Ungkap Korupsi, Jurnalis Investigatif Diperkosa dan Dibunuh

Reza Gunadha Suara.Com
Selasa, 09 Oktober 2018 | 19:35 WIB
Ungkap Korupsi, Jurnalis Investigatif Diperkosa dan Dibunuh
Viktoria Marinova, perempuan jurnalis di Bulgaria yang baru-baru ini menjadi pembawa acara gelar wicara khusus liputan investigatif, diperkosa dan dibunuh. [ABC]

Suara.com - Viktoria Marinova, perempuan jurnalis di Bulgaria yang baru-baru ini menjadi pembawa acara gelar wicara khusus liputan investigatif, diperkosa dan dibunuh.

Perempuan berusia 30 tahun itu ditemukan tewas pada hari Sabtu (6/10) akhir pekan lalu, dan memicu kemarahan publik seantero Eropa.

Motivasi pemerkosaan dan pembunuhan Marinova belum diketahui. Polisi juga mengakui belum menemukan titik temu antara kasus tersebut dengan pekerjaan Marinova sebagai jurnalis.

Namun, karena Marinova adalah jurnalis ketiga yang dibunuh di Eropa sejak tahun lalu, kabar tersebut memicu kegelisahan mengenai keselamatan pewarta di benua tersebut.

"Sekali lagi, seorang jurnalis yang pemberani dalam perjuangan demi kebenaran serta melawan korupsi harus menjadi korban kebiadaban,” kecam Wakil Presiden Komisi Eropa Frans Timmermans di Brussels, seperti diberitakan The Washington Post, Selasa (9/10/2018).

Frans memastikan, Uni Eropa akan memberikan dukungan kepada kepolisian Bulgaria untuk segera mengungkap kasus pemerkosaan dan pembunuhan Marinova.

Sementara Menteri Dalam Negeri Bulgaria Mladen Marinov tetap berkukuh tak ada kaitan antara kasus itu dengan pekerjaan Marinova.

"Ini tentang pemerkosaan dan pembunuhan," tegas Marinov.

Sejumlah media di Bulgaria melaporkan, lokasi tempat mayat Marinova ditemukan berada di dekat fasilitas pskiatris. Karenanya, pihak berwenang tengah menyelidiki apakah seorang pasien memerkosa serta membunuh Marinova.

Baca Juga: Penalti Fabiano Beltrame buat Persib Tertinggal di Babak Pertama

"Para kriminolog terbaik telah dikirim ke Ruse (daerah lokasi pembunuhan Marinova). Jadi jangan terburu-buru berspekulasi," kata Perdana Menteri Bulgaria Boyko Borissov.

Marinova, mantan jurnalis lifestyle (gaya hidup), adalah presenter program gelar wicara liputan investigatif untuk stasiun televisi TVN, saluran populer di timur laut Bulgaria.

Bulan lalu, ia mulai melakoni sebagai pembawa acara program yang dinamakan ”Detektor” tersebut. Sebelum ditemukan tewas, program yang dibawakan Marinova fokus pada upaya investigasi dua jurnalis terhadap kasus korupsi.

Kasus itu adalah dugaan penyelewengan dana oleh jaringan perusahaan di Bulgaria. Sementara dua jurnalis yang melakukan peliputan investigatif kasus itu, yakni Dimitar Stoyanov (Bulgaria Bivol) dan Attila Biro (Rise Project) sempat ditahan polisi pada pertengahan September.

Sementara Transparency International, organisasi nirlaba pengawas korupsi global, mengidentifikasi Bulgaria sebagai negara paling korup di Uni Eropa.

Sementara Reporters Without Borders –organisasi penganjur kebebasan pers—menempatkan Bulgaria di peringkat 111 dari 180 negara dalam indeks kebebasan pers tahunan, atau terendah di Uni Eropa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI