Tiru Indonesia, Malaysia Kini Gencar Tenggelamkan Kapal Asing

Bangun Santoso

Senin, 15 Oktober 2018 | 09:15 WIB
Tiru Indonesia, Malaysia Kini Gencar Tenggelamkan Kapal Asing
Ilustrasi proses penenggelaman kapal pelaku pencurian ikan KM SINO 26 dan KM SINO 35 di perairan Desa Morela, Pulau Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Sabtu (1/4).

Suara.com - Badan Penegakan Maritim Malaysia (Maritim Malaysia) bekerjasama dengan Badan Taman Laut Malaysia membuang enam perahu nelayan asing dengan cara ditenggelamkan pada posisi 2.33 batu nautika di Besut, Trengganu, Minggu (14/10/2018).

Kepala Maritim Negeri Pahang, Laksamana Muda Maritim Dato' Zulkarnain bin Mohd Omar mengatakan penenggelaman ini adalah untuk dijadikan karang buatan.

"Cara ini dapat menggalakkan biodiversiti laut yang akan memberi manfaat kepada seluruh kehidupan di laut dengan kadar pembiakan yang lebih baik terutama pembiakan ikan di perairan negara," katanya.

Zulkarnain mengatakan pembuangan ini juga untuk menyampaikan pesan yang jelas kepada masyarakat lokal dan internasional bahwa Maritim Malaysia amat serius menangani isu masuknya nelayan asing di perairan negara ini.

Dia menjelaskan proses pembuangan perahu nelayan asing terpaksa mengambil waktu yang agak lama khususnya untuk mendapatkan kelolosan perundangan yang mana selepas sidang mahkamah dan menetapkan hukuman atas pelaku serta memutuskan perahu dirampas barulah Maritim Malaysia bisa menenggelamkan perahu-perahu tersebut.

"Berbasarkan statistik hingga kini sebanyak 320 perahu nelayan asing dan lokal telah dijadikan karang di seluruh Malaysia, manakala di negeri-negeri yang terletak di pantai Timur sebanyak 313 buah perahu nelayan asing dan di Negeri Kelantan sebanyak 156 buah telah dijadikan karang," katanya seperti dilansir Antara.

Pelaksanaan pembuangan dengan menenggelamkan karang tiruan ini, juga merupakan usaha murni Maritim Malaysia bagi menambahkan lagi pendapatan para nelayan.

"Wujudnya karang tiruan ini akan menjadi habitat kehidupan laut membiak, sekaligus menambahkan sumber ikan kepada nelayan setempat," katanya.

Dia mengatakan sejak Januari hingga kini sebanyak 101 perahu nelayan asing telah ditahan di perairan negara yang mana 86 perahu tersebut merupakan perahu nelayan Vietnam.

baca juga

Sedangkan statistik sejak 2006 hingga kini sebanyak 1173 perahu nelayan asing telah ditahan kerana telah masuk dalam perairan negara, yang mana sebanyak 698 adalah perahu nelayan dari negara Vietnam.

Maritim Malaysia akan terus meningkatkan lagi pemantauan dan patroli bagi memberantas aktifitasi yang menyalahi undang - undang di laut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Kronologis Kecelakaan Saleem Iklim

Begini Kronologis Kecelakaan Saleem Iklim

Entertainment | Minggu, 14 Oktober 2018 | 17:48 WIB

Saleem Iklim Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan

Saleem Iklim Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan

Entertainment | Minggu, 14 Oktober 2018 | 11:46 WIB

Kanker Hidung, Begini Kondisi Terkini Juara Indonesia Open Ini

Kanker Hidung, Begini Kondisi Terkini Juara Indonesia Open Ini

Sport | Kamis, 11 Oktober 2018 | 20:58 WIB

Indonesia Minta Tambah Community Learning Center ke Malaysia

Indonesia Minta Tambah Community Learning Center ke Malaysia

News | Selasa, 09 Oktober 2018 | 16:33 WIB

Malaysia Ajak Indonesia Bertukar Informasi Intelijen

Malaysia Ajak Indonesia Bertukar Informasi Intelijen

News | Selasa, 09 Oktober 2018 | 15:09 WIB

Terkini

Ulasan Perumahan Laddaland: Sajian Horor Spesial Awi Suryadi yang Kelam!

Ulasan Perumahan Laddaland: Sajian Horor Spesial Awi Suryadi yang Kelam!

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Tengah Malam, Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,2

Tengah Malam, Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,2

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:36 WIB

5 Merek Pengharum Ruangan Terbaik 2026, Cocok Buat Rumah dan Kantor

5 Merek Pengharum Ruangan Terbaik 2026, Cocok Buat Rumah dan Kantor

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi

Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi

Bola | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?

Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:15 WIB

OJK Siapkan Dua Regulasi Baru untuk Dukung Bursa Mineral dan Komoditas Strategis   Otoritas Jasa Keu

OJK Siapkan Dua Regulasi Baru untuk Dukung Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Otoritas Jasa Keu

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:05 WIB

5 Mobil Terlaris 2026 Januari hingga Juli Kategori EV: Ini Rajanya

5 Mobil Terlaris 2026 Januari hingga Juli Kategori EV: Ini Rajanya

Otomotif | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Jusuf Kalla Soroti Kerusuhan di Aceh, Minta Masyarakat Jaga Perdamaian Helsinki

Jusuf Kalla Soroti Kerusuhan di Aceh, Minta Masyarakat Jaga Perdamaian Helsinki

Bekaci | Minggu, 16 Agustus 2026 | 05:53 WIB

Unhas Pecat Mahasiswa Kehutanan Pelaku Pelecehan Seksual

Unhas Pecat Mahasiswa Kehutanan Pelaku Pelecehan Seksual

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 05:44 WIB

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

×