Ok Oce Habiskan Rp 10 Miliar Hanya untuk Tata Ruangan dan Beli AC

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Senin, 10 September 2018 | 14:49 WIB
Ok Oce Habiskan Rp 10 Miliar Hanya untuk Tata Ruangan dan Beli AC
Sandiaga Uno meresmikan OK OCE Stock Center sebagai wadah edukasi saham. [Dok Tim Pemenangan]

Suara.com - Program Ok Oce yang digaungkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dikritik oleh Fraksi Partai Nasdem DPRD setempat, karena dinilai menghambur-hamburkan uang APBD tanpa kejelasan manfaat.

Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus mengatakan, sepanjang tahun 2018, program yang kali pertama dicetuskan Sandiaga Uno yang sudah mundur dari kursi Wakil Gubernur DKI tersebut, mendapat dana Rp 98 miliar dari APBD.

Namun, Bestari menuturkan, tak sedikit dari dana tersebut justru digunakan bukan untuk bantuan modal kepada calon wirausahawan di 44 kecamatan.

Salah satunya, kata Bestari, terdapat Rp 10 miliar yang dihabiskan hanya untuk memperbaiki ruangan tempat pelatihan dan membeli mesin pendingin alias AC.

“Rp 10 miliar dihabiskan hanya untuk memperbaiki ruangan atau sekadar menata meja dan kursi di 44 kecamatan, sebagai tempat pelatihan. Selain itu, juga untuk membeli AC di 44 kecamatan Jakarta,” kata Bestari saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (10/9/2018).

Selain itu, pengelola program Ok Oce juga menghabiskan Rp 82 miliar atau lebih dari setengah dana anggaran tahun 2018 untuk membiayai proses pendampingan.

"Untuk pastinya harus ditanyakan di kantor kecamatan dan Ok Oce, mereka yang tau persisnya," imbuhnya.

Menurut Bestari, pemakaian dana program Ok Oce itu tidak efektif dan tak sesuai target yang sebelumnya dicanangkan pemprov.

Awalnya, sambung Bestari, pemprov mengklaim dana Rp 98 miliar itu mayoritas untuk membantu permodalan bagi 40 ribu wirausahawan baru.

Namun, saat tahun 2018 hampir tutup kalender, baru sekitar 300 peserta program Ok Oce yang mendapat bantuan modal.

"Kajiannya tidak komprehensif, dari 45 ribu berbanding 300-400 orang yang dapat modal. Kalau tahun depan tidak juga menyertakan alokasi untuk permodalan, saya berpegang teguh harus dihapus saja program ini," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandiaga: Tinggalkan Gaya Kampanye Zaman Old

Sandiaga: Tinggalkan Gaya Kampanye Zaman Old

News | Senin, 10 September 2018 | 14:31 WIB

Hadiri Rapimnas PKS, Sandiaga Serukan Paket Hemat Kampanye

Hadiri Rapimnas PKS, Sandiaga Serukan Paket Hemat Kampanye

News | Senin, 10 September 2018 | 13:44 WIB

Diajak Anies Resmikan Mural Taman Ismail Marzuki, Anak: Bosan

Diajak Anies Resmikan Mural Taman Ismail Marzuki, Anak: Bosan

News | Senin, 10 September 2018 | 10:18 WIB

Terkini

Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!

Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:17 WIB

UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!

UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:01 WIB

Kontroversi Perayaan Ulang Tahun Menteri Israel, Pakai Kue Bentuk Tali Hukuman Gantung

Kontroversi Perayaan Ulang Tahun Menteri Israel, Pakai Kue Bentuk Tali Hukuman Gantung

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:59 WIB

Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!

Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:44 WIB

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:41 WIB

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:18 WIB

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:15 WIB

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:08 WIB