Menhan Ryamizard ke Amerika Beli Pesawat Hercules dan Alutsista

Rabu, 29 Agustus 2018 | 10:53 WIB
Menhan Ryamizard ke Amerika Beli Pesawat Hercules dan Alutsista
Ilustrasi pesawat Hercules KC-130. (Shutterstock)

Suara.com - Indonesia memastikan pembelian pesawat angkut C-130 Hercules dengan Amerika Serikat. Indonesia juga membeli beberapa pesawat angkut berat lain dari Amerika Serikat untuk mendukung arsitektur pengembangan pertahanan.

"Ke depan Indonesia berencana membeli beberapa alutsista dari AS, seperti pesawat angkut C-130 Hercules dan pesawat angkut berat lainnya," kata Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.

Di AS, Ryamizard melakukan kunjungan kehormatan kepada Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis, di Washington DC, pada Selasa (28/8/2018) waktu setempat.

Ia mengatakan Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan alat utama sistem persenjataan secara mandiri dalam jangka panjang secara bertahap, serta menjalin kemitraan dengan negara-negara sahabat.

"Melalui kemitraan tersebut, secara bertahap Indonesia dapat membangun kemandirian industri pertahanan, sebagai bagian dari industri strategis nasional," kata Menhan Ryamizard.

Bahkan, lanjut mantan Kepala Staf Angkatan Darat itu, Indonesia berharap tidak saja mandiri dalam memenuhi kebutuhan alat utama sistem persenjataan namun mampu untuk menjualnya kepada negara-negara sahabat.

Dalam pertemuan tersebut, menteri pertahanan kedua negara sepakat untuk meningkatkan hubungan serta kerja sama pertahanan dan militer kedua pihak di berbagai tingkatan mulai dari saling kunjung pejabat tinggi, pertukaran siswa sekolah staf dan komando, pendidikan intelijen, pertukaran informasi strategis hingga industri pertahanan.

"Berbagai kerja sama tersebut harus terus dijaga dan ditingkatkan dalam berbagai bentuk pembangunan kapasitas dan kapabilitas," kata Menhan Ryamizard.

Terkait itu, Menhan Amerika Serikat James Mattis mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus memelihara dan meningkatkan kerja sama pertahanan dengan Indonesia di berbagai tingkatan, mulai dari saling kunjung pejabat tinggi militer kedua negara, pertukaran siswa militer, latihan bersama dan pengadaan alat utama sistem persenjataan.

Baca Juga: HUT TNI ke 73 Tanpa Pamerkan Alutsista?

Amerika Serikat berkomitmen untuk memberikan tambahan alokasi bagi perwira TNI untuk mengikuti berbagai tingkatan pendidikan militer di Negeri Paman Sam tersebut, termasuk pendidikan dan latihan bagi pasukan ranger dan pasukan khusus. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI