Sulit Diangkat, Jenazah Korban Gempa Palu Terendam Lumpur 12 Hari

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 10 Oktober 2018 | 06:00 WIB
Sulit Diangkat, Jenazah Korban Gempa Palu Terendam Lumpur 12 Hari
Foto udara rumah-rumah warga yang hancur akibat gempa 7,4 skala Richter di Perumnas Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/10). [Antara/Hafidz Mubarak]

Suara.com - Tim SAR gabungan sulit mengevakuasi jenazah korban gempa Palu karena sudah terendam lumpur selama 12 hari. Jenazah itu di wilayah Islamic Center Kelurahan Petobo, Kota Palu, salah satu daerah terparah terkena dampak gempa dan likuifaksi.

Salah satu jenazah wanita diketahui bernama Rika Wahyuni yang terjebak di lokasi berlumpur bercampuar air hingga hari ke-12 pascagempa berkekuatan 7,4 Skala Richter mengguncang Kota Palu, Donggala, Sigi dan Parigi Moutong, belum berhasil dievakuasi.

"Medannya cukup sulit, tanahnya berlumpur ditambah air tergenang sudah seperti kolam, kami masih upayakan mencari jalan agar eskavator bisa masuk ke lokasi itu," ungkap Fatur, tim SAR asal Provinsi Sulawesi Barat yang ditugaskan menyisir wilayah Islamic Center dan juga sempat melakukan proses evakuasi jenazah Rika.

Menurut tim SAR, jika proses evakuasi dilakukan secara manual sangat kecil kemungkinan jenazah tersebut bisa diangkat ke daratan, sebab struktur tanahnya sangat lembut serta bisa membahayakan alat berat (eskavator) masuk ke lokasi tersebut.

"Kami tetap upayakan agar jenazah ini secepatnya bisa dievakuasi," ucapnya.

Dua tim sekaligus turun, namun belum membuahkan hasil karena korban terjebak dalam air bercampur lumpur terhimpit reruntuhan bangunan. Posisi jenazah Rika diperkirakan berdiri, dengan tangan terangkat dan kepala menengadah ke atas, hampir seluruh bagian wajahnya sudah terkelupas.

Di lokasi tersebut banyak tumpukan material kayu bagian dari reruntuhan bangunan rumah warga berserakan.

Rahmat Mubarak, keluarga korban menyebut, adik bungsunya itu meninggal terjebak di lumpur lalu tenggelam karena air semakin naik kepermukaan.

"Waktu itu dia (Rika) masih sempat berbicara dengan bapak saya dan dia juga sempat minta maaf sebelum meninggal," tutur Mubarak.

baca juga

Rahmat mengatakan, beberapa kali keluarga mencoba melakukan evakuasi bersama tim SAR, bahkan kubangan air pun sempat dikuras menggunakan mesin, namun hasilnya masih nihil.

"Sudah dua kali kami coba evakuasi belum membuahkan hasil dan waktu itu kami sudah bersihkan material yang menghimpit pinggangnya tapi belum juga ada hasil," tambahnya.

Ia mengatakan, keluarga sangat berharap jenazah adik perempuannya itu bisa secepatnya dievakuasi tanpa kurang satu pun anggota tubuhnya.

"Kami sangat berharap upaya tim SAR, kalau jenazah itu bisa dievakuasi rencananya kami makamkan di pemakaman umum Kelurahan Petobo," ungkapnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Palu Rawan Gempa, BMKG Usulkan Ibu Kota Sulteng Dipindahkan

Palu Rawan Gempa, BMKG Usulkan Ibu Kota Sulteng Dipindahkan

Tekno | Selasa, 09 Oktober 2018 | 21:44 WIB

Wapres JK: Korban Gempa Palu Butuh Peralatan Rumah Tangga

Wapres JK: Korban Gempa Palu Butuh Peralatan Rumah Tangga

News | Selasa, 09 Oktober 2018 | 18:51 WIB

Menteri Muhadjir: Banyak Komputer Sekolah di Sulteng Dicuri

Menteri Muhadjir: Banyak Komputer Sekolah di Sulteng Dicuri

News | Selasa, 09 Oktober 2018 | 17:32 WIB

Risiko Likuifaksi Palu Sudah Dipetakan di 2012, Tapi Diabaikan

Risiko Likuifaksi Palu Sudah Dipetakan di 2012, Tapi Diabaikan

Tekno | Selasa, 09 Oktober 2018 | 17:25 WIB

Gadis Korban Gempa Palu Depresi, Takut Suara Keras

Gadis Korban Gempa Palu Depresi, Takut Suara Keras

News | Selasa, 09 Oktober 2018 | 17:11 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB