Atas Nama Kemanusiaan, Pemerintah Biarkan Napi di Palu Kabur

Reza Gunadha, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 02 Oktober 2018 | 17:31 WIB
Atas Nama Kemanusiaan, Pemerintah Biarkan Napi di Palu Kabur
Foto udara rumah-rumah warga yang hancur akibat gempa 7,4 skala Richter di Perumnas Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/10). [Antara/Hafidz Mubarak]

Suara.com - Alasan Kemanusiaan, Pemerintah Biarkan Napi di Palu Kabur Sementara

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly mengatakan, narapidana yang kabur di Palu dan Donggala pascagempa 7,4 skala richter dan tsunami karena Lapas dan Rutan rusak parah. Lebih dari 1.000 napi dilaporkan melarikan diri.

Selain itu, ada petugas yang sengaja membuka pintu blok atau tahanan karena ada napi yang marah dan mengkhawatirkan gempa susulan.

"Yang di Donggala karena mereka dikunci, para napinya marah karena takut gempa susulan terus-menerus, akhirnya dilepas," ujar Yasonna di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/10/2018).

Meski demikian, Yasonna menyebut ada napi yang melapor setelah lepas dari lapas. Meski demikian, mereka diperbolehkan untuk tidak berada di balik jeruji besi untuk sementara waktu, karena rutan atau lapas yang ditinggali rusak.

Selain itu, banyak keluarga napi yang menjadi korban gempa Palu.

"Jadi kondisinya sangat panik, mereka khawatir pada keluarganya. Jadi sementara karena alasan kemanusiaan dulu, lapasnya hancur, mau bagaimana?" kata dia.

"Tembok roboh, saat gempa susulan mereka khawatir tertimpa reruntuhan. Waktu gempa pertama kan retak, tembok semua roboh. Jadi persoalannya mereka fokus pada keluarga, mereka fokus pada dirinya sendiri," lanjut Yasonna.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan narapidana yang kabur diantaranya di Lapas kelas 2 A di Palu. Jumlah penghuni lapas sebanyak 690. Mereka yang melarikan diri 588.

baca juga

"Sisa yang tidak kabur 102 napi. Kenapa kabur? Karena bangunan roboh. 20 hunian roboh," kata Wiranto di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Senin (1/10/2018).

Kemudian, tahanan yang ada di Rutan di Palu sebanyak 479 orang, dan yang melarikan diri 426 orang, dan tersisa 53 orang.

Wiranto menjelaskan, mereka melarikan diri karena pagar dan blok retak. Selanjutnya Rutan di Donggala jumlah penghuni sebanyak 343 orang. Namun semua penghuninya lari, sehingga tida ada tahanan yang tersisa.

"Sehingga jumlah total tahanan itu 1.512 orang, yang lari 1.357, tersisa 155 orang," kata dia.

Dari jumlah tahanan, tercatat ada lima tahanan terorisme. Tetapi kelimanya sudah dipindahkan sebelum gempa melumpuhkan sejumlah daerah di Sulteng.

"Dua hari sebelumnya sudah pindah ke Nusakambangan 26 September. Gempa tangal 28 September. Kalau tidak, ya ikut kabur," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

LIPI: Berita Gempa Besar di Jawa dalam Waktu Dekat Cuma Hoax

LIPI: Berita Gempa Besar di Jawa dalam Waktu Dekat Cuma Hoax

Tekno | Selasa, 02 Oktober 2018 | 17:26 WIB

Polri Selidiki Pendeteksi Tsunami Buoy yang Hilang Dicuri

Polri Selidiki Pendeteksi Tsunami Buoy yang Hilang Dicuri

News | Selasa, 02 Oktober 2018 | 16:50 WIB

LIPI: Jangan Dirikan Bangunan Dekat Sesar Aktif

LIPI: Jangan Dirikan Bangunan Dekat Sesar Aktif

Tekno | Selasa, 02 Oktober 2018 | 16:39 WIB

Jokowi Perintahkan Kapolri Tangkap Penyebar Hoaks Gempa Palu

Jokowi Perintahkan Kapolri Tangkap Penyebar Hoaks Gempa Palu

News | Selasa, 02 Oktober 2018 | 16:36 WIB

Terkini

4 Efek Samping Pakai Air Mawar dan Cara Mengatasinya

4 Efek Samping Pakai Air Mawar dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 07:27 WIB

Pangeran Harry Garap Dokumenter Putri Diana, Peringati 30 Tahun Kepergian Sang Ibu

Pangeran Harry Garap Dokumenter Putri Diana, Peringati 30 Tahun Kepergian Sang Ibu

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 07:25 WIB

Milk & Mocha: Ketika Momen Kecil Ternyata Tak Selalu Membekas

Milk & Mocha: Ketika Momen Kecil Ternyata Tak Selalu Membekas

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 07:25 WIB

Cara Membedakan Keringat Biasa vs Sunscreen Luntur Saat Cuaca Panas Terik, Cek Tandanya

Cara Membedakan Keringat Biasa vs Sunscreen Luntur Saat Cuaca Panas Terik, Cek Tandanya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 07:20 WIB

Masker Mata yang Bagus Merk Apa? Ini 5 Rekomendasi Produknya

Masker Mata yang Bagus Merk Apa? Ini 5 Rekomendasi Produknya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 07:18 WIB

Skuad Timnas Indonesia Berubah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Dony Tri dan Yakob Sayuri Dicoret

Skuad Timnas Indonesia Berubah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Dony Tri dan Yakob Sayuri Dicoret

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 07:17 WIB

Oktober Berpotensi Jadi Puncak Panas Jateng, BMKG Wanti-wanti Dehidrasi dan Kebakaran

Oktober Berpotensi Jadi Puncak Panas Jateng, BMKG Wanti-wanti Dehidrasi dan Kebakaran

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 07:16 WIB

AC LG Makin Pintar, AI Bisa Baca Kondisi Ruangan hingga Atur Konsumsi Listrik

AC LG Makin Pintar, AI Bisa Baca Kondisi Ruangan hingga Atur Konsumsi Listrik

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 07:15 WIB

Negara G7 Ngamuk Houthi Serang Arab Saudi: Hentikan!

Negara G7 Ngamuk Houthi Serang Arab Saudi: Hentikan!

News | Rabu, 23 September 2026 | 07:12 WIB

Usai Dapat Arahan BPK, KAI Siapkan Pengembalian Eks Stasiun Banjarnegara

Usai Dapat Arahan BPK, KAI Siapkan Pengembalian Eks Stasiun Banjarnegara

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 07:09 WIB

×