Polisi Periksa Lelaki Cepak soal Kasus Pemukulan Anak di Tol

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 23 Agustus 2018 | 15:53 WIB
Polisi Periksa Lelaki Cepak soal Kasus Pemukulan Anak di Tol
Pelaku pemukulan diduga adalah oknum TNI, karena terpasang stiker TNI di pelat nomor B 1207 TGZ mobil Chevrolet Captiva yang dikendarai pelaku.

Suara.com - Penyidik Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya sedang memeriksa lelaki berinisial MA yang diduga sebagai pelaku pemukulan terhadap anak laki-laki berinisial RAT (14) di kawasan Tol Jagorawi.

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta menyampaikan jika kedatangan MA atas inisiatif polisi untuk bisa menggali keterangan MA terkait insiden pemukulan korban di kawasan tol arah Jakarta menuju Cibubur, Jakarta Timur.

"Yang bersangkutan (MA) di panggil ke Polda," kata Nico saat dihubungi Suara.com, Kamis (23/8/2018).

Nico belum bisa berkomentar banyak perihal kasus pemukulan yang diduga dilakukan pria berambut cepak tersebut. Pasalnya, hingga kini polisi masih memeriksa MA setelah memenuhi panggilan dalam kasus tersebut.

"Dia (MA) sudah datang memenuhi panggilan," kata Nico.

Pemeriksaan ini berkaitan dengan laporan ibu korban bernama Dwita Yulianty (54). Laporan terkait kasus pemukulan itu telah diterima polisi dengan nomor LP/4441/VIII/2018/PMJ/Dit. Reskrimum tertanggal 22 Agustus 2018.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, MA diketahui bekerja sebagai pegawai di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi dari polisi soal jati diri MA.

"KTP-nya wiraswasta," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dihubungi secara terpisah.

Aksi pemukulan terhadap bocah itu pun ramai diperbicangkan setelah beredar rekaman video yang menayangkan wajah RAT berlumuran darah viral di media sosial, Rabu, kemarin.

baca juga

Berdasarkan video berdurasi 15 detik, pelaku pemukulan diduga adalah anggota tentara, karena terpasang stiker TNI di pelat nomor B 1207 TGZ mobil Chevrolet Captiva yang dikendarai pelaku. Melalui video viral, wajah pria berambut cepak yang diduga sebagai pelaku pemukulan itu pun nampak tersorot kamera amartir.

Namun, Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Slamet mengaku belum bisa memastikan apakah RAT dipukul oknum tentara.

"Itu belum tahu. Kita belum tahu. Kalau identitas mobilnya iya, cuma kalau oknumnya belum tahu," kata Slamet.

Berdasarkan penelusuran sementara, mobil yang dikendarai pelaku pemukulan tersebut bukan merupakan kendaraan dinas anggota TNI.

"Bukan, kalau itu bukan pelat TNI. Itu pelat nomor umum," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Richard Muljadi Cucu Miliarder Resmi Ditahan Polisi

Richard Muljadi Cucu Miliarder Resmi Ditahan Polisi

News | Kamis, 23 Agustus 2018 | 15:27 WIB

Viral! Diduga Oknum TNI Hajar Bocah Laki-laki di Gerbang Tol

Viral! Diduga Oknum TNI Hajar Bocah Laki-laki di Gerbang Tol

News | Kamis, 23 Agustus 2018 | 14:20 WIB

Richard Muljadi Cucu Miliader Ditangkap Gara-gara Kado Pernikahan

Richard Muljadi Cucu Miliader Ditangkap Gara-gara Kado Pernikahan

News | Rabu, 22 Agustus 2018 | 20:21 WIB

Richard Muljadi Isap Kokain di Toiletnya, Vong Kitchen Tertutup

Richard Muljadi Isap Kokain di Toiletnya, Vong Kitchen Tertutup

News | Rabu, 22 Agustus 2018 | 19:20 WIB

Terkini

Raih Kontrak Rp1,16 T, WSKT Rampungkan Pembangunan Satu Sekolah Rakyat di Surabaya

Raih Kontrak Rp1,16 T, WSKT Rampungkan Pembangunan Satu Sekolah Rakyat di Surabaya

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:16 WIB

Datangi Rutan KPK, Pengacara Febrie Adriansyah Beberkan Dugaan Kejanggalan pada Sprindik Kejagung

Datangi Rutan KPK, Pengacara Febrie Adriansyah Beberkan Dugaan Kejanggalan pada Sprindik Kejagung

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Bahlil Semprot AMPG: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'

Bahlil Semprot AMPG: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Menebak Isi Pembicaraan Perdamaian AS - Iran Terbaru

Menebak Isi Pembicaraan Perdamaian AS - Iran Terbaru

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:06 WIB

RI Masih Senang Impor Minyak Bikin Neraca Dagang Tekor di Juni

RI Masih Senang Impor Minyak Bikin Neraca Dagang Tekor di Juni

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Mitchell Baker Jadi Ujung Tombak Indonesia, Vietnam Andalkan Bek 196 Cm Jadi Striker?

Mitchell Baker Jadi Ujung Tombak Indonesia, Vietnam Andalkan Bek 196 Cm Jadi Striker?

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Terbukti Lakukan Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat

Terbukti Lakukan Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat

Video | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Habiburokhman Sentil Konten Eben Martono: Rekam SPG GIIAS Tanpa Izin Bisa Dipidana

Habiburokhman Sentil Konten Eben Martono: Rekam SPG GIIAS Tanpa Izin Bisa Dipidana

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:59 WIB

Prabowo Bangga Setiap Timnas Bertanding, Merah Putih Mampu Menyatukan Seluruh Rakyat Indonesia

Prabowo Bangga Setiap Timnas Bertanding, Merah Putih Mampu Menyatukan Seluruh Rakyat Indonesia

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:58 WIB

Rokok Ilegal Diprediksi Naik 42 Persen Jika Aturan Kemasan Polos Dijalankan

Rokok Ilegal Diprediksi Naik 42 Persen Jika Aturan Kemasan Polos Dijalankan

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:57 WIB

×