Perjuangan 3 Bocah Penuh Sundutan Kabur dari Sekapan Ibu Angkat

Bangun Santoso

Senin, 17 September 2018 | 10:33 WIB
Perjuangan 3 Bocah Penuh Sundutan Kabur dari Sekapan Ibu Angkat
Pattahari (41) menceritakan detik-detik warga melihat tiga bocah penuh sundutan rokok di Makassar kabur usai disekap ibu angkatnya. (Suara.com/Lirzam Wahid)

Suara.com - Kisah pelarian tiga bocah malang yang disekap ibu angkatnya di salah satu rumah toko Jalan Mirah Seruni, Kota Makassar, Sulawesi Selatan amat menyedihkan. Usai mendapat banyak siksaan, ketiga bocah malang itu akhirnya berhasil menjebol gembok dan kabur terpisah.

Bocah laki-laki Ow (11) dan Df (2,5) serta perempuan Us (5) berhasil keluar setelah merusak gembok. Si sulung awalnya mencungkil gembok dengan sebuah besi panjang sekitar 30 cm. Besi tersebut diketahui kerap digunakan oleh ibu angkatnya untuk memukul mereka.

Setelah berhasil menjebol gembok pada Minggu (16/9/2018) sore, Ow meminta kepada adik-adiknya lari berpencar. Alasannya, apabila salah satu tertangkap, sebagian masih bisa selamat.

"Kalau keluar nanti kita harus berpisah, supaya kalau ada yang ditangkap ada yang bebas. Kalau saya ditangkap, kamu bebas," ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar Andi Tenri Palallo menuturkan pengakuan bocah perempuan Us yang kini dirawat di rumah aman.

Saat ini, Us dan Df telah diselamatkan tim reaksi cepat Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Makassar. Namun sayang, si sulung Ow yang kabur terpisah belum diketahui keberadaannya.

Kepada petugas, bocah Us mengaku memiliki utang Rp 32 ribu kepada kakaknya. Sebelum kabur menyusul Ow, ia sempat naik kembali ke lantai tiga untuk mengambil satu pasang pakaian ganti serta mengambil celengan milik Ow berisi uang Rp 32 ribu.

"Nanti kalau ketemu kakak, saya kembalikan," ujar Tenri menirukan perkataan kata Us.

Detik-detik pelarian tiga bocah malang tersebut juga sempat disaksikan warga sekitar. Pattahari (41) mengaku melihat jelas tiga bocah keluar dari rumah toko milik ibu angkat mereka yang bernama Gensel alias Memey alias Acci.

Mereka terlihat saling tarik hingga si Ow berlari ke arah selatan, Jalan Pengayoman lalu disusul Us. Sementara Df memilih hanya duduk di depan ruko tersebut.

baca juga

"Jadi saya berteriak sama sekuriti, tolong ambil itu anak-anak nanti ditabrak. Saya lari ke sini (ruko) gendong yang kecil (Df) baru bawa ke sekuriti," ujar Pattahari.

Petugas sekuriti berhasil menyusul dan menggendong Us. Sementara Ow sudah menghilang dari pengamatan mereka. Saat ditanya, Us mengaku ingin mengejar Ow yang sudah berlari menjauh.

"Dia bilang, saya mau cari kakak, dia sudah mau pergi. Dia sudah tidak tahan. Saya tanya lagi kenapa kau tinggalkan adekmu, jawabnya kakak pergi cari tempat titipan," imbuh Pattahari menceritakan detik-detik tiga bocah itu melarikan diri.

Kontributor : Lirzam Wahid

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kebakaran Maut di Makassar, Ibu dan 2 Putrinya Tewas Terpanggang

Kebakaran Maut di Makassar, Ibu dan 2 Putrinya Tewas Terpanggang

News | Selasa, 11 September 2018 | 11:35 WIB

Modifikator Manado Ditantang Adu Kreatif dalam Kontes Modifikasi

Modifikator Manado Ditantang Adu Kreatif dalam Kontes Modifikasi

Otomotif | Senin, 10 September 2018 | 16:00 WIB

Duh! Seorang Kakek Jadikan Rumahnya Gudang Sabu

Duh! Seorang Kakek Jadikan Rumahnya Gudang Sabu

News | Sabtu, 08 September 2018 | 15:52 WIB

Sehari Jadi Gubernur Sulsel, Nurdin Bawa Truk Canggih Asal Jepang

Sehari Jadi Gubernur Sulsel, Nurdin Bawa Truk Canggih Asal Jepang

News | Jum'at, 07 September 2018 | 15:56 WIB

Nekat Curi TV Tetangga, Remaja Makassar Tumbang Ditembak Polisi

Nekat Curi TV Tetangga, Remaja Makassar Tumbang Ditembak Polisi

News | Jum'at, 07 September 2018 | 14:06 WIB

Terkini

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

×