Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf, AKGI Siap Hilangkan Permusuhan

Ade Indra Kusuma | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Sabtu, 08 September 2018 | 19:57 WIB
Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf, AKGI Siap Hilangkan Permusuhan
AKGI mendeklarasikan dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf [Suara.com/Ummi]

Suara.com - Organisasi yang tergabung dalam Aliansi Kebangsaan Gotong Royong Indonesia (AKGI) mendeklarasikan dukungan kepada pasangan capres cawapres Jokowi-Maruf Amin.

Dalam acara tersebut hadir pula Direktur Relawan Jokowi-Maruf Maman Imanul Haq.

Ketua Umum AKGI John Nainggolan mengatakan organisasi relawan Jokowi-Maruf berfokus pada generasi milenial dan kaum ibu-ibu. 

Kata John, organisasinya telah mendapatkan Akta Notaris dan SK dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sebagai dasar hukum resmi untuk bermitra bersama pemerintah dan
organisasi kepemudaan lainnya.

"AKGI ini fokus pada dua bidang, yaitu kepada ibu-ibu dan anak-anak muda. Kita ingin mencetak anak-anak muda pemikir bangsa," ujar John dalam jumpa pers di Gedung Joeang DHN 45, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (8/9/2018).

John menyebut, generasi milenial kekinian selalu bersentuhan dengan teknologi informasi dan menjadi pengguna terbesar media sosial, banyak yang termakan oleh berita bohong (hoax), fitnah dan ujaran kebencian serta ikut pula menyebarluaskan informasi yang tidak diketahui kebenarannya dan tidak bisa dipertanggungjawabkan sumbernya.

"Persoalan mendasar dari penyebaran berita hoax bukanlah terletak pada kontrol dari pemerintah untuk membatasi dan mengawasi, sebab sejauh apapun pengawasan diberikan, berita hoax tidak akan pernah berakhir," kata dia.

Selain itu kata John, generasi milenial mempunyai tantangan di media sosial untuk menanggulangi badai kebebasan berpendapat, yang tanpa kedewasaaan dalam menggunakan media sosial.

"Generasi milenial dituntut bukan hanya cerdas memilih dan memilah informasi, namun juga bijak dan cerdik dalam mengolah informasi yang," ucap dia.

John menambahkan, dirinya ingin menghilangkan permusuhan dengan menghilangkan istilah seperti "Kampret dan Cebong". 

"Kita juga ingin menghilangkan permusuhan. Contohnya seperti kampret dan cebong itu kurang baik untuk bangsa ini. Kita sama-sama berpikir untuk mengembangkan bangsa ini lebih maju lagi dan jaya lagi. Sehingga meskipun berbeda pilihan kita satu Indonesia," kata John.

Di kesempatan yang sama, Maman Imanul Haq menyampaikan ucapan selamat kepada AKGI.

"Selamat, semoga AKGI betul-betul bisa berjuang untuk eksistensi Indoensia," kata Maman. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

TKN Jokowi-Maruf Lobi Pakde Karwo Jadi Timses

TKN Jokowi-Maruf Lobi Pakde Karwo Jadi Timses

News | Sabtu, 08 September 2018 | 13:07 WIB

Mobil Ramah Lingkungan di Asian Games 2018

Mobil Ramah Lingkungan di Asian Games 2018

Otomotif | Kamis, 23 Agustus 2018 | 17:45 WIB

Viral, 4 Bocah Ini Tiru Gaya Prabowo-Sandiaga dan Jokowi-Maruf

Viral, 4 Bocah Ini Tiru Gaya Prabowo-Sandiaga dan Jokowi-Maruf

Lifestyle | Sabtu, 18 Agustus 2018 | 19:46 WIB

Terkini

Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka

Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:22 WIB

Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal

Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:12 WIB

Ade Armando Klaim Baru Tahu Ceramah JK di UGM 40 Menit Usai Dipolisikan

Ade Armando Klaim Baru Tahu Ceramah JK di UGM 40 Menit Usai Dipolisikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:01 WIB

Gencatan Senjata Semu, Iran hadang Operasi Militer AS di Selat Hormuz

Gencatan Senjata Semu, Iran hadang Operasi Militer AS di Selat Hormuz

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:42 WIB

Usut Korupsi Haji, KPK Masih Sisir Saksi Travel Sebelum Periksa Bos Maktour dan Kesthuri

Usut Korupsi Haji, KPK Masih Sisir Saksi Travel Sebelum Periksa Bos Maktour dan Kesthuri

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:36 WIB

Viral Parkir di Blok M Semrawut hingga Depan Kejagung, Dishub Jaksel Lapor Wali Kota

Viral Parkir di Blok M Semrawut hingga Depan Kejagung, Dishub Jaksel Lapor Wali Kota

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:24 WIB

Setop Jadi Konten Kreator Saat Tugas, Mabes Polri Larang Anggota Live Streaming di Medsos!

Setop Jadi Konten Kreator Saat Tugas, Mabes Polri Larang Anggota Live Streaming di Medsos!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:46 WIB

Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!

Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:17 WIB

UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!

UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:01 WIB

Kontroversi Perayaan Ulang Tahun Menteri Israel, Pakai Kue Bentuk Tali Hukuman Gantung

Kontroversi Perayaan Ulang Tahun Menteri Israel, Pakai Kue Bentuk Tali Hukuman Gantung

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:59 WIB