Pelican Crossing Anies Baswedan Dinilai Rawan Kriminalitas

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Rabu, 05 September 2018 | 19:28 WIB
Pelican Crossing Anies Baswedan Dinilai Rawan Kriminalitas
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjajal pelican crossing di halte BI Jakarta. (Suara.com/Chyntia Sami bhayangkara)

Suara.com - Pelican crossing, fasilitas penyeberangan jalan terdigitalisasi, yang diterapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai ganti jembatan penyeberangan orang dinilai rawan aksi kriminalitas.

Anies meresmikan pelican crossing yang terhubung dengan Halte TransJakarta Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (4/9).

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah mengatakan, kebijakan Anies mengenai pelican crossing itu terbilang kontroversial.

”Pelican crossing itu kebijakan kontroversial, karena Anies enggan untuk melanjutkan program warisan dari gubernur sebelumnya dan membuat kebijakan sendiri. Pelican crossing  itu berisiko tinggi dalam faktor tindak kejahatan dan kecelakaan,” kata Trubus, Rabu (5/8/2018).

Trubus mengatakan, JPO jauh lebih aman bagi pejalan kaki ketimbang pelican crossing. Terlebih, pembangunan JPO merupakan kebijakan yang sudah ada sejak era gubernur sebelumnya.

Menurut Trubus, pembangunan pelican crossing memang memiliki nilai positif, yakni lebih efektif, praktis, dan efesien.

Namun, penempatan pelican crossing di jalan protokol ibu kota justru meningkatkan potensi kriminalitas dan kecelakaan.

Trubus menjelaskan, pelican crossing banyak digunakan di sejumlah negara maju. Namun, penggunaan pelican crossing di negara-negara tersebut dibarengi pemasangan kamera pengawas alias CCTV, sehingga bisa memantau aksi kriminalitas.

Tak hanya itu, perlindungan keselamatan terhadap penyeberang jalan melalui pelican crossing juga tidak terjamin. Hal itu lantaran tingkat kesadaran masyarakat Indonesia terhadap para penyeberang relatif rendah.

"Bagi saya, keselamatan para penyeberang jauh lebih utama dari sekadar alasan mempercantik tata kota. Karena kalau terjadi kejahatan kan masyarakat lagi yang jadi korban," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sambut Asian Para Games, Anies Kebut Fasilitas Ramah Disabilitas

Sambut Asian Para Games, Anies Kebut Fasilitas Ramah Disabilitas

News | Rabu, 05 September 2018 | 16:35 WIB

Ditinggal Sandiaga, Anies Ngaku Kewalahan Atur Agenda Undangan

Ditinggal Sandiaga, Anies Ngaku Kewalahan Atur Agenda Undangan

News | Rabu, 05 September 2018 | 16:14 WIB

Pengamat: Pelican Crossing Rawan Kejahatan dan Kecelakaan

Pengamat: Pelican Crossing Rawan Kejahatan dan Kecelakaan

News | Rabu, 05 September 2018 | 14:40 WIB

Di-bully karena Cium Obor Asian Games, Anies: Gak Boleh ya?

Di-bully karena Cium Obor Asian Games, Anies: Gak Boleh ya?

News | Selasa, 04 September 2018 | 17:33 WIB

Oke Oce Mart Bangkrut, Anies Bertekad Tetap Oke Oce

Oke Oce Mart Bangkrut, Anies Bertekad Tetap Oke Oce

News | Selasa, 04 September 2018 | 17:08 WIB

Terkini

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:55 WIB

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:38 WIB

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:27 WIB

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:13 WIB

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:59 WIB

Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia

Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:54 WIB

Tambahan 24 Pesawat Tempur Rafale Masih Dikaji, Kemhan Pastikan Belum Ada Kontrak Baru

Tambahan 24 Pesawat Tempur Rafale Masih Dikaji, Kemhan Pastikan Belum Ada Kontrak Baru

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:43 WIB