Didukung Bos Media di Pilpres 2019, Jokowi Kuasai Opini Publik

Pebriansyah Ariefana | Muhammad Yasir | Suara.com

Senin, 10 September 2018 | 12:12 WIB
Didukung Bos Media di Pilpres 2019, Jokowi Kuasai Opini Publik
Bakal Calon Presiden Joko Widodo memberikan keterangan terkait formasi tim sukses kampanye nasional Pilpres 2019 di Jakarta

Suara.com - Calon presiden dan wakil presiden Jokowi - Maruf Amin banyak diuntungkan dengan banyaknya dukungan dari pemilik media massa Indonesia. Mereka masuk dalam tim kampanye Jokowi - Maruf Amin untuk Pilpres 2019.

Pengamat Komunikasi Politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio menilai dukungan bos media ke Jokowi - Maruf Amin akan memengaruhi citra positif pasangan bakal capres dan cawapres dikalangan publik.

Hendri mengatakan pemilik media tengah mengalami kodisi yang dilematis di antara peran sebagai pilar keempat demokrasi dan bisnis. Kendati begitu, yang jelas menururtnya pemilik media dinilai dapat memperkuat pasangan Jokowi - Maruf Amin.

"Selaku pemilik media ada dilema antara kekuatan pilar keempat demokrasi dengan bisnis. Tapi yang pasti dengan banyaknya pemiilik media di atas kertas opini publik lebih memihak Jokowi - Maruf Amin," kata Hendri saat dihubungi Suara.com, Senin (10/9/2018).

Lebih lanjut, Hendiri mengatakan pengaruh media konvensional seperti halnya televisi sangat signifikan untuk membangun citra positif Jokowi - Maruf Amin. Meskipun di era digital saat ini media sosial juga dianggap cukup berpengaruh. Tapi berdasarkan hasil survei menurutnya TV masih dianggap sebagai media yang paling dipercaya publik.

"Sangat besar pengaruhnya, berdasarkan survei kami TV dengan tampilan audio dan visualnya adalah media yang paling banyak dipercaya publik," ujarnya.

Sebelumnya, Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan sempat menyidir kubu bakal capres dan cawapres Jokowi - Maruf Amin yang didukung oleh banyak pemilik media. Hal itu terkait didaulatnya Erick Thohir yang notabene pemilik saham di sejumlah media elektronik, surat kabar, maupun televisi nasional, ditunjuk menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi – Maruf Amin.

"Tidak ada kebebasan pers, tanpa demokrasi yang baik. Tidak ada demokrasi yang baik tanpa pers yang bagus juga," ujar Hinca.

Berkenaaan dengan hal itu dia juga mengimbau pada semua pemilik perusahaan media untuk bekerja profesional dalam memberikan informasi kepada masyarakat.

Selain Erick Thohir, TKN Jokowi - Maruf juga didukung Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo yang merupakan pemilik media grup MNC. Kemudian Surya Paloh, Ketua Umum Partai Nasdem yang juga selaku pemilik Media Group.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jelang Pilpres 2019, Jawa Timur Ganti Kapolda Orang Intelijen'

Jelang Pilpres 2019, Jawa Timur Ganti Kapolda Orang Intelijen'

News | Senin, 10 September 2018 | 11:53 WIB

Siapkan Strategi Khusus, Partai Demokrat Bantah Bermain Dua Kaki

Siapkan Strategi Khusus, Partai Demokrat Bantah Bermain Dua Kaki

News | Senin, 10 September 2018 | 11:48 WIB

Izinkan Kader Dukung Jokowi, Demokrat: Papua Ini Khusus

Izinkan Kader Dukung Jokowi, Demokrat: Papua Ini Khusus

News | Senin, 10 September 2018 | 11:27 WIB

Jokowi Temui 4 Pimpinan Perusahaan Negeri Gingseng

Jokowi Temui 4 Pimpinan Perusahaan Negeri Gingseng

News | Senin, 10 September 2018 | 08:57 WIB

Kader Dukung Jokowi Tak Disanksi, Partai Demokrat Main Dua Kaki?

Kader Dukung Jokowi Tak Disanksi, Partai Demokrat Main Dua Kaki?

News | Senin, 10 September 2018 | 08:21 WIB

Terkini

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

News | Senin, 06 April 2026 | 23:45 WIB

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

News | Senin, 06 April 2026 | 22:56 WIB

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

News | Senin, 06 April 2026 | 22:47 WIB

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

News | Senin, 06 April 2026 | 22:17 WIB

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

News | Senin, 06 April 2026 | 21:58 WIB

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

News | Senin, 06 April 2026 | 21:02 WIB

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

News | Senin, 06 April 2026 | 20:53 WIB

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:48 WIB

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

News | Senin, 06 April 2026 | 20:25 WIB

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:22 WIB