AS, Cina, dan 8 Negara Lain Antre Mau Beri Bantuan Gempa Palu

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 01 Oktober 2018 | 17:08 WIB
AS, Cina, dan 8 Negara Lain Antre Mau Beri Bantuan Gempa Palu
Presiden Joko Widodo mengunjungi korban gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9). [ANTARA FOTO]

Suara.com - Pemerintah Indonesia telah membuka diri kepada negara-negara lain yang ingin memberikan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa serta tsunami di Kota Palu, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, sudah ada 10 negara yang mengantre hendak memberikan bantuan.

"Seperti yang telah disampaikan Presiden Joko Widodo, Indonesia telah membuka pintu untuk bantuan. Menkopolhukam (Wiranto) yang menjadi koordinatornya," kata Sutopo saat ditemui di Graha BNPB, Jakarta Timur, Senin (1/10/2018).

Kesepuluh negara yang telah mengantre memberikan bantuan adalah Australia, Amerika Serikat, Maroko, Korea Selatan, Uni Eropa, China, Singapura, Turki, Filipina, dan Swiss.

Untuk besaran bantuan yang diberikan, Sutopo mengakui tidak mengetahui secara pasti lantaran proses penerimaan bantuan di bawah Kementerian Luar Negeri.

Meski demikian, Sutopo menegaskan tidak semua bantuan bisa diterima oleh Indonesia. Ada beberapa kriteria khusus yang diberikan, sebelum suatu negara bisa memberikan bantuan bagi korban bencana di Palu dan Donggala.

"Kami menerima bantuan sesuai kebutuhan. Negara yang memberikan juga negara yang memiliki kapasitas mumpuni. Jadi tidak sembarangan, ada ketentuannya," ungkap Sutopo.

Nantinya, negara-negara yang ingin mengirimkan bantuan harus mengisi sejumlah formulir yang telah disiapkan oleh BNPB dan Kementerian Luar Negeri.

Setelah itu, BNPB dan Kementerian Luar Negeri akan mengkaji formulir itu. Jika memenuhi ketentuan, maka pengiriman bantuan diterima.

baca juga

"Hari ini akan dilakukan pertemuan dari pihak Kementerian Luar Negeri dengan seluruh kedutaan besar negara-negara yang akan menerima bantuan, untuk diproses lebih lanjut," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Takut Dinilai Pencitraan, Sandiaga Uno Belum Mau ke Palu

Takut Dinilai Pencitraan, Sandiaga Uno Belum Mau ke Palu

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 17:02 WIB

Gempa Palu, 18 Jenazah Tanpa Identitas Dikuburkan Massal

Gempa Palu, 18 Jenazah Tanpa Identitas Dikuburkan Massal

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 16:37 WIB

Ilmuwan Asing Terkejut Lihat Kekuatan Tsunami Palu

Ilmuwan Asing Terkejut Lihat Kekuatan Tsunami Palu

Tekno | Senin, 01 Oktober 2018 | 16:33 WIB

Update Gempa Palu: Pasutri Terjebak di Hotel Roa Roa, Sempat SMS

Update Gempa Palu: Pasutri Terjebak di Hotel Roa Roa, Sempat SMS

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 16:32 WIB

Berbau Anyir, Korban Tewas Gempa Palu Dikubur Massal Hari Ini

Berbau Anyir, Korban Tewas Gempa Palu Dikubur Massal Hari Ini

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 16:09 WIB

Terkini

Bagaimana Malaysia Bisa Tambah Kuota BBM Subsidi Demi Ringankan Beban Hidup Rakyat?

Bagaimana Malaysia Bisa Tambah Kuota BBM Subsidi Demi Ringankan Beban Hidup Rakyat?

News | Senin, 14 September 2026 | 15:00 WIB

14 Tahun Mengabdi sebagai Mantri BRI, Dewi Bebaskan Warga Desa dari Jerat Rentenir

14 Tahun Mengabdi sebagai Mantri BRI, Dewi Bebaskan Warga Desa dari Jerat Rentenir

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:59 WIB

Pertalite di SPBU Modular Makassar Kini Pakai Sistem Ganjil-Genap

Pertalite di SPBU Modular Makassar Kini Pakai Sistem Ganjil-Genap

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:57 WIB

10,8 Juta Keluarga Minta Bansos Baru, 4 Juta Warga yang Sempat Luput Kini Dapat Bantuan

10,8 Juta Keluarga Minta Bansos Baru, 4 Juta Warga yang Sempat Luput Kini Dapat Bantuan

News | Senin, 14 September 2026 | 14:54 WIB

Sempat Nyaris Rp17.400, Rupiah Kini Tertekan Gegara Perang AS-Iran

Sempat Nyaris Rp17.400, Rupiah Kini Tertekan Gegara Perang AS-Iran

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:52 WIB

DPR: Aset Sekolah hingga Pesantren Hasil Korupsi Tetap Dirampas Negara!

DPR: Aset Sekolah hingga Pesantren Hasil Korupsi Tetap Dirampas Negara!

News | Senin, 14 September 2026 | 14:50 WIB

5 Parfum Floral-Musk Terbaik untuk Wanita, Wangi Lembut tapi Memikat!

5 Parfum Floral-Musk Terbaik untuk Wanita, Wangi Lembut tapi Memikat!

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:50 WIB

KPK Periksa Kepala BPK Riau Terkait Kasus Suap Pengondisian Hasil Audit

KPK Periksa Kepala BPK Riau Terkait Kasus Suap Pengondisian Hasil Audit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 14:49 WIB

Tipe Sunscreen yang Cocok untuk Cuaca Panas Indonesia, Lengkap dengan 4 Rekomendasi Produknya!

Tipe Sunscreen yang Cocok untuk Cuaca Panas Indonesia, Lengkap dengan 4 Rekomendasi Produknya!

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:47 WIB

Mulai 2027, Gaji PPPK Daerah Bakal Diambil Alih Pemerintah Pusat

Mulai 2027, Gaji PPPK Daerah Bakal Diambil Alih Pemerintah Pusat

News | Senin, 14 September 2026 | 14:46 WIB

×