Soal Debat Capres Gunakan Bahasa Inggris, Sandiaga: Tidak Perlu

Bangun Santoso, Yosea Arga Pramudita

Jum'at, 14 September 2018 | 12:17 WIB
Soal Debat Capres Gunakan Bahasa Inggris, Sandiaga: Tidak Perlu
Sandiaga Uno di Ciganjur, Jakarta Selatan, Senin (10/9/2018). [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

Suara.com - Bakal calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Uno angkat bicara perihal wacana yang diajukan sejumlah tokoh koalisi parpol pendukung Prabowo-Sandiaga soal debat capres menggunakan Bahasa Inggris. Ia menilai hal tersebut tidak diperlukan mengingat Bahasa Indonesia merupakan bahasa nasional.

Menurut Sandiaga Uno, sebagian masyarakat Indonesia lebih mengerti Bahasa Indonesia ketimbang Bahasa Inggris.

"Saya rasa tidak perlu ya (debat Bahasa Inggris). Ini pendapat pribadi saya, bahwa bahasa kita adalah Bahasa Indonesia. Bahasa yang dimengerti 100 persen oleh orang Indonesia," kata Sandiaga Uno di kolam renang Bulungan, Jakarta Selatan, Jumat (14/9/2018).

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menilai, jika debat capres menggunakan Bahasa Inggris, banyak pesan yang disampaikan tak sepenuhnya diterima oleh sebagian rakyat Indonesia. Hal tersebut lantaran tak semua masyarakat Indonesia bisa mengerti apabila disampaikan dengan Bahasa Inggris.

"Bahasa Inggris ya ada yang mengerti, tapi kita kan ingin menjangkau seluruh rakyat Indonesia," kata dia.

Sandiaga juga khawatir jika usulan tentang penambahan waktu durasi debat nantinya justru dimanfaatkan sebagai ajang saling serang satu sama lain. Bila itu terjadi, dirinya juga khawatir bisa memperlebar jarak antara kubu yang berseberangan. Sekaligus memperparah keadaan bangsa Indonesia yang sedang dalam situasi kurang baik.

"Saya menyarankannya urun rembuk saja. Karena keadaan bangsa kita sedang tidak baik. Kalau kita saling debat malah memperlebar kesenjangan dan jarak antara satu kubu dengan kubu lain," tutur Sandiaga.

Ia menyarankan agar diadakan sarasehan bersama para ahli mengenai suatu masalah bidang tertentu. Hal itu disarankan lantaran dirinya menghormati bakal cawapres pendamping Joko Widodo (Jokowi) yakni KH Ma'ruf Amin yang dianggapnya sebagai guru.

"Judulnya mungkin debat tapi di sebelah sana (kubu Jokowi) ada presiden yang kita hormati banget. Ada pak kiai guru saya mana bisa kita ngedebat. Kita kan harusnya sumbang saran. Karena rakyat yang akan menyaksikan," tandas Sandiaga Uno.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandiaga Uno - Ridwan Kamil Semakin Memanas

Sandiaga Uno - Ridwan Kamil Semakin Memanas

News | Jum'at, 14 September 2018 | 12:00 WIB

Heboh Iklan Jokowi di Bioskop, Sandiaga: Woles Aja Lah

Heboh Iklan Jokowi di Bioskop, Sandiaga: Woles Aja Lah

News | Jum'at, 14 September 2018 | 10:54 WIB

Fadli Zon: Prabowo - Sandiaga Siap Debat Bahasa Inggris

Fadli Zon: Prabowo - Sandiaga Siap Debat Bahasa Inggris

News | Jum'at, 14 September 2018 | 09:55 WIB

Fadli Zon Ingin Format Debat Capres Tiru Pilpres Amerika Serikat

Fadli Zon Ingin Format Debat Capres Tiru Pilpres Amerika Serikat

News | Jum'at, 14 September 2018 | 09:47 WIB

Prabowo - Sandiaga akan Bentuk Tim Turbulensi Ekonomi

Prabowo - Sandiaga akan Bentuk Tim Turbulensi Ekonomi

News | Jum'at, 14 September 2018 | 06:47 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×