Belanja BPJS Kesehatan Tinggi, Jokowi: Pertama, Cegah Penyakit

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 17 Oktober 2018 | 14:47 WIB
Belanja BPJS Kesehatan Tinggi, Jokowi: Pertama, Cegah Penyakit
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Menpora Imam Nahrawi (kiri), Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (kedua kanan) dan Ketua Inapgoc Raja Sapta Oktohari (kanan) menyaksikan pertandingan angkat berat Asian Para Games 2018 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (10/10). [Antara/Akbar Nugroho Gumay]

Suara.com - Presiden Jolo Widodo atau Jokowi menilai biaya belanja Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Indonesia sangat tinggi. Untuk itu, ia menekankan pentingnya masyarakat menerapkan pola hidup sehat.

Berdasarkan data yang diterima, Jokowi mengatakan penyakit katastropik atau penyakit yang memerlukan biaya tinggi secara komplikasi dapat membahayakan jiwa terus meningkat.

Ini disampaikan Jokowi saat membuka kongres Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (17/10/2018).

"Coba kita lihat belanja BPJS Kesehatan. Belanjanya seperti apa tahun 2017, klaim kasus penyakit jantung Rp 9,25 T, gede banget. Untuk penyakit jantung," ujar Jokowi.

Tidak hanya penyakit jantung, klaim untuk biaya pengobatan penyakit kanker, kata Jokowi, juga tinggi, yakni Rp 3 triliun. Sedangkan untuk gagal ginjal Rp 2,2 triliun dan penganan untuk stroke Rp 2,2 triliun.

Jokowi meminta pada Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris untuk melakukan kajian. Mengingat, klaim pasien yang harus dibayar pemerintah lewat BPJS tinggi.

"Hati-hati, ini gede banget dan ini mestinya menjadi kajian. Klaim ke BPJS yang non katastropik juga tinggi di 2017 klaim operasi katarak Rp 2,6 triliun, buat saya gede banget," kata Jokowi.

"Fisioterapi ternyata juga gede banget, nggak ini fisioterapi ngerti kok masuk ke BPJS Rp 965 miliar - Rp 1 triliun," Jokowi menambahkan.

Dengan demikian, Jokowi ingin masyarakat menginginkan pola hidup sehat. Menurutnya, mempromosikan gaya hidup sehat juga sangat utama agar kualitas sumber daya manusia di Indonesia baik.

baca juga

"Yang ingin saya katakan bahwa mencegah penyakit juga utama dan sangat utama sebagaimana kita mengobati," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Alasan Mengejutkan Jokowi Tak Datang ke Pemeriksaan Bawaslu DKI

Alasan Mengejutkan Jokowi Tak Datang ke Pemeriksaan Bawaslu DKI

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 14:41 WIB

Sebar Berita IPK Jokowi, PNS di Banten Dilaporkan ke Polisi

Sebar Berita IPK Jokowi, PNS di Banten Dilaporkan ke Polisi

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 14:00 WIB

Urusan Utang BPJS Sampai ke Presiden, Jokowi: Ini Kebangetan

Urusan Utang BPJS Sampai ke Presiden, Jokowi: Ini Kebangetan

Bisnis | Rabu, 17 Oktober 2018 | 13:48 WIB

Ini Alasan Jokowi Sering Marahi Dirut BPJS Kesehatan Fahmi Idris

Ini Alasan Jokowi Sering Marahi Dirut BPJS Kesehatan Fahmi Idris

Bisnis | Rabu, 17 Oktober 2018 | 13:30 WIB

Terkini

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 21:04 WIB

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 21:00 WIB

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

News | Senin, 02 November 2026 | 20:55 WIB

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

News | Senin, 02 November 2026 | 20:49 WIB

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

News | Senin, 02 November 2026 | 20:36 WIB

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 20:26 WIB

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:25 WIB

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Sport | Senin, 02 November 2026 | 20:24 WIB

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 20:21 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

×