Pesilat Ngamuk, 3 Orang Terluka dan Puluhan Rumah Rusak Berat

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 08 Oktober 2018 | 06:13 WIB
Pesilat Ngamuk, 3 Orang Terluka dan Puluhan Rumah Rusak Berat
Ilustrasi tawuran. (Suara.com)

Suara.com - Sekelompok orang yang disebut sebagai pesilat mengamuk di sebuah pemukiman warga di Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (7/10/2018). Sejumlah orang terluka, puluhan rumah pun rusak.

Kasus ini tengah ditangani Kepolisian Resor Tulungagung. Polisi janji menangkap para pelaku.

"Kami akan selidiki dan tangkap para pelakunya, segera," kata Kabag Ops Polres Tulungagung Kompol Khairil di Tulungagung.

Ada 3 warga yang luka-luka. Sementara puluhan rumah lainnya rusak berat dan ringan akibat dilempari batu oleh rombongan pesilat yang diduga dari kelompok PSHT atau Perguruan Setia Hati Teratai saat perjalanan pulang dari ritual pengesahan anggota baru di Trenggalek pada Minggu dini hari.

Tak hanya menyebabkan banyak rumah mengalami kerusakan, belasan sepeda motor juga dirusak. Aksi penyerangan terjadi di Desa Suruhan Lor, Kecamatan Bandung, Tulungagung sehingga membuat suasana mencekam.

Khairil berharap semua warga bisa membantu memberikan data terbaru dan kesaksian terkait peristiwa ini. Polisi mengaku saksi dan barang bukti yang ada saat ini masih sangat minim.

"Untuk itu kami berharap ada kerja sama sehingga bisa menuntaskan kasus ini," tuturnya.

Khairil juga meminta kepada masyarakat untuk mempercayakan penanganannya ke kepolisian. Mereka diimbau memberikan informasi terbaru serta tidak bergerak sendiri untuk menghindari adanya kemungkinan bentrokan baru.

"Yang jelas kami akan segera menuntaskan kasus ini," ujarnya.

Kericuhan yang diduga melibatkan oknum dua perguruan silat PSHT dan Pagar Nusa, terjadi di Desa Suruhan Lor Kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung, Minggu (7/10/2018) dini hari.

Dalam kericuhan tersebut diketahui tiga orang mengalami luka luka, serta puluhan rumah dan sepeda motor rusak. Selain itu kaca sebuah mushola juga pecah terkena lemparan batu.

Ketua Umum Pagar Nusa Tulungagung, Muhammad Ubaidilah Suwito menuturkan saat kejadian rombongan pesilat PSHT dalam perjalanan pulang usai menghadiri acara pengesahan anggota di Kabupaten Trenggalek.

Rombongan yang diduga berasal dari wilayah Bandung, Campursarat, Besuki dan Watulimo ini kemudian langsung menyerang warga yang tengah bergerombol. Mereka langsung merusak sepeda motor dan rumah.

"Ada juga warga yang sempat dianiaya dan saat ini masih dirawat di rumah sakit," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kecelakaan Maut, Kapolres Tulungagung Alami Luka Kepala Terbuka

Kecelakaan Maut, Kapolres Tulungagung Alami Luka Kepala Terbuka

News | Jum'at, 28 September 2018 | 17:06 WIB

Kronologi Kecelakaan Maut Kapolres Tulungagung dan Istri

Kronologi Kecelakaan Maut Kapolres Tulungagung dan Istri

News | Jum'at, 28 September 2018 | 12:33 WIB

Kapolres Tulungagung dan Istri Kecelakaan di Tol, Polri Berduka

Kapolres Tulungagung dan Istri Kecelakaan di Tol, Polri Berduka

News | Jum'at, 28 September 2018 | 12:02 WIB

Mobil Kecelakaan, Istri dan Ajudan Kapolres Tulungagung Tewas

Mobil Kecelakaan, Istri dan Ajudan Kapolres Tulungagung Tewas

News | Jum'at, 28 September 2018 | 10:52 WIB

KPK Menyita Aset Kepala Dinas PUPR Tulungagung

KPK Menyita Aset Kepala Dinas PUPR Tulungagung

News | Kamis, 27 September 2018 | 22:21 WIB

Terkini

Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?

Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:52 WIB

Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!

Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:44 WIB

Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah

Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:44 WIB

Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah

Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:35 WIB

Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?

Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:29 WIB

Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi

Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:27 WIB

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:02 WIB

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final

Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:42 WIB