Ida Fauziyah Siap Akuisisi Suara Relawan Sudirman Said

Dythia Novianty

Sabtu, 25 Agustus 2018 | 06:17 WIB
Ida Fauziyah Siap Akuisisi Suara Relawan Sudirman Said
Ida Fauziyah. [Suara.com/Adam Iyasa]

Suara.com - Ditugaskan untuk memenangkan suara kaum perempuan, Ida Fauziah yang baru saja dilantik sebagai Ketua Umum Super Jokowi (Suara Perempuan untuk Joko Widodo - Ma'ruf Amin), mengaku siap mengakuisisi kantong suara perempuan dan relawan Sudirman Said di Jawa Tengah.

Saat Pilgub Jateng, Ida mengaku secara khusus ditugaskan mengamankan suara basis perempuan Jateng. Apalagi mesin partai Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang berkiblat pada Nahdlatul Ulama (NU), yakni Fatayat dan Muslimat masuk dalam radar genggamannya.

"Kala itu memang saya ditugaskan mengamankan suara yang tak bisa ditembus Pak Sudirman Said, jadi saya kira tak ada benturan dengan beliau," kata Ida Fauziyah, usai dikonfirmasi Jumat (24/8/2018).

Ida Fauziyah mengakui, jika dalam gelaran Pilpres 2019 akan berhadapan dengan mantan pasangannya saat Pilgub Jateng tersebut. Kendati demikian, hubungan komunikasi keduanya berjalan baik saja meski berseberangan politik.

Kali ini, Ida yang dimandat partai mau tak mau harus bertarung tak hanya pada perebutan suara perempuan. Kantong suara Sudirman Said diklaimnya mampu dia ambil alih.

"Saya petugas partai, siap mengambil jatah relawan dan pendukung Sudirman Said," tandas politikus PKB.

Di Pilpres kali ini, Ida Fauziyah berada di kubu Jokowi - Ma'ruf Amin yang disokong koalisi PDIP, PKB, PPP, Golkar, NasDem, PSI, Perindo, PKPI, dan Hanura. Sementara Sudirman Said sebagai penasehat Capres Prabowo Subianto disokong Partai Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat.

"Saya rasa peluangnya sama, untuk merebut suara dengan Pak Dirman. Bagaimana caranya saja dalam meyakinkan pemilih bahwa ini pilihan yang terbaik," katanya.

Ida Fauziyah. [Suara.com/Adam Iyasa]
Ida Fauziyah. [Suara.com/Adam Iyasa]

Disinggung apakah ada kiat khusus dalam Pilpres, mantan Ketua Umum Fatayat tersebut mengaku tak memiliki strategi khusus dalam meraih suara sebanyak-banyaknya untuk Jokowi - Ma'ruf di Jateng.

baca juga

"Tinggal dihidupkan kembali saja yang kemarin itu, karena Pileg dan Pilpres jadi satu maka tinggal kembali gerakan saja (relawan)," tukasnya.

Kontributor : Adam Iyasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Tertawa Ditanya Datang Sebagai Presiden atau Capres ke KWI

Jokowi Tertawa Ditanya Datang Sebagai Presiden atau Capres ke KWI

News | Jum'at, 24 Agustus 2018 | 11:45 WIB

Alasan Tim Prabowo - Sandiaga Belum Beri Daftar Tim Pemenangan

Alasan Tim Prabowo - Sandiaga Belum Beri Daftar Tim Pemenangan

News | Kamis, 23 Agustus 2018 | 23:42 WIB

Jadi Pasangan di Pilkada, Ida - Sudirman Said Berpisah di Pilpres

Jadi Pasangan di Pilkada, Ida - Sudirman Said Berpisah di Pilpres

News | Kamis, 23 Agustus 2018 | 18:02 WIB

Super Jokowi Mau Saingi Emak-Emak Sandiaga?

Super Jokowi Mau Saingi Emak-Emak Sandiaga?

News | Kamis, 23 Agustus 2018 | 18:01 WIB

Mau Didukung Kaum Minoritas, Jokowi - Ma'ruf Harus Rangkul Ahok

Mau Didukung Kaum Minoritas, Jokowi - Ma'ruf Harus Rangkul Ahok

News | Selasa, 21 Agustus 2018 | 18:20 WIB

Sri Mulyani Mundur Jadi Jurkam Jokowi: Politik Tetap Politik

Sri Mulyani Mundur Jadi Jurkam Jokowi: Politik Tetap Politik

News | Selasa, 21 Agustus 2018 | 14:47 WIB

Terkini

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:10 WIB

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:35 WIB

Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar

Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:14 WIB

×