Antisipasi Penjarahan, Luhut: Aparat Keamanan di Palu Ditambah

Bangun Santoso | Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 02 Oktober 2018 | 13:38 WIB
Antisipasi Penjarahan, Luhut: Aparat Keamanan di Palu Ditambah
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, aparat keamanan telah menduduki tempat-tempat kritis yang ada di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Sehingga, hal tersebut dapat mengurai aksi penjarahan.

Menurut Luhut, saat ini penjarahan masih terjadi di lokasi bencana. Akan tetapi, pemerintah akan menambah aparat keamanan untuk mengurai aksi penjarahan tersebut.

"Saya ketemu (Menkopolhukam) Wiranto kemarin dan juga panglima (TNI)-nya, mereka mulai jalan, dilaporkan sudah masuk 1.100 orang TNI dan Polri 800. Dan masih ada keinginan untuk menambah lagi sehingga tempat-tempat kritis diduduki unsur keamanan, tapi dorongan logistik juga jalan," kata Luhut di Jakarta, Selasa (2/10/2018).

Mantan Kepala Staf Presiden ini menuturkan, alat berat juga sudah mulai masuk ke dua daerah tersebut. Sehingga dapat segera mempercepat jalannya proses evakuasi.

"Alat berat sudah mulai masuk, sepeti di Hotel Rao Rao sudah dibersihkan dan berjalan," ujar Luhut.

Pemerintah, kata Luhut, kini menunggu keadaan di Palu dan Donggala stabil terlebih dahulu. Setelah itu, pemerintah akan merehabilitasi semua infrastruktur di dua daerah yang terkena bencana tersebut.

"Saya kira masalah emergency selesai dulu ya, baru bicara rehabilitasi. Saya pikir dalam pengalaman kita, 1-2 minggu ini dibutuhkan waktu untuk membuat keadaan agak stabil, baru kita rancang untuk konstruksi," pungkas Luhut.‎

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiba di Makassar, Puluhan Pengungsi Gempa Palu Kelaparan

Tiba di Makassar, Puluhan Pengungsi Gempa Palu Kelaparan

News | Selasa, 02 Oktober 2018 | 13:26 WIB

Jokowi Terima Bantuan Negara Asing, JK Pimpin Penanganan Gempa

Jokowi Terima Bantuan Negara Asing, JK Pimpin Penanganan Gempa

News | Selasa, 02 Oktober 2018 | 12:27 WIB

Bantu Korban Gempa Palu, KPK Ikut Galang Dana

Bantu Korban Gempa Palu, KPK Ikut Galang Dana

News | Selasa, 02 Oktober 2018 | 12:22 WIB

Kubu Prabowo: Tetapkan Gempa Palu-Donggala Jadi Bencana Nasional

Kubu Prabowo: Tetapkan Gempa Palu-Donggala Jadi Bencana Nasional

News | Selasa, 02 Oktober 2018 | 12:13 WIB

Raja Salman Hingga Erdogan Telepon Jokowi Mau Bantu Gempa Palu

Raja Salman Hingga Erdogan Telepon Jokowi Mau Bantu Gempa Palu

News | Selasa, 02 Oktober 2018 | 11:58 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB