Merawat Korban Gempa Palu, Rumah Sakit Krisis Oksigen dan Makanan

Pebriansyah Ariefana, Muhammad Yasir

Minggu, 30 September 2018 | 17:33 WIB
Merawat Korban Gempa Palu, Rumah Sakit Krisis Oksigen dan Makanan
Korban Gempa Palu di Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Palu. (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Sejumlah pasien korban gempa dan tsunami di RS Bhayangkara Palu, Kota Palu, Sulawesi Tengah kekurangan obat dan makanan. RS Bhayangkara Palu bahkan mengaku telah kehabisan oksigen.

Kepala RS Bhayangkara Palu, AKB Made Wijaya menuturkan pihaknya sempat kehabisan obat-obatan. Namun kini telah mendapat beberapa kiriman dari Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan.

Kendati begitu, kata Made kekinian pihaknya telah kehabisan oksigen sejak Sabtu (29/9/2018) kemarin. Bahkan saat pasien membutuhkan pihaknya tidak bisa memberikan oksigen karna tidak tersedia.

"Sekarang ini yang kami butuhkan itu oksigen, karena habis semua dipakai sejak kemarin, tak ada lagi oksigen tersisa," kata Made saat ditemui di RS Bhayangkara Palu, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9/2018).

Laporan langsung reporter Suara.com  Muhammad Yasir dari Palu, Sulawesi Tengah, pihak rumah sakit juga mengaku kekurangan makanan. Made mengungkapkan sejak terjadinya gempa dan tsunami tidak ada pasokan makanan.

"Makanan juga, kamu sejak gempa, makanan tak jalan. Kalau ada makanan minimal bantuan untuk ke pasien," pungkasnya.

Berkenaan dengan itu, Made menjelaskan selama ini pihaknya hanya mengandalkan makanan dari sukarela masyarakat. Hingga kini, belum datang bantuan dari pusat.

"Ada kemarin sukarelawan masyarakat buat nasi-nasi bungkus. Tadi malam ada, itu dari mereka yang bawa kita tak pesan mereka datang," jelasnya.

BNPB mencatat jumlah korban tewas akibat gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah mencapai 832 orang.

baca juga

Berdasarkan data terkini, total korban tewas dalam tragedi bencana alam itu di kota Palu sebanyak 821 orang. Sedangkan korban meninggal dunia akibat gempa bumi di Donggala mencapai 11 orang.

Ratusan korban tewas diakibatkan tertimpa bangunan dan tersapu air bah saat gempa bumi melanda di beberapa lokasi di Sulteng, Jumat (28/9/2018).

Terkait tragedi ini, ratusan korban hari ini dikuburkan secara masal. Alasan pemakaman itu dilaksanakan karena dikhawatirkan akan mengakibatkan timbulnya penyakit. Pemakaman masal itu dilaksankan setelah para korban berhasil diidentifikasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BNPB Gelontorkan Rp 560 Miliar untuk Pemulihan Pasca Gempa Palu

BNPB Gelontorkan Rp 560 Miliar untuk Pemulihan Pasca Gempa Palu

News | Minggu, 30 September 2018 | 17:17 WIB

Sambil Menangis, PNS Cantik Ini Minta Ikut BNPB ke Palu

Sambil Menangis, PNS Cantik Ini Minta Ikut BNPB ke Palu

News | Minggu, 30 September 2018 | 17:09 WIB

Pertamina Kirim 96.000 Liter BBM ke 4 SPBU di Palu, Ini Daftarnya

Pertamina Kirim 96.000 Liter BBM ke 4 SPBU di Palu, Ini Daftarnya

News | Minggu, 30 September 2018 | 16:53 WIB

5.000 Warga Makassar Melapor Kehilangan Keluarga saat Gempa Palu

5.000 Warga Makassar Melapor Kehilangan Keluarga saat Gempa Palu

News | Minggu, 30 September 2018 | 16:15 WIB

Kemenkes Lakukan Ini di Lokasi Gempa dan Tsunami Sulteng

Kemenkes Lakukan Ini di Lokasi Gempa dan Tsunami Sulteng

News | Minggu, 30 September 2018 | 16:09 WIB

Terkini

7 Penyebab Pakaian Tetap Bau Apek meski Sudah Pakai Pelembut Saat Dijemur

7 Penyebab Pakaian Tetap Bau Apek meski Sudah Pakai Pelembut Saat Dijemur

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 12:44 WIB

Jejak Ngeri F Alias Batak: Penggerak Pelajar Buat Rusuh, Bawa Sajam, hingga Incar Kantor Polisi

Jejak Ngeri F Alias Batak: Penggerak Pelajar Buat Rusuh, Bawa Sajam, hingga Incar Kantor Polisi

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:43 WIB

Lipstik Wardah Glasting Ada Berapa Shade? Cek Pilihan Warnanya untuk Wanita Indonesia

Lipstik Wardah Glasting Ada Berapa Shade? Cek Pilihan Warnanya untuk Wanita Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 12:36 WIB

Tak Cuma Hiburan, BagaimanaSeni Bisa Jadi Jalan untuk Menggerakkan Aksi Iklim

Tak Cuma Hiburan, BagaimanaSeni Bisa Jadi Jalan untuk Menggerakkan Aksi Iklim

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 12:33 WIB

MediaTek C10 Max Bawa Performa AI 55 TOPS, Siap Jadi Penantang Snapdragon X

MediaTek C10 Max Bawa Performa AI 55 TOPS, Siap Jadi Penantang Snapdragon X

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 12:33 WIB

Buku Hakim Sarmin Presiden Kita: Membaca Politik Lewat Tawa dalam Dua Lakon

Buku Hakim Sarmin Presiden Kita: Membaca Politik Lewat Tawa dalam Dua Lakon

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 12:30 WIB

Limbah Data Center Perusahaan Teknologi Ini Diduga Bawa Bakteri Berbahaya ke Air Kota

Limbah Data Center Perusahaan Teknologi Ini Diduga Bawa Bakteri Berbahaya ke Air Kota

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:30 WIB

Jangan Sembarangan, Ban Mobil Listrik Ternyata Perlu Perhatian Khusus

Jangan Sembarangan, Ban Mobil Listrik Ternyata Perlu Perhatian Khusus

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 12:28 WIB

Dari Tenun hingga Songket, Pertamina Siap Hadirkan Produk Unggulan UMK di Kriyanusa 2026

Dari Tenun hingga Songket, Pertamina Siap Hadirkan Produk Unggulan UMK di Kriyanusa 2026

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 12:21 WIB

Apakah Benar Akan Ada Pemadaman Internet Selama 3 Hari? Ini Penjelasan Komdigi

Apakah Benar Akan Ada Pemadaman Internet Selama 3 Hari? Ini Penjelasan Komdigi

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:16 WIB

×