Tim Jokowi Yakin Elektabilitas Maruf Unggul Dibanding Sandiaga

Pebriansyah Ariefana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Jum'at, 28 September 2018 | 05:30 WIB
Tim Jokowi Yakin Elektabilitas Maruf Unggul Dibanding Sandiaga
Cawapres nomor urut 1 Ma'ruf Amin ketika menghadiri Rapat Pleno gabungan di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Salemba, Jakarta Pusat, Sabtu (22/9/2018). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Suara.com - Sekretaris Tim Kampanye Nasional Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin, Hasto Kristiyanto tak percaya popularitas Sandiaga Uno lebih tinggi dibanding Maruf Amin.

Hasto menilai Maruf Amin memiliki aura yang berbeda. Hal tersebut dibuktikan saat dirinya melihat Maruf Amin bertemu dengan beberapa orang.

"Pamor itu kan terkait dengan suasana kebatinan, aura. Kalau kita lihat orang datang dan bertemu dengan Kyai Maruf Amin saya juga kalau bertemu, ada sangat hormat dan dia mengayomi," ujar Hasto di Posko Cemara, Jakarta, Kamis (27/9/2018).

Meski popularitas Maruf Amin kalah dibanding Sandiaga, elektabilitas Maruf Amin lebih tinggi dibanding Sandiaga dalam hasil survei lainnya. Ia pun menyebut, Maruf Amin merupakan figur lama yang sudah memiliki pengalaman di dunia politik. Sebab kata Hasto, Maruf Amin pernah menjadi anggota DPR RI, DPRD, sahabat Gus Dur dan memiliki pengalaman organisasi sangat luas yang berdampak pada keterpilihan yang cukup besar.

"Berdasarkan survey yang dilakukan termasuk Denny JA menunjukan bahwa elektabilitas Maruf Amin lebih tinggi dari Sandi. Sehingga itu hanya sebuah klaim, sebab itulah kami terus bergerak, Maruf Amin itu figur yang sudah lama berproses menjadi pemimpin, pernah menjadi anggota DPR, sahabat Gus Dur, DPRD juga pernah dan pengalaman organsasi yang sangat luas, sehingga keterpilihan dari Ma'ruf itu cukup besar," kata dia.

Lebih lanjut, Hasto menambahkan pasangan Jokowi - Maruf Amin merupakan pemimpin yang saling melengkapi dan keduanya pantas memimpin Indonesia saat ini.

"Maruf Amin juga selalu bilang 2024 Indonesia tinggal landas, karena itulah dia mendampingi Jokowi dengan seluruh prestasi dan kepemimpinan yang merakyat maka diharaokan 2024 tidak ada lagi perosalan terkait ideologi," tandasnya.

Untuk diketahui, popularitas Sandiaga Uno dalam survei Indikator yakni sebesar 73 persen. Sementara popularitas Maruf Amin sebesar 70 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemikiran Soeharto Ada dalam Visi - Misi Prabowo - Sandiaga, Apa?

Pemikiran Soeharto Ada dalam Visi - Misi Prabowo - Sandiaga, Apa?

News | Kamis, 27 September 2018 | 22:51 WIB

Isu PKI Kembali Muncul, Jokowi : Masa Ada PKI Balita?

Isu PKI Kembali Muncul, Jokowi : Masa Ada PKI Balita?

News | Kamis, 27 September 2018 | 22:33 WIB

Tim Jokowi - Ma'ruf Pamerkan Seragam Baru Bertuliskan #01

Tim Jokowi - Ma'ruf Pamerkan Seragam Baru Bertuliskan #01

News | Kamis, 27 September 2018 | 20:55 WIB

Keluarga Gus Dur Dukung Jokowi, Mudahkan Kampanye di Jatim

Keluarga Gus Dur Dukung Jokowi, Mudahkan Kampanye di Jatim

News | Kamis, 27 September 2018 | 20:20 WIB

Dibolehkan KPU, Jokowi Kembali Bagi-bagi Sepeda

Dibolehkan KPU, Jokowi Kembali Bagi-bagi Sepeda

News | Kamis, 27 September 2018 | 19:22 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB