan yang Paling Dibutuhkan Korban Gempa Lombok

Ini Bantuan yang Paling Dibutuhkan Korban Gempa Lombok

Press Release | Senin, 20 Agustus 2018 | 16:51 WIB

Mensos Koordinasi Seluruh Kementrian Atasi Bencana Gempa Lombok

Mensos Koordinasi Seluruh Kementrian Atasi Bencana Gempa Lombok

News | Senin, 20 Agustus 2018 | 16:03 WIB

Lombok Kembali Dilanda Gempa, AirNav Pastikan Penerbangan Normal

Lombok Kembali Dilanda Gempa, AirNav Pastikan Penerbangan Normal

News | Senin, 20 Agustus 2018 | 12:15 WIB

Gempa Lombok Terulang, Menkes Sebut Wabah Penyakit Sudah Muncul

Gempa Lombok Terulang, Menkes Sebut Wabah Penyakit Sudah Muncul

News | Senin, 20 Agustus 2018 | 12:02 WIB

Gempa Lombok 6,9 SR, Korban Meninggal Bertambah Jadi 10 Orang

Gempa Lombok 6,9 SR, Korban Meninggal Bertambah Jadi 10 Orang

News | Senin, 20 Agustus 2018 | 11:57 WIB

Terkini

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

×