Pebisnis Muda Ramai-ramai Hijrah ke Politik, Apa Untungnya?

Reza Gunadha | Achmad Fauzi | Suara.com

Minggu, 09 September 2018 | 19:19 WIB
Pebisnis Muda Ramai-ramai Hijrah ke Politik, Apa Untungnya?
Persahabatan Sandiaga Uno dan Erick Thohir ( Instagram )

Suara.com - Politik adalah panglima, begitulah kira-kira diktum yang berlaku di kalangan pebisnis Indonesia. Sebab, selain mencoba peruntungan di dunia murnis bisnis, tak sedikit dari mereka yang merambah ke panggung politik.

Termutakhir, pengusaha muda Sandiaga Uno yang memulai kiprahnya dalam pentas politik pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

Kala itu, Sandiaga yang menjadi pendamping Anies Baswedan memenangkan pertarungan. Setelah menjadi wagub, Sandiaga kekinian mencoba kembali peruntungannya dalam kontestasi politik sebagai bakal calon wakil presiden bagi Prabowo Subianto.

Sohibnya, Erick Thohir, juga mengikuti langkah Sandiaga. Jumat (7/9), ia ditunjuk calon presiden petahana Jokowi sebagai ketua tim kampanye nasional.

Padahal, sebelumnya, Erick Thohir belum meninggalkan jejak apa pun pada pentas politik.

Lantas, bagaimanakah nasib bisnis para pengusaha jika sudah masuk ke dunia politik? Apakah semakin menanjak atau malah bisnisnya menurun?

Analis dari Investasi Saran Mandiri Hans Kwee menilai, para pengusaha yang masuk ke dunia politik akan membuat positif laju usahanya.

Sebab, melalui jalur politik, para pengusaha bisa membuka peluang-peluang bisnis baru ke semua pihak.

"Memang, di Indonesia ini kekuatannya di politik. Jadi politik, hukum, baru bisnis. Masuk politik biar menguntungkan bagi bisnis," kata Hans saat dihubungi Suara.com, Minggu (9/9/2018).

Menurut Hans, para pengusaha akan berusaha keras lebih dulu membangun bisnisnya agar lancar, sebelum masuki dunia politik.

Hal itu dilakukan  agar para pengusaha memunyai cadangan, jika gagal berkarier dalam dunia politik.

"Biasanya mereka (pengusaha) akan masuk politik jika bisnisnya telah lancar," terang dia.

Meski begitu, tambah Hans, banyak konglomerat Indonesia yang tidak pusing-pusing memasuki ranah politik. Dia melanjutkan, konglomerat tersebut hanya fokus untuk mengembangkan bisnisnya.

"Grup-grup besar banyak yang tidak mau masuk politik, seperti Sinarmas dan Djarum. Jadi yang masuk hanya segelintir pengusaha," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Status Calegnya Belum Jelas, M Taufik Bidik Kursi Wagub DKI

Status Calegnya Belum Jelas, M Taufik Bidik Kursi Wagub DKI

News | Minggu, 09 September 2018 | 19:07 WIB

PD: Deddy Mizwar Enggan Dukung Prabowo - Sandiaga karena Pilkada

PD: Deddy Mizwar Enggan Dukung Prabowo - Sandiaga karena Pilkada

News | Minggu, 09 September 2018 | 16:24 WIB

Relawan Minta Erick Thohir Ubah Kampanye Jokowi Bergaya Milenial

Relawan Minta Erick Thohir Ubah Kampanye Jokowi Bergaya Milenial

News | Minggu, 09 September 2018 | 15:29 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB