Besok, Eni akan Cicil Pengembalian Uang Suap PLTU Riau-1 ke KPK

Dwi Bowo Raharjo | Welly Hidayat | Suara.com

Kamis, 27 September 2018 | 17:19 WIB
Besok, Eni akan Cicil Pengembalian Uang Suap PLTU Riau-1 ke KPK
Tersangka korupsi yang juga anggota Komisi VII DPR RI, Eni Maulani Saragih (tengah), dengan rompi tahanan menuju mobil tahanan usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (14/7/2018). [Antara/Sigid Kurniawan]

Suara.com - Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih bakal kembali mengembalikan uang suap proyek PLTU Riau-1 ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Uang suap itu diterima Eni dari bos Blackgold Natural Resources Limited, Johannes B. Kotjo.

"Mungkin besok saya juga akan mengembalikan uang yang mungkin saya terima dari pak Johannes B. Kotjo," kata Eni di lobi Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (27/9/2018).

Eni diduga mendapat Rp 6,25 miliar dari Johannes. Adapun total proyek tersebut senilai 900 juta US dolar.

Kepada wartawan, Eni belum mau menyebutkan nominal uang suap yang akan dikembalikan ke KPK pada Jumat (28/9/2018) besok.

"Belum, tunggu infonya besok yang pasti berusaha saya cicil dan Insya Allah semua yang pernah saya terima," ujar Eni

Untuk diketahui, Eni sebelumnya telah mengembalikan uang sebesar Rp 500 juta kepada penyidik. Uang tersebut merupakan suap memuluskan perusahaan Blackgold menggarap proyek PLTU Riau-1.

Dalam kasus PLTU Riau-1, KPK telah menahan tiga orang tersangka. Mereka adalah Idrus Marham, Johannes B. Kotjo, dan Eni Maulani Saragih.

Eni diduga menerima uang sebesar Rp 6,25 miliar dari Kotjo secara bertahap, dengan rincian Rp 4 miliar sekitar November-Desember 2017 dan Rp 2,25 miliar pada Maret-Juni 2018. Uang itu terkait dengan proyek PLTU Riau-1.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nicke Diduga Ikut Lobi Proyek PLTU Riau-1, Eni: Memang Mitra Saya

Nicke Diduga Ikut Lobi Proyek PLTU Riau-1, Eni: Memang Mitra Saya

News | Kamis, 27 September 2018 | 15:00 WIB

Kasus PLTU Riau-1, KPK Kembali Periksa Direktur PT PJB Investasi

Kasus PLTU Riau-1, KPK Kembali Periksa Direktur PT PJB Investasi

News | Kamis, 27 September 2018 | 10:13 WIB

Airlangga Akui Pernah Bertemu Tersangka Suap Proyek PLTU Riau-1

Airlangga Akui Pernah Bertemu Tersangka Suap Proyek PLTU Riau-1

News | Rabu, 26 September 2018 | 22:54 WIB

KPU Persilakan Demokrat Kalau Mau Teken Pakta Kampanye Damai

KPU Persilakan Demokrat Kalau Mau Teken Pakta Kampanye Damai

News | Rabu, 26 September 2018 | 22:12 WIB

KPK Dalami Dirut PLN Sofyan Basir dalam Proyek PLTU Riau-1

KPK Dalami Dirut PLN Sofyan Basir dalam Proyek PLTU Riau-1

News | Rabu, 26 September 2018 | 21:42 WIB

Terkini

Beda Versi TNI dan Polri, Penanganan Kasus Andrie Yunus Dianggap Kental Bernuansa Politis

Beda Versi TNI dan Polri, Penanganan Kasus Andrie Yunus Dianggap Kental Bernuansa Politis

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:01 WIB

Modus Black Dollar Terbongkar! 2 WNA Liberia Tak Berkutik Diciduk di Meja Makan Apartemen Meruya

Modus Black Dollar Terbongkar! 2 WNA Liberia Tak Berkutik Diciduk di Meja Makan Apartemen Meruya

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:58 WIB

4 Ucapan Kontroversial Trump di Depan Donatur Partai Republik: Serang Media AS hingga Obama

4 Ucapan Kontroversial Trump di Depan Donatur Partai Republik: Serang Media AS hingga Obama

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:41 WIB

Operasi Senyap Intelijen Iran: 14 Mata-mata AS-Israel Ditangkap di 4 Provinsi

Operasi Senyap Intelijen Iran: 14 Mata-mata AS-Israel Ditangkap di 4 Provinsi

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:27 WIB

KPK Klaim Ada Perkembangan Baik Penanganan Kasus Kuota Haji

KPK Klaim Ada Perkembangan Baik Penanganan Kasus Kuota Haji

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:02 WIB

Tanggapi soal Pencopotan Kabais TNI Pasca Penyiraman Air Keras, TAUD: Pengusutan Harus Menyeluruh

Tanggapi soal Pencopotan Kabais TNI Pasca Penyiraman Air Keras, TAUD: Pengusutan Harus Menyeluruh

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:57 WIB

Bongkar Strategi Iran Lawan AS-Israel, Pengamat: Tak Perlu Menang, Bertahan Saja Sudah Sukses

Bongkar Strategi Iran Lawan AS-Israel, Pengamat: Tak Perlu Menang, Bertahan Saja Sudah Sukses

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:52 WIB

Donald Trump Klaim Ditawari Iran Jadi Ayatollah: Tapi Saya Tolak

Donald Trump Klaim Ditawari Iran Jadi Ayatollah: Tapi Saya Tolak

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:51 WIB

Prof Yon: Indonesia Lebih Baik Mundur dari BOP Jika Hanya Jadi Bayang-bayang Amerika dan Israel

Prof Yon: Indonesia Lebih Baik Mundur dari BOP Jika Hanya Jadi Bayang-bayang Amerika dan Israel

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:48 WIB

Sempat Kritis Selama 6 Hari, Wanita di Cengkareng Tewas Ditikam Pisau Dapur Oleh Kekasih

Sempat Kritis Selama 6 Hari, Wanita di Cengkareng Tewas Ditikam Pisau Dapur Oleh Kekasih

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:43 WIB