Terkubur 22 Tahun Jasad Syamsudin Utuh, Begini Cerita Keluarga

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 20 September 2018 | 15:56 WIB
Terkubur 22 Tahun Jasad Syamsudin Utuh, Begini Cerita Keluarga
Dani, ayah Syamsudin saat ikut menyaksikan makam anaknya dibongkar di TPU Kumpi Saribah, Depok. (Suara.com/Supriyadi)

Suara.com - Jasad almarhum Syamsudin tetap utuh meski sudah terkubur selama 22 tahun. Peristiwa ini sontak menjadi perbincangan warga di sekitar Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kumpi Saribah, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Depok, Jawa Barat.

Diketahui, sekitar 600 makam di TPU Kumpi Saribah harus dibongkar karena masuk dalam proyek pembangunan jalur tol Depok-Antasari (Desari). Makam almarhum Syamsudin adalah salah satu yang harus dibongkar.

Saat makamnya dibongkar, jasad Syamsudin diketahui masih utuh saat akan dipindahkan ke lokasi pemakaman yang baru. Tak hanya jasad Syamsudin, ada enam jasad lainnya yang diketahui masih utuh saat kuburannya dibongkar.

Berdasarkan pengakuan warga, almarhum Syamsudin saat masih hidup dikenal sebagai orang yang taat beribadah. Hal ini diungkap oleh ayah Syamsudin, Dani. Menurut sang ayah, selain taat beribadah, sejak lulus sekolah Syamsudin langsung bekerja membantu perekonomian keluarga.

"Anaknya gak ngepotin orang tua, almarhum sangat mandiri," ujar Dani saat melihat makam keluarganya dibongkar di TPU Kumpi Saribah, Kamis (20/9/2018).

Ia mengaku heran ketika saat jasad anaknya masih utuh meski sudah terkubur 22 tahun. Menurut dia, hal itu menjadi balasan dari ilahi kepada makhluknya yang taat ibadah dan nurut kepada orang tua.

"Kalau hafal Alquran, saya tidak tahu. Tapi semasa hidupnya sering membaca Alquran dan rajin ibadah," ucap Dani.

Dani mengungkapkan, almarhum Syamsudin meninggal pada tahun 1996 karena kecelakaan di Bogor, saat bekerja. Kecelakan terjadi saat Syamsudin mengantar barang karena bekerja sebagai supir sebuah pabrik busa di Bogor. Karena mengalami luka cukup parah, Syamsudin meninggal dunia di Rumah Sakit PMI Bogor.

Saat meninggal, Syamsudin meninggalkan satu istri yang sedang mengandung anak. Ketika itu istri almarhum mengandung anak pertama berumur tujuh bulan dalam kandungan.

"Istri almarhum sekarang sudah meninggal dunia dikubur di Ciganjur. Anaknya sudah kerja dan mandiri seperti bapaknya," imbuh Dani.

Kontributor : Supriyadi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Puluhan Tahun Dikubur, 7 Jasad Warga Depok Utuh saat Dibongkar

Puluhan Tahun Dikubur, 7 Jasad Warga Depok Utuh saat Dibongkar

News | Rabu, 19 September 2018 | 22:22 WIB

Demi Pembangunan Tol, Ratusan Jenazah di Depok Dikubur Ulang

Demi Pembangunan Tol, Ratusan Jenazah di Depok Dikubur Ulang

News | Selasa, 18 September 2018 | 15:17 WIB

Bayi Tanpa Anus di Depok Butuh Bantuan Biaya Perawatan

Bayi Tanpa Anus di Depok Butuh Bantuan Biaya Perawatan

Health | Selasa, 18 September 2018 | 14:15 WIB

15 Jam Diperiksa Polisi, Nur Mahmudi Dicecar 60 Pertanyaan

15 Jam Diperiksa Polisi, Nur Mahmudi Dicecar 60 Pertanyaan

News | Jum'at, 14 September 2018 | 17:08 WIB

Diperiksa 15 Jam, Mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Tak Ditahan

Diperiksa 15 Jam, Mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Tak Ditahan

News | Jum'at, 14 September 2018 | 05:27 WIB

Terkini

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:50 WIB

Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing

Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:44 WIB

Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya

Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:39 WIB

Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!

Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:38 WIB

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:33 WIB

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:20 WIB

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB

Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor

Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:09 WIB

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:57 WIB