Pemberitaan Asia Sentinel, Demokrat Ajak Dewan Pers ke Hong Kong

Bangun Santoso | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Senin, 17 September 2018 | 13:23 WIB
Pemberitaan Asia Sentinel, Demokrat Ajak Dewan Pers ke Hong Kong
Partai Demokrat melaporkan pemberitaan Asia Sentinel ke Dewan Pers, Senin (17/9/2018). (Suara.com/Yosea Arga Pramudita)

Suara.com - Partai Demokrat resmi mengadukan kepada Dewan Pers terkait pemberitaan media asing asal Hong Kong, Asia Sentinel atas artikel pemberitaaan yang menyebut Susilo Bambang Yodhoyono (SBY) melakukan pencucian uang sebesar Rp 177 triliun selama 10 tahun menjabat sebagai presiden.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Hinca Panjaitan mengatakan, pihaknya juga meminta Dewan Pers untuk berkomunikasi dengan pihak Dewan Pers di Hongkong. Bahkan, Partai Demokrat juga mengajak Dewan Pers ke Hong Kong untuk melaporkan Asian Sentinel.

"Kami meminta Dewan Pers untuk mengontak Dewan Pers Hong Kong dan mengajak Dewan Pers bersama-sama kami untuk pergi atau melaporkan Asia Sentinel ini ke Dewan Pers Hong Kong dalam waktu yang relatif singkat. Tentu ini menjadi butuh koordinasi sebentar di ranah komisioner di Dewan Pers setelah itu akan kami beri tahu ke teman-teman," ujar Hinca di Kantor Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (17/9/2018).

Hinca menyatakan, apa yang diberitakan oleh Asia Sentinel tak ada kaitannya dengan SBY maupun Partai Demokrat. Artikel yang ditulis John Berthelsen itu menyimpulkan jika Bank Century adalah tempat SBY melakukan pencucian uang.

"Itulah yang menjadi soal, secara jurnaslistik kaidahnya di dunia ini universal pasti harus ada konfirmasi, cek and ricek tidak boleh beropini kan, karena wartawan menyampaikan fakta," Hinca menjelaskan.

Menurut Hinca, apa yang diberitakan oleh Asia Sentinel merupakan kasus yang telah ditutup baik secara hukum maupun politik. Pihaknya juga akan mencari Asia Sentinel untuk memastikan kebenaran pemberitaan tersebut.

"Kami pastikan dulu karya jurnalistiknya ini tidak dapat di pertanggung jawabkan alias abal-abal. Dan pastilah kita bisa urai itu, di mana dia melanggar kode etiknya. Mudah sekali itu opini, yang kedua tidak ada konfirmasi, yang ketiga tidak ada cek dan ricek ke kita dan naik begitu saja. Baik judul maupun alinea yang saya kutip tadi ada lima item besar yang dia beropini di situ," tandas Hinca.

Catatan Redaksi: Asia Sentinel telah menghapus artikel yang dimaksud dalam pemberitaan ini pada hari Rabu, 19 September 2018. Mereka juga menerbitkan artikel permintaan maaf kepada SBY dan Partai Demokrat.

Setelah Asia Sentinel menghapus artikel tersebut, sesuai etika jurnalistik, Suara.com sebagai pihak penyadur turut menghapus isi pemberitaan tersebut.

Informasi ini ditambahkan pada hari Rabu, 3 Oktober 2018.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demokrat: Jokowi - Prabowo yang Bertarung, SBY yang Digebuk

Demokrat: Jokowi - Prabowo yang Bertarung, SBY yang Digebuk

News | Senin, 17 September 2018 | 13:09 WIB

Pencabutan Berita "Isu SBY Cuci Uang, Demokrat: Tak Semua..."

Pencabutan Berita "Isu SBY Cuci Uang, Demokrat: Tak Semua..."

News | Senin, 17 September 2018 | 10:18 WIB

Pencabutan Berita "Demokrat Laporkan Isu SBY Cuci Uang..."

Pencabutan Berita "Demokrat Laporkan Isu SBY Cuci Uang..."

News | Senin, 17 September 2018 | 10:00 WIB

Malam Ini SBY Pidato Politik HUT Demokrat ke-17 Tahun

Malam Ini SBY Pidato Politik HUT Demokrat ke-17 Tahun

News | Senin, 17 September 2018 | 09:49 WIB

Pencabutan Berita "SBY Disebut Cuci Uang... Demokrat Gugat..."

Pencabutan Berita "SBY Disebut Cuci Uang... Demokrat Gugat..."

News | Minggu, 16 September 2018 | 12:17 WIB

Terkini

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:14 WIB

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:12 WIB

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:00 WIB

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:59 WIB

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter

Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:43 WIB

Pakar Ungkap Alasan Iran Tak Terkalahkan: AS Ingin 'Total Surrender', Iran Balas dengan 'Total War'!

Pakar Ungkap Alasan Iran Tak Terkalahkan: AS Ingin 'Total Surrender', Iran Balas dengan 'Total War'!

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:30 WIB

Demi Hemat Anggaran, Nyala Lampu dan AC di Gedung DPR Dibatasi hingga Jam 8 Malam

Demi Hemat Anggaran, Nyala Lampu dan AC di Gedung DPR Dibatasi hingga Jam 8 Malam

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:28 WIB

Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini

Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:22 WIB

Donald Trump Blokade Minyak Kuba, Raul Castro Turun Gunung

Donald Trump Blokade Minyak Kuba, Raul Castro Turun Gunung

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:19 WIB