Video Bocah Pramuka Teriak Ganti Presiden, KPAI Ngadu ke Bawaslu

Reza Gunadha | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Sabtu, 20 Oktober 2018 | 15:21 WIB
Video Bocah Pramuka Teriak Ganti Presiden, KPAI Ngadu ke Bawaslu
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto mewanti-wanti semua aktor politik, untuk tidak melibatkan anak-anak dalam segala bentuk kegiatan politis menjelang Pemilu dan Pilpres 2019.

Peringatan itu merujuk pada video viral sejumlah anak Pramuka yang diajak meneriakkan yel-yel #2019GantiPresiden.

Susanto mengakui, ketika musim kampanye Pemilu dan Pilpres 2019, anak-anak kerap dilibatkan dalam setiap acara propaganda.

Ia menjelaskan, anak-anak seringkali dilibatkan sebagai penyebar media atau material kampanye.

"Ini menurut KPAI merupakan bagian dari penyalahgunaan anak dalam kegiatan politik. Ini berdasarkan pengaduan yang masuk ke KPAI," kata Susanto di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (20/10/2018).

Susanto mengatakan, pengaduan pelibatan anak terhadap kegiatan kampanye yang diterima KPAI telah diserahkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI.

“Tapi tidak menutup kemungkinan pengaduan itu akan kami proses ke aparat kepolisian. Itu kalau terdapat indikasi pidana,” tandasnya.

Untuk diketahui, video berdurasi 20 detik yang viral di media-media sosial merekam sejumlah siswa berseragam Pramuka diajak meyerukan yel-yel 2019 ganti presiden.

Pada awal video, seorang lelaki tampak mengangkat tangan kanannya dan menyerukan takbir, lalu diikuti oleh para siswa.

Setelah itu, lelaki itu berseru “2019!”, sontak para siswa menjawabnya "ganti presiden" dengan mengangkat tangan kanan mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awas Eksploitasi Anak untuk Kepentingan Politik Bisa Dipenjara

Awas Eksploitasi Anak untuk Kepentingan Politik Bisa Dipenjara

News | Jum'at, 19 Oktober 2018 | 06:15 WIB

Bocah Pramuka Teriak 2019 Ganti Presiden, Ini Kata Mardani Sera

Bocah Pramuka Teriak 2019 Ganti Presiden, Ini Kata Mardani Sera

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 22:50 WIB

Sadis, SMK Swasta di Batam Punya Sel Tahanan

Sadis, SMK Swasta di Batam Punya Sel Tahanan

News | Kamis, 13 September 2018 | 20:28 WIB

KPAI: Media Sosial Bisa Picu Tawuran Pelajar

KPAI: Media Sosial Bisa Picu Tawuran Pelajar

News | Kamis, 13 September 2018 | 06:45 WIB

Terkini

Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua

Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:22 WIB

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:45 WIB

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:15 WIB

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 20:14 WIB

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:44 WIB

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:36 WIB

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:29 WIB

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:21 WIB

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:06 WIB

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:00 WIB