Panitia Pameran Aniaya dan Rampas Uang Pemuda Difabel

Reza Gunadha, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 21 Agustus 2018 | 22:05 WIB
Panitia Pameran Aniaya dan Rampas Uang Pemuda Difabel
Wakapolres Jakarta Pusat AKBP Ari Ardian Saat Merilis Kasus Penganiayaan Pemuda Difabel di Polres Metro Jakarta Pusat, Selasa (21/8/2018). (Suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Sembilan tersangka kasus penganiayaan terhadap pemuda difabel bernama Ali Rahmat Firmansyah alias Iyan (20), dikenakan pasal berlapis.

Selain dijerat memakai Pasal 170 KUHP tentang tindak kekerasan dengan pengeroyokan, polisi juga menerapkan Pasal Penggelapan karena diduga para tersangka juga merampas uang korban.

"Ya karena ada yang mengambil uangnya, kami lapis dengan pasal penggelapan," kata Wakapolres Metro Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Ari Ardian di kantornya, Selasa (21/8/2018).

Saat dituduh melakukan pencurian di acara pameran flora dan fauna di Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat, para tersangka yang terdiri dari 4 petugas keamanan dan 5 panitia acara pemeran itu mengambil uang di kantong Iyan sebesar Rp 5,4 juta.

Ari menyampaikan, uang yang diambil dari Iyan berkurang sekitar Rp 3 juta saat para pelaku menyerahkan korban ke Dinas Sosial Jakarta Pusat

"Pada saat penggeledahan, korban membawa uang Rp 5.400.500, tapi saat dibawa ke dinas sosial uangnya berkurang Rp3 juta. Jadi yang diserahkan Rp 2,400.500," kata dia.

Terkait penelusuran kasus ini, polisi tak menemukan indikasi Iyan terlibat dalam aksi pencurian setelah diamankan oleh para tersangka di acara pameran tersebut. 

"Sejauh ini kita tidak menemukan adanya bukti bahwa yang bersangkutan adalah pelaku copet," beber Ari.

Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan sembilan tersangka. Mereka adalah AS alias PA, HS, RFS, SN, S alias Y, BMB, ADN alias ANA, DR dan perempuan berinisial MR alias R.

Kasus penganiayaan terhadap pemuda difabel itu terungkap setelah Iyan dikabarkan hilang sejak meninggalkan rumah pada Jumat (17/8).

Iyan baru ditemukan pada Sabtu (18/8) saat dibawa petugas ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 Kedoya, Jakarta Barat.

Akibat aksi penganiayan itu, Iyan mengalami luka-luka di sekujur tubuh yakni lebam di bagian wajah, mata, punggung, perut dan kaki. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kabur, Polisi Buru 2 Panitia Pameran Penganiaya Pemuda Difabel

Kabur, Polisi Buru 2 Panitia Pameran Penganiaya Pemuda Difabel

News | Selasa, 21 Agustus 2018 | 20:57 WIB

Teka-teki Penganiaya Pemuda Keterbelakangan Mental Terungkap

Teka-teki Penganiaya Pemuda Keterbelakangan Mental Terungkap

News | Selasa, 21 Agustus 2018 | 12:01 WIB

Adiknya Dianiaya, Wanggai: Mereka Tak Mengerti Kemanusiaan

Adiknya Dianiaya, Wanggai: Mereka Tak Mengerti Kemanusiaan

News | Senin, 20 Agustus 2018 | 23:32 WIB

Ini Kronologi Penganiayaan Adik Imanuel Wanggai di Sekolah

Ini Kronologi Penganiayaan Adik Imanuel Wanggai di Sekolah

News | Senin, 20 Agustus 2018 | 23:19 WIB

Adik Dianiaya di Sekolah, Pemain Persipura: Pelakunya Tiga Orang

Adik Dianiaya di Sekolah, Pemain Persipura: Pelakunya Tiga Orang

News | Senin, 20 Agustus 2018 | 19:30 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB