Sohibul Bolehkan PKS Kampanye Negatif, Ini Kata Kubu Jokowi

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Senin, 15 Oktober 2018 | 15:53 WIB
Sohibul Bolehkan PKS Kampanye Negatif, Ini Kata Kubu Jokowi
Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir. (Suara.com/Chyntia Sami Bhayangkara)

Suara.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi-Ma'ruf Amin merespons pernyataan Presiden PKS, Sohibul Iman yang mempersilakan kadernya melakukan kampanye negatif di Pemilu 2019. Tim sukses atau timses Jokowi-Ma'ruf menyebut lebih memilih melakukan kampanye positif.

Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding mengatakan, meskipun kampanye negatif dibolehkan dengan berdasarkan data dan fakta, namun jangan terfokus pada hal itu. Pasalnya, tujuan dari pada pemilu adalah untuk menciptakan demokrasi yang sehat.

"Menurut saya jangan mencari-cari, jangan fokus ke sana (kampanye negatif). Karena kita berpilpres ini tujuannya adalah membangun kebersamaan, membangun solidaritas, membangun demokrasi yang sehat," kata Karding saat dihubungi wartawan, Senin (15/10/2018).

Karding mengklaim TKN Jokowi-Ma'ruf lebih memilih untuk melakukan kampanye positif. Menurutnya pihaknya akan lebih terfokus untuk menyampaikan rekam jejak dari pasangan capres dan cawapres nomer urut 01 itu.

Selain itu, Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf tersebut mengaku akan lebih menonjolkan program kerja dan menyampaikan solusi dari permasalahan bangsa saat ini maupun yang akan datang. Menurutnya, dengan begitu kampanye tersebut lebih memberikan pendidikan dari pada melakukan kampanye negatif terhadap rivalnya pada Pilpres 2019.

"Kita menonjolkan kampanye, terutama kampanye yang berisi pada pemberian harapan-harapan, optimisme-optimisme, penyampaian program-program, penyampaian solusi-solusi bagi bangsa," tukasnya.

Diketahui, Presiden PKS, Sohibul Iman mempersilakan kadernya untuk melakukan kampanye negatif pada Pemilu 2019. Hal itu ia sampaikan dalam acara Konsolidasi Nasional PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Minggu (14/10) kemarin.

"Saya dalam beberapa kesempatan 80 persen dalam kampanye kita harus positive campaign. Silakan antum masuk ke negative campaign cukup 20 persen," kata Sohibul di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Minggu (14/10).

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tanggapi Pernyataan Presiden PKS, Golkar Angkat Isu Kesejahteraan

Tanggapi Pernyataan Presiden PKS, Golkar Angkat Isu Kesejahteraan

News | Senin, 15 Oktober 2018 | 15:34 WIB

Nikita Mirzani Semprot Fadli Zon : Ciri-Ciri Orang Sirik

Nikita Mirzani Semprot Fadli Zon : Ciri-Ciri Orang Sirik

News | Senin, 15 Oktober 2018 | 15:31 WIB

Fadli Zon vs Nikita Mirzani: Berani di Twitter, ke Polisi Takut

Fadli Zon vs Nikita Mirzani: Berani di Twitter, ke Polisi Takut

News | Senin, 15 Oktober 2018 | 15:19 WIB

Alasan Pemerintah Gratiskan Produk Palestina Masuk Indonesia

Alasan Pemerintah Gratiskan Produk Palestina Masuk Indonesia

Bisnis | Senin, 15 Oktober 2018 | 14:35 WIB

Plesetan Make Indonesia Orba Again, Kubu Prabowo Sindir Jokowi

Plesetan Make Indonesia Orba Again, Kubu Prabowo Sindir Jokowi

News | Senin, 15 Oktober 2018 | 13:54 WIB

Terkini

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

News | Minggu, 13 September 2026 | 06:35 WIB

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 06:30 WIB

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

×