Luhut dan Sri Mulyani Pose 1 Jari, Ketum PAN: Sepertinya Bercanda

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 18 Oktober 2018 | 13:55 WIB
Luhut dan Sri Mulyani Pose 1 Jari, Ketum PAN: Sepertinya Bercanda
Ketua MPR Zulkifli Hasan (tengah) memasuki mobilnya seusai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Selasa (18/9). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Suara.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan ikut berkomentar soal pose 1 jari Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani pada acara penutupan IMF-Bank Dunia di Bali beberapa waktu lalu. Menurut Zulkifli, para jajaran elite negara harus berhati-hati dalam bersikap di tahun politik. 

Meski demikian, Zulkifli menganggap pose 1 jari Menteri Luhut dan Menteri Sri Mulyani hanya sebatas bercanda.

"Itu saya lihat, saya dengar juga ya, sepertinya kan bercanda. Apa harus dihukum? Walaupun saya pendukung Prabowo," jelas Zulkifli di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Kamis (18/10/2018). 

Menurut Zulkifli pejabat negara sekelas menteri, petinggi parpol,  hingga kandidat Capres - Cawapres harus memahami apabila Indonesia tengah memasuki masa kampanye di Pilpres 2019. Di mana setiap langkahnya diperhatikan. 

Selain itu, Zulkifli pun menganggap tidak bisa semuanya dianggap sebagai pelanggaran. Pasalnya, Zulkifli melihat tidak semuanya melakukan hal tersebut secara disengaja mengingat banyak yang belum menyadari sedang menjalani tahun-tahun politik. 

" Kalau ada yanh keceplosan karena nggak sadar, nggak ngeh, apa itu harus dihukum? Kalau begitu kita bisa kena hukum semua. Jadi milih-milih menurut saya dipilah-pilah mana pelanggaran yang sengaja. Mana yang memang karena nggak biasa," pungkasnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, video yang dilansir salah satu televisi swasta yang beredar di media sosial, saat sesi foto, Christine Lagarde mengacungkan dua jarinya. Sementara Luhut yang berdiri disamping Christine Lagarde berpose dengan 10 jarinya.

Namun, setelah melihat ke arah Christine Lagarde, Luhut merubah pose menjadi satu jari. Dalam rekaman video tersebut terdengar, Luhut meminta Christine Lagarde untuk mengacungkan satu jari.

"No, No, Not two, not two," kata Luhut kepada Christine Lagarde.

baca juga

Mendengar ucapan Luhut, Christine Lagarde langsung mengacungkan satu jari mengikuti gaya Luhut.

Setelah sesi foto selesai, Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan kepada Christine Lagarde perihal pose satu jari saat sesi foto.

Sri Mulyani mengatakan bahwa pose dua jari untuk Prabowo. Sementara satu jari untuk Jokowi.

"Two is for Prabowo, one is for Jokowi," kata Sri Mulyani.

Luhut memberikan penjelasan bahwa satu jari untuk Indonesia Satu.

"Oo, itu sih, kan saya bilang Indonesia nomor satu. Kan dia yang bilang, jadi saya bilang begini," ucap Luhut seraya menunjukkan satu jari.

Luhut juga menambahkan bahwa kejadian tersebut hanyalah perbedaan persepsi.

"Dia bilang victory. Victory different, hahaha makanya kami ketawa lepas," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Postur RAPBN 2019 Telah Disetujui DPR, Ini Rinciannya

Postur RAPBN 2019 Telah Disetujui DPR, Ini Rinciannya

Bisnis | Rabu, 17 Oktober 2018 | 18:58 WIB

PDIP Yakin Bawaslu Proses Pidato Zulhas di Pondok Pesantren

PDIP Yakin Bawaslu Proses Pidato Zulhas di Pondok Pesantren

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 15:07 WIB

Neraca Perdagangan Surplus, Begini Kata Sri Mulyani

Neraca Perdagangan Surplus, Begini Kata Sri Mulyani

Bisnis | Senin, 15 Oktober 2018 | 15:13 WIB

Terkini

Pigai Minta Bentrok Flores Timur Diselesaikan Lewat Jalur Adat, Bukan Semata Penegakan Hukum

Pigai Minta Bentrok Flores Timur Diselesaikan Lewat Jalur Adat, Bukan Semata Penegakan Hukum

News | Senin, 20 Juli 2026 | 11:00 WIB

Apa Kontribusi Lamine Yamal di Piala Dunia 2026?

Apa Kontribusi Lamine Yamal di Piala Dunia 2026?

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 11:00 WIB

Gaya Hidup DINK: Keputusan Egois atau Pilihan Paling Rasional di Era Modern?

Gaya Hidup DINK: Keputusan Egois atau Pilihan Paling Rasional di Era Modern?

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 10:58 WIB

Samsung Dikabarkan PHK Karyawan di Divisi Bisnis Ponsel dan Elektronik untuk Pengembangan AI

Samsung Dikabarkan PHK Karyawan di Divisi Bisnis Ponsel dan Elektronik untuk Pengembangan AI

News | Senin, 20 Juli 2026 | 10:55 WIB

Lionel Scaloni Menangis Usai Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026, Beri Isyarat Mundur

Lionel Scaloni Menangis Usai Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026, Beri Isyarat Mundur

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 10:55 WIB

Cushion Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Ini 3 Pilihannya Sesuai Review

Cushion Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Ini 3 Pilihannya Sesuai Review

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 10:52 WIB

Cerita Empat Petugas Dishub Gagalkan Jambret Bersenjata Celurit Saat CFD

Cerita Empat Petugas Dishub Gagalkan Jambret Bersenjata Celurit Saat CFD

News | Senin, 20 Juli 2026 | 10:51 WIB

6 Kipas Angin Cosmos Termurah 2026,Hemat dan Adem di Musim Kemarau

6 Kipas Angin Cosmos Termurah 2026,Hemat dan Adem di Musim Kemarau

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 10:50 WIB

Bobby Nasution Siapkan Gudang Logistik di Nias, Jaga Pasokan Saat Cuaca Buruk

Bobby Nasution Siapkan Gudang Logistik di Nias, Jaga Pasokan Saat Cuaca Buruk

News | Senin, 20 Juli 2026 | 10:49 WIB

Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026: Saat Cocokologi dan Kualitas di Lapangan Berjalan Beriringan

Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026: Saat Cocokologi dan Kualitas di Lapangan Berjalan Beriringan

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 10:41 WIB

×