Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ini Alasan Jokowi Sering Marahi Dirut BPJS Kesehatan Fahmi Idris

Iwan Supriyatna, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 17 Oktober 2018 | 13:30 WIB
Ini Alasan Jokowi Sering Marahi Dirut BPJS Kesehatan Fahmi Idris
Presiden Joko Widodo (Jokowi) [Dok. Biro Setpres]

Suara.com - Presiden Jokowi menyinggung soal defisit keuangan yang melanda BPJS Kesehatan. Ini disampaikan Jokowi saat membuka kongres Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (17/10/2018).

Untuk menutupi defisit keuangan BPJS, pemerintah telah menggunakan dana cadangan dari APBN 2018 sebesar Rp 4,9 triliun. Tetapi anggaran tersebut dirasa belum cukup mengatasi masalah keuangan lembaga penyelanggara jaminan kesehatan nasional itu.

"Tapi ini sebetulnya urusan Dirut BPJS, nggak sampai presiden (masalah) kayak gini-gini. (Akhirnya) harus kita putus tambah Rp 4,9 triliun, tapi ini masih kurang lagi," ujar Jokowi.

Menurut Jokowi ada yang belum maksimal di BPJS Kesehatan. Khususnya dalam pengelolaan keuangan.

Jokowi tidak ingin Dirut BPJS selalu mengatakan kekurangan dana.

"(Dirut BPJS mengatakan) 'pak masih kurang'. Kebutuhan bukan Rp 4,9 triliun lah, kok enak banget ini, kalau kurang minta, kalau kurang minta. Mestinya ada manajemen sistem yang jelas sehingga RS kepastian pembayaran ini jelas," jelas Jokowi.

Terkait itu, Jokowi mengaku sering memarahi Direktur Utama BPJS Fahmi Idris karena tiga tahun terakhir masalah defisit keuangan BPJS Kesehatan belum dapat ditangani dengan baik.

Meski demikian, Jokowi menyadari tidak gampang mengurus ribuan rumah sakit di Indonesia. Namun, jika BPJS Kesehatan memiliki manajemen internal yang baik maka tidak akan terjadi defisit keuangan.

"Saya sering marahi Pak Dirut BPJS, tapi dalam hati saya nggak bisa keluarkan. Ini manajemen negara sebesar kita nggak mudah, artinya dirut BPJS ngurus berapa ribu RS. Tapi sekali lagi kalau membangun sistemnya bener ini gampang," jelas Jokowi.

Dalam pertemuan ini, Jokowi juga menyampaikan pada perwakilan Rumah Sakit yang hadir, kalau ia selalu memeriksa langsung pelayanan kesehatan setiap melakukan kunjungan kerja ke sejumlah daerah di Indonesia.

"Saya kalau ke daerah pasti belok, saya ingin cek urusan KIS seperti apa, pelaksanaan BPJS seperti apa, urusan komplain seperti apa," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Minta Tenaga Medis dan RS Ikuti Perkembangan Teknologi

Jokowi Minta Tenaga Medis dan RS Ikuti Perkembangan Teknologi

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 12:25 WIB

Kubu Jokowi - Ma'ruf Umumkan Rekening Sumbangan Kampanye

Kubu Jokowi - Ma'ruf Umumkan Rekening Sumbangan Kampanye

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 03:00 WIB

Jika Tak Terbukti Melanggar, Nama Baik Guru Nelty Bisa Dipulihkan

Jika Tak Terbukti Melanggar, Nama Baik Guru Nelty Bisa Dipulihkan

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 01:00 WIB

Terkini

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:21 WIB

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:18 WIB

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:45 WIB

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:26 WIB

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:23 WIB

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:08 WIB

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:01 WIB

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:54 WIB