Aqilla Dibunuh Ayah Tiri, Kakek: Saya Kehilangan Teman Salat

Reza Gunadha | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Jum'at, 24 Agustus 2018 | 19:43 WIB
Aqilla Dibunuh Ayah Tiri, Kakek: Saya Kehilangan Teman Salat
Gatot, kakek AAP, balita berusia 2 tahun meninggal dunia setelah dianiaya ayah tirinya berinisial AS (27). Ia meninggal dunia setelah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Koja, Jakarta Utara, Jumat (24/8/2018). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Suara.com - Aqilla Agustina Pratiwi, balita berusia 2 tahun yang meninggal dunia karena dianiaya ayah tirinya, Adrianus Sayow (27) menyisakan kesedihan mendalam pada keluarga kandungnya.

Balita itu meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah Koja, Jakarta Utara, Jumat (24/8/2018). Ia sempat dirawat pada sehari sebelumnya, Kamis (23/8), karena koma setelah dianiaya Adrianus.

Kakek korban, Gatot (56), mengatakan korban merupakan cucu kesayangannya. Dirinya mengungkapkan, korban kerap dititipkan ke rumah Gatot bila ibu korban, Yanti, sedang bekerja.

"Aslinya Aqilla itu dititipkan kepada saya. Aqilla lebih dekat dengan saya. Setiap saya pulang kerja, yang lebih dulu saya tanya itu di mana Aqilla,” tutur Gatot di RSUD Koja, Jakarta Utara, Jumat (24/8/2018).

Gatot menuturkan, cucu kesayangannya tersebut kerap ia ajak salat di masjid. Lelaki asli Kota Malang tersebut juga kerap mengajak korban berjalan-jalan menggunakan sepeda motor sebelum ia berangkat bekerja.

"Yang paling saya ingat itu, saya selalu mengajak dia salat. Dia sering ngomong 'pak ikut' terus saya mandikan, saya pakaikan pampers, saya ajak ke masjid. Dia selalu salat di samping saya. Kalau pagi, sering saya ajak jalan-jalan sebelum mandi. Kadang saya pakaikan roda (baby walker), dia belajar jalan,” tuturnya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Ajun Komisaris Besar Febriansyah mengatakan, motif tersangka melakukan hal tersebut lantaran tidak menginginkan kehadiran korban yang notabene  merupakan anak tiri.

"Karena tersangka tidak ingin kehadiran anak tersebut di rumah tersangka," kata Febriansyah di Polres Metro Jakarta Utara.

Tersangka dijerat sebagai tersangka memakai Undang-Undang Perlindungan Anak Pasal 80 dengan ancaman hukuman 15 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebelum Tewas, Bayi Aqilla Dipukul Pakai Helm oleh Ayah Tiri

Sebelum Tewas, Bayi Aqilla Dipukul Pakai Helm oleh Ayah Tiri

News | Jum'at, 24 Agustus 2018 | 17:40 WIB

Balita Dibunuh Ayah Tiri, Andai Ibu Tak Cabut Kesaksiannya....

Balita Dibunuh Ayah Tiri, Andai Ibu Tak Cabut Kesaksiannya....

News | Jum'at, 24 Agustus 2018 | 15:23 WIB

Balita Dibunuh Ayah Tiri, Sering Dianiaya Sejak Belum Bisa Jalan

Balita Dibunuh Ayah Tiri, Sering Dianiaya Sejak Belum Bisa Jalan

News | Jum'at, 24 Agustus 2018 | 15:01 WIB

Sempat Kritis, Balita yang Disiksa Ayah Tiri di Koja Meninggal

Sempat Kritis, Balita yang Disiksa Ayah Tiri di Koja Meninggal

News | Jum'at, 24 Agustus 2018 | 12:30 WIB

Ayah Tiri Siksa Anaknya yang Masih Balita Hingga Kritis di Koja

Ayah Tiri Siksa Anaknya yang Masih Balita Hingga Kritis di Koja

News | Jum'at, 24 Agustus 2018 | 12:10 WIB

Terkini

Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya

Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:25 WIB

BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya

BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:17 WIB

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:08 WIB

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:02 WIB

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:59 WIB

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:52 WIB

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB